HIKAYAT-HIKAYAT DARI NEGERI ACEH

Rumah Adat Aceh

HIKAYAT-HIKAYAT DARI NEGERI ACEH

Tulisan dan lisan Hikayat Aceh

Hikayat Aceh merupakan kesusasteraan Aceh dapat kita artikan sebagai semua yang telah dikarang (awalnya) dengan bahasa Aceh. Mengapa disebut dikarang? Karena ada perbedaan antara apa yang diabadikan dengan tulisan maupun tidak. Di masa lalu, hikayat diceritakan berdasarkan cerita mulut ke mulut dari generasi ke generasi.

Dua karya heroik Aceh terkemuka di masa lalu (Malem Dagang dan Pocut Muhammad) membahas tentang fakta sejarah dan legenda Aceh pada masa kejayaan Kesultanan Aceh Darussalam bahkan pada masa Belanda menyerang Aceh dikenal dalam bentuk tertulis. Kemudian kisah-kisah perang melawan Belanda sendiri, misalnya Hikayat Perang Kumpeni sangat sedikit ditemukan tertulis, dan bahkan dikarang secara bertahap oleh orang yang tidak bisa baca tulis yaitu Abdulkarim yang dikenal sebagai Dokarem.

Karya kesusateraan Aceh lain, pantun misalnya yang sering ditampilkan dalam rateb dan kenduri hanya disebarluaskan secara lisan, meskipun demikian pantun-pantun lisan ini lebih punya arti dalam kaitan dengan aspek intelektual kehidupan orang Aceh.

Pada masa lalu, karya Aceh yang tertulis lebih terjaga dari kemungkinan perubahan dibanding yang lisan. Karena berupa tulisan tangan, setiap orang yang menyalin karangan boleh merasa berhak mengubah aslinya, tapi jika sang penulis tidak melakukan itu menurut selera dan idenya, maka ia dianggap kurang pintar dan tidak berbakat sastra.

Prosa Aceh digunakan sebagai pengantar tidur bagi anak untuk didendangkan, bagi para dewasa untuk mengatasi rasa bosan dalam pertemuan-pertemuan masyarakat.

Cerita-cerita dari Negeri Aceh

Sehari-hari dikenal dengan istilah Haba (Bahasa Indonesia:Kabar), istilah ini juga digunakan untuk cerita para orang tua mengenai masa lampau, atau tradisi untuk menghormati sejarah masa lampau, secara umum pada semua perkembangan dan peristiwa. Setiap tokoh Aceh yang bijaksana dan arif di masa lalu pasti menyimpan sejumlah haba jameun (kabar purba), yang pada kesempatan tertentu diceritakan kepada para pendengarnya  dengan penuh hormat. Meskipun cerita serius serupa juga diberi nama yang sama dengan dongeng anak-anak, keduanya tetap terpisah secara tegas dalam benak orang-orang Aceh.

Sifat fabel dan dongeng Aceh

Fabel dan dongeng Aceh sangat bernilai, bahasanya mirip percakapan sehari-hari dibandingkan dengan syair-syair berirama yang merupakan bagian terbesar dari sastra tertulis. Isinya juga sangat menarik.

Beberapa Haba tak lebih dari reproduksi syair romansa tertentu dalam bentuk prosa, sejumlah besar satu sama lain juga dapat ditemukan dalam kesusasteraan Aceh maupun kesusasteraan Melayu.

Dalam Haba-haba berbahasa Aceh, orang juga dapat menemukan cerita rakyat pribumi yang memancing orang untuk melakukan perbandingan dengan cerita sejenis di kalangan suku bangsa di Indonesia.

Di samping hikayat-hikayat tentang negeri Aceh sendiri, hikayat-hikayat di negeri Aceh memiliki perbedaan tentang cara penyebarannya dengan wilayah lain di Nusantara, karena orang-orang Aceh baik kanak-kanak maupun dewasa menyukai cerita, siapapun yang mampu berhikayat di kampungnya akan dianggap sebagai seseorang yang terpandang, dan diharapkan kehadirannya dalam acara kemasyarakatan. Sedang mengenai apa yang diceritakan terdapat persamaan yang jelas dalam subjek pokoknya, dalam hal ini walaupun seolah nyaris tidak ada kemungkinan saling pinjam meminjam, paling tidak sejak abad ke-19 ada banyak materi yang sama diperoleh dari berbagai suku di India, tentu dengan menyesuaikan dengan selera pencerita dan kearifan lokal setempat.

Risalah Hikayat Asli Aceh

Adapun puisi-puisi heroik bahasa Aceh yang murni Aceh baik dalam bentuk, subjek maupun asal muasalnya antara lain adalah “Hikayat Perang Sabil” oleh Teungku Chik Di Tiro ataupun “Tadkirat ar-radikin” (Peringatan bagi pemalas) oleh Teungku Chik Kuta Karang dan yang sejenis dapat dipandang sebagai literature agama dan pendidikan.

Syair Hikayat Perang Sabi (Hikayat Perang Sabil) Koleksi Museum Aceh sebagai penyemangat pejuang Aceh dalam melawan agresi Belanda.

Syair Hikayat Perang Sabi Koleksi Museum Aceh

Watak cerita seperti ini adalah asli Aceh. Seruan-seruan termaktub di dalamnya dengan kutipan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang memberikan penjelasan bahwa Perang Sabil mengusir penjajah Belanda merupakan kewajiban dan memperoleh ganjaran berupa surga yang tak ternilai harganya.

Free Download berbagai hikayat dari negeri Aceh

Pada tanggal 26 Desember 2004 terjadi Tsunami terdahsyat sepanjang catatan sejarah manusia yang menelan korban 200.000 jiwa. Disamping itu berbagai arsip dan naskah kuno yang tersimpan di berbagai museum di Aceh musnah.

Ketika referensi tentang Aceh musnah, generasi Aceh kedepan akan kehilangan pengetahuan tentang sejarah dan kebudayaan tentang negerinya. Beruntung pernah ada situs http://www.acehbooks.org/ yang dibiayai oleh Menteri Pendidikan Belanda, dikelola oleh KITLV (Koninklijk Instituut voor Taal-, Land-en Volkenkunde) di Leiden. KITLV tersebut menyedikan sebagian besar literatur tentang Aceh secara digital untuk diserahkan kepada masyarakat Aceh. Proyek tersebut terutama untuk proses digitalisasi sejumlah literatur tentang Aceh diawasi oleh Perpustakaan Kerajaan di Den Haag.

Karena beberapa dokumen tidak memiliki hak cipta maka akhirnya situs itu akhirnya menutup sebagian akses terhadap sebagian besar buku yang bisa diakses. Kebetulan penulis sempat mengunduh sebagian buku yang ada disitu. Atas dasar panggilan hati maka penulis membagikan beberapa hikayat yang sempat terdokumentasi kepada segenap pembaca.

Berikut hikayat-hikayat dari negeri Aceh yang dapat di download disini:

Kesusasteraan Aceh dapat kita artikan sebagai semua yang telah dikarang (awalnya) dengan bahasa Aceh. Di masa lalu, hikayat Aceh diceritakan berdasarkan cerita mulut ke mulut dari generasi ke generasi.

  1. Hikayat Banun Setia; Cetakan kedua; 1958; Hikajat Banun Setia 1950
  2. Hikajat Soeltan Atjeh Marhoem (Soeltan Iskandar Muda); T. Mohammad Sabil; Balai Poestaka; 1932; Hikajat Seoltan Atjeh Marhoem diMelajoekan -1932- T. Mohammad Sabil
  3. Hikayat Putroe Meulue; Drs. Jauhari Ishak; PT. Meudanghara Putra; Jakarta 1984; Cetakan Pertama; Hikayat – Putroe Meulue
  4. Hikayat Armada Aceh Di Laut Merah; Andy Wasis; Departemen Pendidikan dan Kebudayaan; Tahun Anggaran 1987/1988; Hikayat – Armada Aceh Di Laut Merah
  5. Hikayat Nama Manggeng Dan Seorang Pangeran; Muhd. Yacob; Balai Pustaka; 1989; Hikayat – Asal Nama Manggeng
  6. Hikayat Batu Belah Batu Bertangkup; Drs. Y.B. Suparlan; Kanisius; 1994; Hikayat – Batu Belah Batu Betangkup
  7. Hikayat Malahayati Singa Betina Dari Aceh; Adi Pewara; Karya Anda; 1991; Hikayat – Malahayati
  8. Hikayat Merah Silu; Andi Wasis; CV. Sarana Jaya; Cetakan Pertama; 1983; Hikayat – Meurah Silu
  9. Hikayat Putroe Lindong Buleuen; Drs. Jauhari Ishak; Meudanghara Putra; 1984; Hikayat – Putroe Lindong Buleuen
  10. Hikayat Banta Amat Ngon Nahuda Seukeum; Drs. Ramli Harun; Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan; 1985; Hikayat Banta Amat Ngon Nahuda Seukeuem 1-1985-Ramli Harun
  11. Hikayat Eelia Tujoh; Drs. Ramli Harun; Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan; 1981; Hikayat Eelia Tujoh -1981- Ramli Harun
  12. Hikayat Harap Binasa; Teungku Abdullah; Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan; 1982; Hikayat Harap Binasa -1982- Teungku Abdullah
  13. Hikayat Sultan Aceh Iskandar Muda; Ramli Harun; Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan; 1985; Hikayat Iskandar Muda -1985- Ramli Harun
  14. Hikayat Nabi Ibrahim; Ramli Harun; Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan; 1985; Hikayat Nabi Ibrahim -1985-Ramli Harun
  15. Hikayat Nabi Jusuf; Ishak Peutua Gam; Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan; 1983; Hikayat Nabi Jusuf-1983- Ramli Harun
  16. Hikayat Nabi Musa; Ramli Harun; Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan; 1981; Hikayat Nabi Musa -1981-Ramli Harun
  17. Hikayat Nubeut; Ramli Harun; Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan; 1984; Hikayat Nubuet -1984- Ramli Harun
  18. Hikayat Nun Parisi; Anzib; Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan; 1981; Hikayat Nun Parisi -1981- Anzib
  19. Hikayat Perang Aceh; Ramli Harun; Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan; 1982; Hikayat Perang Aceh-1982- Ramli Harun
  20. Hikayat Peureudan Ali Jilid 1; Teungku Pakeh; Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan; 1984; Hikayat Peureudan Ali 1 -1984- Ramli Harun
  21. Hikayat Peureudan Ali Jilid 2; Teungku Pakeh; Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan; 1984; Hikayat Peureudan Ali 2 -1984- Ramli Harun
  22. Hikayat Pocut Muhammad; Ramli Harun; Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan; 1981; Hikayat Pocut Muhammad -1981- Ramli Harun
  23. Hikayat Prang Cut Ali; Ramli Harun; Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan; 1982; Hikayat Prang Cut Ali -1982- Ramli Harun
  24. Hikayat Putroe Hijoe; Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan; 1988; Hikayat Putroe Hijoe
  25. Hikayat Raja Bada; Ramli Harun; Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan; 1982; Hikayat Raja Bada-1982- Ramli Harun
  26. Hikayat Ranto Ngon Hikayat Teungku di Meukek; Leube Isa dan Tengku Malem; Hikayat Ranto Ngon Hikayat Teungku di Meukek -1983- Ramli HarunDepartemen Pendidikan Dan Kebudayaan; 1983;
  27. Hikayat Sariman Budi; Anzib; Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan; 1983; Hikayat Sariman Budi -1983- Anzib
  28. Hikayat Tajul Muluk Jilid I; Ramli Harun; Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan; 1982; Hikayat Tajul Muluk I -1982- Ramli Harun
  29. Hikayat Tajul Muluk Jilid II; Ramli Harun; Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan; 1982; Hikayat Tajul Muluk II-1982- Ramli Harun
  30. Hikayat Usman Basyah Jilid I; Ramli Harun; Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan; 1983; Hikayat Usman Basyah 1-1983- Ramli Harun
  31. Hikayat Usman Basyah Jilid II; Ramli Harun; Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan; 1983; Hikayat Usman Basyah 2-1983- Ramli Harun

Cara mengunduh e-book:

  1. Klik tautan tersebut kemudian akan terbuka laman baru;
  2. kemudian tautan nama buku;
  3. Lalu dibuka dengan browser;
  4. Setelah selesai terbuka simpan dikomputer/gawai anda;

Apabila ada tautan e-book yang tidak bisa dibuka, kami berharap segera dikabari dan kami akan berupaya agar tautan yang rusak dapat segera diperbaiki, terima kasih dan selamat membaca.

XXX

Artikel-artikel tentang Aceh:

  1. PEREMPUAN ACEH FULL POWER 4 AGUSTUS 2008;
  2. MENYUSURI JEJAK DARA PORTUGIS DI ACEH 6 DESEMBER 2008;
  3. TEUKU UMAR PAHLAWAN 11 FEBRUARI 2011;
  4. FILOSOFI GOB 10 OKTOBER 2011;
  5. KEBENARAN YANG SAMAR 28 FEBRUARI 2013;
  6. GAM CANTOI TIADA 30 MARET 2013;
  7. PERANG CUMBOK SEBUAH REVOLUSI SOSIAL DI ACEH (1946-1947) 18 JUNI 2013;
  8. TSUNAMI 26 DESEMBER 2015;
  9. PERADABAN TANPA TULISAN 25 FEBRUARI 2016;
  10. SURAT TENGKU CHIK DI TIRO KEPADA RESIDEN VAN LANGEN AGAR TERCAPAI PERDAMAIAN DALAM PERANG ACEH MAKA BELANDA HARUS MEMELUK AGAMA ISLAM DI TAHUN 1885 4 NOVEMBER 2016;
  11. PARA PENYEBAR KEBOHONGAN 13 NOVEMBER 2016;
  12. MENGUNJUNGI RUMAH PAHLAWAN NASIONAL CUT MEUTIA 17 APRIL 2017;
  13. SAMUDERA PASAI SEBAGAI TITIK TOLAK ISLAM DI ASIA TENGGARA, SEBUAH UPAYA MELAWAN PSEUDO SEJARAH 24 APRIL 2017;
  14. EMAS, KAFIR DAN MAUT 20 APRIL 2017;
  15. MENGENAL LEBIH DEKAT POCUT BAREN 5 MEI 2017;
  16. OPERASI PENYERGAPAN BELANDA TERHADAP CUT MEUTIA 7 MEI 2017;
  17. MENGUNJUNGI PAMERAN BATU NISAN ACEH SEBAGAI WARISAN BUDAYA ISLAM DI ASIA TENGGARA 15 MEI 2017;
  18. KESULTANAN ACEH NEGARA BERDAULAT PERTAMA YANG MENGAKUI KEMERDEKAAN REPUBLIK BELANDA DARI KERAJAAN SPANYOL DI TAHUN 1602 18 MEI 2017;
  19. SYARIAT ISLAM SIAPA TAKUT 6 JUNI 2017;
  20. SENJA DI MALAKA 14 JUNI 2017;
  21. KRITIK KEPADA SULTAN ISKANDAR MUDA 4 JULI 2017;
  22. HIKAYAT SUKU MANTE 5 JULI 2017;
  23. TEUKU NYAK MAKAM, PAHLAWAN ACEH TANPA KEPALA 30 JULI 2017;
  24. ASAL MUASAL BUDAYA KOPI DI ACEH 1 AGUSTUS 2017;
  25. MUSIBAH TENGGELAMNYA KMP GURITA 6 AGUSTUS 2017;
  26. PERANG ACEH, KISAH KEGAGALAN SNOUCK HURGRONJE 7 AGUSTUS 2017;
  27. ACEH DI MATA KOLONIALIS 8 AGUSTUS 2017;
  28. MELUKIS SEJARAH 10 AGUSTUS 2017;
  29. NASIHAT-NASIHAT C. SNOUCK HURGRONJE SEMASA KEPEGAWAIANNYA KEPADA PEMERINTAH HINDIA BELANDA 1889-1936 14 AGUSTUS 2017;
  30. ACEH SEPANJANG ABAD 16 AGUSTUS 2017;
  31. PERANG DI JALAN ALLAH 30 AGUSTUS 2017;
  32. ACEH DAERAH MODAL 7 SEPTEMBER 2017;
  33. 59 TAHUN ACEH MERDEKA DI BAWAH PEMERINTAHAN RATU 12 SEPTEMBER 2017;
  34. KERAJAAN ACEH PADA JAMAN SULTAN ISKANDAR MUDA (1609-1636) 13 SEPTEMBER 2017;
  35. PERISTIWA KEMERDEKAAN DI ACEH 14 SEPTEMBER 2017;
  36. PASAI DALAM PERJALANAN SEJARAH 17 SEPTEMBER 2017;
  37. MATA UANG EMAS KERAJAAN-KERAJAAN DI ACEH 19 SEPTEMBER 2017;
  38. ACEH MENDAKWA 21 SEPTEMBER 2017;
  39. MISI MENCARI MAKAM PARA SULTANAH ACEH 6 OKTOBER 2017;
  40. BERZIARAH KE MAKAM SULTANAH MALIKAH NAHRASYIYAH 8 OKTOBER 2017;
  41. EKSPLOITASI SUMBER DAYA ALAM APAKAH BAGUS UNTUK ACEH 15 OKTOBER 2017;
  42. AROMA MEMIKAT DARI DAPUR ACEH 16 OKTOBER 2017;
  43. TARIKH ACEH DAN NUSANTARA 29 OKTOBER 2017;
  44. PEKUBURAN SERDADU BELANDA PEUCUT KHERKHOF DI BANDA ACEH SEBAGAI SAKSI KEDAHSYATAN PERANG ACEH 11 NOVEMBER 2017;
  45. PEMBERONTAKAN KAUM REPUBLIK KASUS DARUL ISLAM ACEH 17 NOVEMBER 2017;
  46. TUANKU HASYIM WALI NANGGROE YANG DILUPAKAN SEJARAH 19 NOVEMBER 2017;
  47. KOPRS MARSOSE SERDADU PRIBUMI PELAYAN RATU BELANDA 8 DESEMBER;
  48. LEGENDA GAJAH PUTIH SEBAGAI ASAL NAMA KABUPATEN BENER MERIAH; 12 JANUARI 2018;
  49. SECANGKIR KOPI DARI ACEH; 22 JANUARI 2018;
  50. ACEH PUNGO (ACEH GILA); 8 FEBRUARI 2018;
  51. SIAPAKAH ORANG ACEH SEBENARNYA; 6 APRIL 2018;
  52. ORANG ACEH DALAM SEJARAH SUMATERA; 15 APRIL 2018;
  53. KETIKA IBNU BATTUTA MELAWAT SAMUDERA PASAI; 16 APRIL 2018;
  54. KISAH HIDUP LAKSAMANA MALAHAYATI; 18 APRIL 2018;
  55. PERANAN LEMBAGA TUHA PEUET DALAM MASYARAKAT ACEH PADA MASA LAMPAU; 5 MEI 2018;
  56. MENYINGKAP MAKNA SYAIR KUTINDHIENG SELAKU MANTRA SIHIR ACEH KUNO; 15 MEI 2018;
  57. SEJARAH KERAJAAN LAMURI; 24 JUNI 2018;
  58. KEBIJAKAN POLITIK ISLAM OLEH SNOUCK HURGRONJE SEBAGAI SARAN KEPADA PEMERINTAH HINDIA BELANDA UNTUK MENGHANCURKAN KEKUATAN ISLAM DI INDONESIA; 25 JUNI 2018;
  59. MASA DEPAN POLITIK DUNIA MELAYU; 28 JULI 2018;

Tentang tengkuputeh

Cepat seperti angin // Tekun seperti hujan // Bergairah seperti api // Diam seperti gunung // Misterius seperti laut // Kejam seperti badai // Anggun seperti ngarai // Hening seperti hutan // Dalam seperti lembah // Lembut seperti awan // Tangguh seperti karang // Sederhana seperti debu // Menyelimuti seperti udara // Hangat seperti matahari // Luas seperti angkasa // Berserakan seperti debu //
Pos ini dipublikasikan di Buku, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Download, E-Book, Kisah-Kisah, Opini, Photography, Review dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

112 Balasan ke HIKAYAT-HIKAYAT DARI NEGERI ACEH

  1. Ping balik: PEREMPUAN ACEH FULL POWER | Tengkuputeh

  2. Ping balik: MENYELUSURI JEJAK DARA PORTUGIS DI ACEH | Tengkuputeh

  3. Ping balik: TEUKU UMAR PAHLAWAN | Tengkuputeh

  4. Ping balik: FILOSOFI GOB | Tengkuputeh

  5. Ping balik: KEBENARAN YANG SAMAR | Tengkuputeh

  6. Ping balik: GAM CANTOI TIADA | Tengkuputeh

  7. Ping balik: PEKUBURAN SERDADU BELANDA PEUCUT KHERKHOF DI BANDA ACEH SEBAGAI SAKSI KEDAHSYATAN PERANG ACEH | Tengkuputeh

  8. Ping balik: PERADABAN TANPA TULISAN | Tengkuputeh

  9. Ping balik: SURAT TENGKU CHIK DI TIRO KEPADA RESIDEN VAN LANGEN AGAR TERCAPAI PERDAMAIAN DALAM PERANG ACEH MAKA BELANDA HARUS MEMELUK AGAMA ISLAM DI TAHUN 1885 | Tengkuputeh

  10. Ping balik: PARA PENYEBAR KEBOHONGAN | Tengkuputeh

  11. Ping balik: MENGUNJUNGI RUMAH PAHLAWAN NASIONAL CUT MEUTIA | Tengkuputeh

  12. Ping balik: SAMUDERA PASAI SEBAGAI TITIK TOLAK ISLAM DI ASIA TENGGARA, SEBUAH UPAYA MELAWAN PSEUDO SEJARAH | Tengkuputeh

  13. Ping balik: EMAS, KAFIR DAN MAUT | Tengkuputeh

  14. Ping balik: MENGENAL LEBIH DEKAT POCUT BAREN | Tengkuputeh

  15. Ping balik: LEGENDA GAJAH PUTIH SEBAGAI ASAL NAMA KABUPATEN BENER MERIAH | Tengkuputeh

  16. Ping balik: SECANGKIR KOPI DARI ACEH | Tengkuputeh

  17. Ping balik: ASAL MUASAL BUDAYA KOPI DI ACEH | Tengkuputeh

  18. Ping balik: SENJA DI MALAKA | Tengkuputeh

  19. Ping balik: PERANG CUMBOK SEBUAH REVOLUSI SOSIAL DI ACEH (1946-1947) | Tengkuputeh

  20. Ping balik: KESULTANAN ACEH NEGARA BERDAULAT PERTAMA YANG MENGAKUI KEMERDEKAAN REPUBLIK BELANDA DARI KERAJAAN SPANYOL DI TAHUN 1602 | Tengkuputeh

  21. Ping balik: MELUKIS SEJARAH | Tengkuputeh

  22. Ping balik: ACEH DI MATA KOLONIALIS | Tengkuputeh

  23. Ping balik: PEMBERONTAKAN KAUM REPUBLIK KASUS DARUL ISLAM ACEH | Tengkuputeh

  24. Ping balik: NASIHAT-NASIHAT C. SNOUCK HURGRONJE | Tengkuputeh

  25. Ping balik: ACEH PUNGO (ACEH GILA) | Tengkuputeh

  26. Ping balik: TSUNAMI | Tengkuputeh

  27. Ping balik: PERANG DI JALAN ALLAH | Tengkuputeh

  28. Ping balik: KORPS MARSOSE SERDADU PRIBUMI PELAYAN RATU BELANDA | Tengkuputeh

  29. Ping balik: KETIKA IBNU BATTUTA MELAWAT SAMUDERA PASAI | TengkuputehTengkuputeh

  30. Ping balik: KISAH HIDUP LAKSAMANA MALAHAYATI | TengkuputehTengkuputeh

  31. Ping balik: PERANAN LEMBAGA TUHA PEUET DALAM MASYARAKAT ACEH PADA MASA LAMPAU | Tengkuputeh

  32. Ping balik: MENYINGKAP MAKNA SYAIR KUTINDHIENG SELAKU MANTRA SIHIR ACEH KUNO | Tengkuputeh

  33. Ping balik: TSUNAMI | Tengkuputeh

  34. Ping balik: KESULTANAN ACEH NEGARA BERDAULAT PERTAMA YANG MENGAKUI KEMERDEKAAN REPUBLIK BELANDA DARI KERAJAAN SPANYOL DI TAHUN 1602 | TengkuputehTengkuputeh

  35. Ping balik: RINCIAN ISI KANUN MEUKUTA ALAM PERATURAN UNDANG-UNDANG KESULTANAN ACEH DARUSSALAM YANG DISUSUN PADA MASA PEMERINTAHAN SULTAN ISKANDAR MUDA | TengkuputehTengkuputeh

  36. Ping balik: CATATAN SEJARAH RANTAI BABI ATAU RANTE BUI DALAM TULISAN YANG DISUSUN KOLONIAL BELANDA | TengkuputehTengkuputeh

  37. Ping balik: PERISTIWA KEMERDEKAAN DI ACEH | TengkuputehTengkuputeh

  38. Ping balik: 59 TAHUN ACEH MERDEKA DI BAWAH PEMERINTAHAN RATU | TengkuputehTengkuputeh

  39. Ping balik: REVOLUSI DESEMBER 45 DI ACEH ATAU PEMBASMIAN PENGKHIANAT TANAH AIR | Tengkuputeh

  40. Ping balik: PENEMUAN ARCA KEPALA ALALOKITESWARA SEBAGAI JEJAK KEBERADAAN PERADABAN AGAMA BUDHA DI ACEH | Tengkuputeh

  41. Ping balik: CATATAN SEJARAH RANTAI BABI ATAU RANTE BUI DALAM TULISAN YANG DISUSUN KOLONIAL BELANDA | Tengkuputeh

  42. Ping balik: PASUKAN MERIAM NUKUM SANANY SEBUAH PASAK DARI RUMAH GADANG INDONESIA MERDEKA | Tengkuputeh

  43. Ping balik: LEBURNJA KERATON ATJEH | Tengkuputeh

  44. Ping balik: LEBURNJA KERATON ATJEH | Tengkuputeh

  45. Ping balik: KISAH HIDUP LAKSAMANA MALAHAYATI | Tengkuputeh

  46. Ping balik: HADIH MAJA PENGAJARAN SERTA HIBURAN WARISAN LELUHUR | Tengkuputeh

  47. Ping balik: PERANAN LEMBAGA TUHA PEUT DALAM MASYARAKAT ACEH PADA MASA LAMPAU | Tengkuputeh

  48. Ping balik: MASA DEPAN POLITIK DUNIA MELAYU | Tengkuputeh

  49. Ping balik: ACEH SEPANJANG ABAD | Tengkuputeh

  50. Ping balik: HAME ATAU PANTANGAN ORANG ACEH DARI MASA LAMPAU | Tengkuputeh

  51. Ping balik: SEJARAH PARTAI KOMUNIS INDONESIA DI ACEH | Tengkuputeh

  52. Ping balik: SEJARAH KERAJAAN LAMURI | Tengkuputeh

  53. Ping balik: PASAI DALAM PERJALANAN SEJARAH | Tengkuputeh

  54. Ping balik: RINCIAN ISI KANUN MEUKUTA ALAM PERATURAN UNDANG-UNDANG KESULTANAN ACEH DARUSSALAM YANG DISUSUN PADA MASA PEMERINTAHAN SULTAN ISKANDAR MUDA | Tengkuputeh

  55. Ping balik: SINGA ATJEH BIOGRAPHI SERI SULTAN ISKANDAR MUDA | Tengkuputeh

  56. Ping balik: PERANG ACEH KISAH KEGAGALAN SNOUCK HURGRONJE | Tengkuputeh

  57. Ping balik: ACEH DAERAH MODAL | Tengkuputeh

  58. Ping balik: BUKU-BUKU SEJARAH ACEH (PDF) – "MENARA MEMBARA"

  59. Ping balik: APA SEBAB RAKYAT ACEH SANGGUP BERPERANG PULUHAN TAHUN MELAWAN AGRESSI BELANDA | Tengkuputeh

  60. Ping balik: PERBANDINGAN PENGUCAPAN BAHASA ACEH DENGAN BAHASA INDONESIA | Tengkuputeh

  61. Muhammad Fazhil Iskandar berkata:

    Teungku nomor 26 sampoe nomor 31 han jeut ta download lagoe?

  62. Ping balik: BERBAGAI BAHASA DAERAH DI ACEH | Tengkuputeh

  63. Ping balik: LOKASI ISTANA KERAJAAN ACEH DULU DAN SEKARANG | Tengkuputeh

  64. Ping balik: MEREKONSTRUKSIKAN KEMBALI LETAK ISTANA DARUDDONYA | Tengkuputeh

  65. Ping balik: LEGENDA DAN MITOS ASAL USUL PENAMAAN PULAU SABANG, GUNUNG SEULAWAH, PANTAI ALUE NAGA DAN KAWASAN ULEE LHEU | Tengkuputeh

  66. Ping balik: LEGENDA DAN MITOS ASAL USUL PENAMAAN PULAU SABANG, GUNUNG SEULAWAH, PANTAI ALUE NAGA DAN KAWASAN ULEE LHEU | Tengkuputeh

  67. Ping balik: LEGENDA ASAL MULA GUNUNG GEURUTEE | Tengkuputeh

  68. Ping balik: MATA UANG EMAS KERAJAAN-KERAJAAN DI ACEH | Tengkuputeh

  69. Ping balik: KETIKA ACEH MENGAKUI KEMERDEKAAN BELANDA | Tengkuputeh

  70. Ping balik: KETIKA ACEH MENGAKUI KEMERDEKAAN BELANDA | Tengkuputeh

  71. Ping balik: KANUN MEUKUTA ALAM | Tengkuputeh

  72. Ping balik: KEBIJAKAN POLITIK ISLAM OLEH SNOUCK HURGRONJE | Tengkuputeh

  73. Ping balik: ARCA ALALOKITESWARA JEJAK BUDHA DI ACEH | Tengkuputeh

  74. Ping balik: LEGENDA GAJAH PUTIH BENER MERIAH | Tengkuputeh

  75. Ping balik: TEUKU NYAK ARIEF RENCONG ACEH DI VOLKSRAAD | Tengkuputeh

  76. Ping balik: HAMZAH FANSURI PERINTIS SASTRA MELAYU | Tengkuputeh

  77. Ping balik: TEUKU NYAK MAKAM, PAHLAWAN ACEH TANPA KEPALA | Tengkuputeh

  78. Ping balik: EKSPEDISI BELANDA KE GAYO 1904 | Tengkuputeh

  79. Ping balik: MEMOAR PANGLIMA POLEM CATATAN SEORANG PEJUANG PERINTIS KEMERDEKAAN INDONESIA | Tengkuputeh

  80. Ping balik: GEREJA PERTAMA DI ACEH | Tengkuputeh

  81. Ping balik: ORANG ACEH DALAM SEJARAH SUMATERA | Tengkuputeh

  82. Ping balik: PUTROE PHANG PUTRI PAHANG | Tengkuputeh

  83. Ping balik: WATAK BERPERANG BANGSA INDONESIA BERBAGAI-BAGAI DAERAH (SUATU PERBANDINGAN) | Tengkuputeh

  84. Ping balik: TUANKU HASYIM WALI NANGGROE YANG DILUPAKAN SEJARAH | Tengkuputeh

  85. Ping balik: PERISTIWA TERBUNUHNYA TEUKU UMAR | Tengkuputeh

  86. Ping balik: SISTEM PERPAJAKAN DAN KEUANGAN KERAJAAN ACEH DARUSSALAM | Tengkuputeh

  87. Ping balik: EKSPLOITASI SUMBER DAYA ALAM APAKAH BAGUS UNTUK ACEH | Tengkuputeh

  88. Ping balik: TUHA PEUT DALAM MASYARAKAT ACEH | Tengkuputeh

  89. Ping balik: ATJEH MENDAKWA SAKSI SEPAK TERJANG PARTAI KOMUNIS DI ACEH | Tengkuputeh

  90. Ping balik: TARIKH ACEH DAN NUSANTARA | Tengkuputeh

  91. Ping balik: SULTANAH MALIKAH NAHRASYIYAH | Tengkuputeh

  92. Ping balik: BATU NISAN ACEH SEBAGAI WARISAN BUDAYA ISLAM | Tengkuputeh

  93. Ping balik: SEJARAH KERAJAAN PEDIR (POLI) ATAU NEGERI PIDIE | Tengkuputeh

  94. Ping balik: HIKAYAT SUKU MANTE | Tengkuputeh

  95. Ping balik: SEJARAH KERAJAAN DAYA (LAMNO) | Tengkuputeh

  96. Ping balik: TEUKU NYAK MAKAM, PAHLAWAN ACEH TANPA KEPALA | Tengkuputeh

  97. Ping balik: AROMA MEMIKAT DARI DAPUR ACEH | Tengkuputeh

  98. Ping balik: PERBANDINGAN PENGUCAPAN BAHASA ACEH DENGAN BAHASA INDONESIA | Tengkuputeh

  99. Ping balik: MUSIBAH TENGGELAMNYA KMP GURITA (1996) | Tengkuputeh

  100. Ping balik: DIMANA LETAK ISTANA KERAJAAN ACEH DARUD DONYA | Tengkuputeh

  101. Ping balik: KORPS MARSOSE SERDADU PRIBUMI PELAYAN RATU BELANDA | Tengkuputeh

  102. Ping balik: KETIKA ACEH MINTA MENJADI VASAL TURKI USTMANI | Tengkuputeh

  103. Ping balik: KETIKA IBNU BATTUTA MELAWAT SAMUDERA PASAI | Tengkuputeh

  104. Ping balik: EDISI KHUSUS SERI PAHLAWAN NASIONAL PRANGKO 100 TAHUN CUT NYAK DHIEN | Tengkuputeh

  105. Ping balik: HENRICUS CHRISTIAN VERBRAAK MISIONARIS KATOLIK PERTAMA DI ACEH | Tengkuputeh

  106. Ping balik: HENRICUS CHRISTIAN VERBRAAK MISIONARIS PERTAMA DI ACEH | Tengkuputeh

  107. Ping balik: BUSTANUS SALATIN PANDUAN BERKUASA PARA SULTAN ACEH | Tengkuputeh

  108. Ping balik: PERANG CUMBOK SEBUAH REVOLUSI SOSIAL DI ACEH | Tengkuputeh

  109. Ping balik: KRONOLOGI GUGURNYA CUT MUTIA | Tengkuputeh

  110. Ping balik: SEJARAH PENDIRIAN PUSA (PERSATUAN ULAMA SELURUH ACEH) | Tengkuputeh

  111. Ping balik: PARA ULEEBALANG RAJA KECIL DI ACEH DARI MASA KESULTANAN SAMPAI REVOLUSI SOSIAL (1512-1946) | Tengkuputeh

Tinggalkan Balasan ke Muhammad Fazhil Iskandar Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.