Tag Archives: Hikayat

TUANKU HASYIM WALI NANGGROE YANG DILUPAKAN SEJARAH

TUANKU HASYIM WALI NANGGROE YANG DILUPAKAN SEJARAH. Bruijnsma dalam “Vevoring Aceh’s Groote Missigit” menuturkan : “Tuanku Hasyim adalah kelahiran berbakat. Yah, kami tutup cerita kami tentang Tuanku Hasyim, panglima perang musuh kita, tokoh yang berani, penuh kebijaksanaan dalam mempertahankan Mesjid Raya, dengan kesimpulan bahwa seandainya dia tidak pernah hidup, agaknya sudah bertahun-tahun lamanya kita memiliki Aceh dengan tenteram.” Continue reading

Rate this:

Advertisements
Posted in Cuplikan Sejarah, Kolom, Mari Berpikir, Opini | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Comments

TUANKU ABDUL HAMID

TUANKU ABDUL HAMID. Duta besar pertama kerajaan di Asia Tenggara kepada bangsa-bangsa Eropa. (The first ambassador of the kingdom in Southeast Asia to the Europeans). Continue reading

Rate this:

Posted in Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Photography | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Comments

PEKUBURAN SERDADU BELANDA PEUCUT KHERKHOF DI BANDA ACEH SEBAGAI SAKSI KEDAHSYATAN PERANG ACEH

PEKUBURAN SERDADU BELANDA PEUCUT KHERKHOF DI BANDA ACEH SEBAGAI SAKSI KEDAHSYATAN PERANG ACEH. Makam para Pahlawan Belanda “Peucut” adalah bukti dari kepingan sejarah kepahlawanan Rakyat Aceh yang patut dikenang dan dihormati. Kita dapat melihat bahwa Peucut bukan sekadar kumpulan batu-batu nisan yang mati, akan tetapi merupakan monumen-monumen hidup yang menjelaskan tentang keteguhan semangat kesatria dan kepahlawanan Rakyat Aceh dalam menantang penjajahan. Continue reading

Rate this:

Posted in Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Mari Berpikir, Reportase | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 22 Comments

TARIKH ACEH DAN NUSANTARA

TARIKH ACEH DAN NUSANTARA. Sesudah sekitar tahun 400 Masehi, Sumatera bagian Utara dinamai orang Arab : Rami (Ramni), oleh orang Tionghoa : Lan-li, Lan-wu-li dan Nan-poli.  Nama sebenarnja sebutan Aceh adalah Lam Muri, oleh sejarah Melaju: Lambri (lamiri) dan oleh Marco Polo disebut Lambri. Sesudah kedatangan Portugis, nama Lambri tidak tersebut lagi. melainkan Achem (Aceh). Orang Portugis dan Italia biasanya mengatakan Achem, Achen, Acen dan orang Arab menyebutkan lagi : Asji, atau juga dengan Dachem, Dagin, Dacin. Penulis-penulis Perancis mengatakan : Achem, Achen, Achin, Acheh, orang Inggeris menyebut : Atcheen, Achheen. Achin dan akhirnya orang-orang Belanda menjebutkan : Achem, Achim, Atchin, Atchein, Atjin, Atsjiem, Atsjeh dan akhirnya menjadi Atjeh. Orang Aceh sendiri mengatakan “Atjeh”. Begitu pula nama daerah ini tersebut didalam Tarikh Melayu, Undang-Undang Melayu, didalam surat-surat Aceh lama (Sarakata) dan pada mata uang Atjeh, emas (derham), uang timah (keueh) tertulis Atjeh. Tentang asal nama ini belum ada keterangan atau penelitian jang menjelaskan lebih rinci. Continue reading

Rate this:

Posted in Buku, Cuplikan Sejarah, Download, E-Book, Review | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 28 Comments

MENGECOH SANG RAJA

MENGECOH SANG RAJA.
Rajawali terjaga dari tidurnya untuk kemudian dikecoh oleh Cempala Kuneng.
“Mengapa telat Ampon bangun? Tadi pagi ada meuesuraya, berkumpul semua isi rimba.”
“Siapa yang buat kenduri itu? Kenapa kepada aku tiada berita?” Tanya sang Rajawali. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Mari Berpikir, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , | 9 Comments

EKSPLOITASI SUMBER DAYA ALAM APAKAH BAGUS UNTUK ACEH

EKSPLOITASI SUMBER DAYA ALAM APAKAH BAGUS UNTUK ACEH. Apakah Aceh harus tidak ramah Investor? Jika pemimpin Aceh hari ini mau belajar sejarah sedikit saja. Maka seharusnya mereka memahami bahwa kemajuan Aceh di masa lalu adalah bukan dengan merusak alam, bukan dengan menjual sejengkal tanah demi perkebunan kelapa sawit misalnya. Tapi dengan memanfaatkan alam, lokasi geografis yang strategis untuk turut andil dalam perdagangan dunia. Continue reading

Rate this:

Posted in Cuplikan Sejarah, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 32 Comments

BERZIARAH KE MAKAM SULTANAH MALIKAH NAHRASYIYAH

BERZIARAH KE MAKAM SULTANAH MALIKAH NAHRASYIYAH. Nisan Sultanah Malikah Nahrasyiyah diimpor pada permulaan abad IX Hijriah, didalam nisan tidak ada isi, jasad Sultanah Sultanah Malikah Nahrasyiyah sendiri dikubur disamping makam. Monumen ini merupakan hadiah dari sebuah Kesultanan di India Barat (Pakistan sekarang), sampai saat ini merupakan nisan terindah di Asia. Continue reading

Rate this:

Posted in Asal Usil, Cuplikan Sejarah, Reportase | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | 33 Comments

MISI MENCARI MAKAM PARA SULTANAH ACEH

MISI MENCARI MAKAM PARA SULTANAH ACEH. Mengapa? Jika pada akhirnya yang diwariskan oleh sebuah peradaban hanyalah riwayat, maka yang terjadi adalah akan terjadi pengikisan dari ingatan masa depan, terutama jika tak terus dihikayatkan. Maka harus ada usaha perlawanan dari lupa, tulisan ini ditujukan untuk mengingat sekaligus sebuah misi pencarian akan sebuah relik yang seharusnya mendapat tempat yang layak di sisi sejarah. Continue reading

Rate this:

Posted in Cuplikan Sejarah, Kolom, Mari Berpikir, Opini | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 32 Comments

PASAI DALAM PERJALANAN SEJARAH

PASAI DALAM PERJALANAN SEJARAH : Abad ke-13 Sampai Awal Abad ke-16; Selama masa kejayaannya, Kerajaan Pasai selain berfungsi sebagai bandar perdagangan, juga menjadi pusat dakwah Islam. Fungsi yang demikian juga berkaitan erat dengan kedudukan Pasai dalam jaringan antarbangsa. Dari kegiatan perdagangan, Kerajaan Islam menjadi kerajaan Islam di Indonesia, dan dari kegiatan perdagangan pula Kerajaan Pasai mengembangkan fungsinya sebagai pusat penyiaran agama Islam. Dengan cara ini ditambah juga dengan ikatan perkawinan, Pasai berpengaruh besar dalam proses islamisasi kerajaan-kerajaan di Asia Tenggara. Continue reading

Rate this:

Posted in Buku, Cuplikan Sejarah, Download, E-Book, Review | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 36 Comments

PERANG DI JALAN ALLAH

Perang di Jalan Allah Perang Aceh 1873-1912; oleh Ibrahim Alfian; Dari manakah sumber kekuatan Aceh sehingga bisa bertahan demikian lama, bahkan hampir tiada henti? Inilah pokok yang menjadi pertanyaan Teuku Ibrahim Alfian dalam menulis buku ini. Apakah yang disebut dengan “Perang Sabil” itu dalam kesadaran Aceh? Bagaimanakah para ulama membina semangat perang sabil dan menjadikannya sebagai bagian dari kesadaran Aceh? Continue reading

Rate this:

Posted in Buku, Cuplikan Sejarah, Download, E-Book, Review | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 44 Comments