Tag Archives: Perempuan

59 TAHUN ACEH MERDEKA DI BAWAH PEMERINTAHAN RATU

59 TAHUN ACEH MERDEKA Dl BAWAH PEMERINTAHAN RATU. buku kecil ini sudah  memberi perhatian yang sedikit luas terhadap kebijaksanaan dan Ratu Tajul Alam Safiatuddin dan Ratu-ratu sesudahnya menjelaskan bahwa penampilan kembali perjuangan Ratu Tajul Alam Safiatuddin, Ratu Nurul Alam Nakiatuddin, Ratu Zakiatuddin dan Ratu Kamalat Syah adalah bertujuan untuk menyatakan kepada bahwa sejak berabad-abad yang lalu wanita Indonesia telah mendapat hak dan kewajiban yang sama dengan kaum pria, berkat ajaran Islam menjejakkan kakinya di Bumi Indonesia. Continue reading

Rate this:

Advertisements
Posted in Buku, Cuplikan Sejarah, Download, E-Book | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

UNTUK SEBUAH SENYUMAN

UNTUK SEBUAH SENYUMAN
Didiri yang semakin terbuang cemas untuk kembali
Merasakan ragu sepanjang waktu dan membisu
Mengumpulkan sisa-sisa keberanian berjuang
Untuk sebuah senyuman terindah Continue reading

Rate this:

Posted in Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

YANG MENGGELANDANG

YANG MENGGELANDANG
Kita mesti pergi pagi-pagi
Sebelum kita kena guyur lagi
Sama pemilik emperan toko ini
Seperti kemarin kita alami Continue reading

Rate this:

Posted in Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Comments

RINDU

RINDU. Mungkin aku merindukannya. Dia yang selalu memberiku semangat sekaligus kebanggaan Aku rindu dia. Setiap kali melihat matanya berbinar-binar seperti anak kecil, aku merasa sebagai pria terbaik.
Continue reading

Rate this:

Posted in Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

SALAM KEPADA MALAHAYATI

SALAM KEPADA MALAHAYATI. Tapi ada sebuah hati tak terlalu peduli, ia terluka seperti aku sendiri mempunyainya. Disana ia yang masih terlibat air mata dan darah. Ia dan aku sama, merindukan sang kekasih nan jauh di Selat Malaka. Yang tercinta, Malahayati. Wahai angin, kutitipkan salam untuknya, kuharap disana ia baik-baik saja. Continue reading

Rate this:

Posted in Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

KESADARAN LITERASI

Tentang literasi, ini sebenarnya sulit. Di satu sisi memang Dek Afi mengakui dia meniru. Itu salah dan memang plagiasi. Tapi sekali lagi harus diingat, apa yang dituliskan oleh Dek Afi tersebut terjadi di ranah sosial bukan jurnal ilmiah. Di satu sisi menerapkan kaidah-kaidah ilmiah secara rigid kepada sebuah status Facebook adalah konyol. Continue reading

Rate this:

Posted in Asal Usil, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

RISALAH SANG DURJANA BAGIAN DUA PULUH

Jenderal Kohler, panglima tertinggi angkatan perang Belanda ke Aceh itu gugur. Sebutir peluru Aceh telah menamatkan nyawanya. Tentara Belanda mencoba bertahan, tapi maksud mereka tak berhasil. Karena hari itu orang-orang Aceh berjuang mati-matian. Setelah banyak tentara Belanda yang gugur, maka mereka menghindar lalu lari ke pantai. Dalam hujan lebat mereka naik ke perahu dengan tergesa-gesa, lalu kembali kepangkalannya sekalian kapal-kapal yang sedang berlabuh. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 5 Comments

RADIKALISME YANG TAK AKAN PERNAH MATI

Kemurnian niat, ketika membantu orang. Itu adalah harta berharga bagi Indonesia. Itulah Radikalisme yang sesungguhnya, membantu tanpa mengharapkan materi. Islam sendiri adalah rumah yang ramah, yang hijau. Ketika ketika memiliki masalah yang tak terselesaikan, kemanakah kita hendak mengadu? Kemanakah kita menuntut keadilan yang mungkin sulit dicapai di dunia ini. Hanya kepada Allah S.W.T semata. Continue reading

Rate this:

Posted in Kisah-Kisah, Mari Berpikir, Opini | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

OPERASI PENYERGAPAN BELANDA TERHADAP CUT MEUTIA

Kepahlawanan Cut Meutia diperoleh dengan harga yang mahal, nyawa beliau. Ada kisah tragis yang mungkin kita belum lihat kembali, sebuah kisah dimana selaku anak bangsa ini, meneteskan air mata ketika membacanya. Kisah terbunuhnya Cut Meutia di tangan Belanda pada 25 Oktober 1910 di Pucok Krueng Keureuto, Aceh Utara. Continue reading

Rate this:

Posted in Cuplikan Sejarah | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 38 Comments

MENGENAL LEBIH DEKAT POCUT BAREN

Di kota Banda Aceh, ada sebuah jalan yang menghubungkan antara Jambotape dengan Peunayong. Terkenal sebagai pusat perdagangan komputer / elektronik. Jalan Pocut Baren. Siapakah dia? Mungkin kita tidak menemukan namanya dalam daftar pahlawan nasional Republik Indonesia, sehingga sedikit merasa asing. Mengapa namanya ditabalkan menjadi nama sebuah jalan? Continue reading

Rate this:

Posted in Cuplikan Sejarah | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 37 Comments