Arsip Kategori: Pengembangan diri

SEMERBAK AROMA ANGSANA DI BANDA ACEH

Ini adalah sebuah kota yang menjanjikan kenangan. Banda Aceh sungguh indah, jalan lurus dengan barisan rapi gedung-gedung mungil dan pepohonan angsana yang rindang. Aromanya khas dan kuat selalu memberikan kesan kepada mereka yang datang dan pergi. Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Kisah-Kisah, Kolom, Opini, Pengembangan diri, Puisiku | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

MELALUI (KEMUDIAN) MENGALAMI

Kita (mungkin) sudah mati, di hari penghakiman, di sana, kita sedang menonton kembali segala perbuatan di dunia. Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Cerita, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir, Pengembangan diri | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Komentar

PENJARA PIKIRAN

Karena itulah kita butuh teman. Sepanjang sejarah manusia butuh orang lain, manusia tak tahan jika harus sendiri, (sebagaimana) manusia (juga) tak tahan dalam penjara. Dan seburuk-buruknya penjara adalah penjara pemikiran. Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Komentar

KENAPA SEJARAH TAK BOLEH DILUPAKAN

Setiap manusia adalah baharu lahir ke dunia ini. Tidak mengetahui apa yang terjadi sebelum dilahirkan berarti (kita) selalu manjadi kanak-kanak. Berapalah bilangan tahun manusia dapat hidup? Dan apalah arti hidup? Kecuali hidup (kita) terjalin dengan hidup para leluhur. Itu semua melalui catatan sejarah. Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Cuplikan Sejarah, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

GEREJA PERTAMA DI ACEH

Gereja pertama di Aceh dibangun tahun 1874, di Pantee Pirak Belanda membangun sebuah jembatan yang menghubungkan dengan Peuniti, di sana pula, pada bekas tanah Sultan Aceh itu mereka membangun sebuah gereja. Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Cuplikan Sejarah, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri, Reportase | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 10 Komentar

APA ARTI MASA DEPAN

Aku tidak melanjutkan lagi, andai aku bisa mengetahui masa depan, tapi sayangnya aku tidak pernah tahu. Akan ada masa aku berhenti, dan semua yang ada akan hilang. Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Kolom, Pengembangan diri, Puisiku | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 3 Komentar

HAMZAH FANSURI PERINTIS SASTRA MELAYU

Hamzah Fansuri adalah pujangga Melayu terbesar di abad ke-17 Masehi, terkemuka pada zaman itu. Disebut juga sebagai “Jalaluddin Rumi” kepulauan Nusantara, dikenal sebagai penemu / pencipta bentuk pantun pertama dalam bahasa Melayu. Keberadaan beliau selaku pujangga dan penyair sufi dapat dibuktikan oleh fakta-fakta sejarah. Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir, Pengembangan diri, Reportase | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 11 Komentar

ABU NAWAS MENASEHATI RAJA

Kadang kala ketika merasa sangat dekat kita merasa raja itu adalah seorang teman biasa, dan melupakan bahwa dia adalah raja. Seorang raja dengan kekuasaannya bisa sangat kejam, ada pepatah yang mengatakan, “Tuhan jauh, raja dekat.” Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Komentar

WABAH MANUSIA

Akhirnya wabah berakhir, tak ada nyanyian malam itu. Banyaknya kematian melampaui semua kesedihan. Di bumi ini sudah membekas luka lama sekali akibat perbuatan manusia. Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Cerita, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

SUNYI

Sebuah malam yang sunyi tanpa suara kita memanggil tuhan dalam sentuhan rindu, dan berharap tangan-Nya merangkul, mengharap yang suci hadir, sebagaimana Nabi Muhammad di gua Hira’. Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri, Puisiku | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 4 Komentar