Category Archives: Pengembangan diri

MELUKIS SEJARAH

MELUKIS SEJARAH. Kita dapat menghadapi masa depan dengan gagah berani jika kita telah memaafkan masa lalu, dan menjembataninya kepada generasi yang akan datang. Itu sebabnya kita perlu membayangkan sebuah lukisan (sejarah) itu, dalam bentuk yang penuh dengan semangat dan imajinasi, kita bayangkan dia terbang tinggi. Continue reading

Rate this:

Advertisements
Posted in Cuplikan Sejarah, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 14 Comments

AFTER THE REVOLUTION ENDED

AFTER THE REVOLUTION ENDED. In the long war, all good people, smart, critical, and principled people, all dead, killed. All that remained was the two-headed people! Continue reading

Rate this:

Posted in International, Kolom, Mari Berpikir, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

MEMBELI KEBIJAKSANAAN

MEMBELI KEBIJAKSANAAN. Logika adalah alat terbaik untuk mengambil keputusan, namun kita juga dibekali nurani sebagai alat guna mendapatkan kebijaksanaan. Nurani melahirkan kebaikan, dan kebaikan yang tulus itu tak akan pernah seperti api membakar kayu, ia tak akan pernah habis. Continue reading

Rate this:

Posted in Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

MEMUTUS LINGKARAN KEBENCIAN

LINGKARAN KEBENCIAN. Orang yang penakut pada saat OSPEK ternyata (sering) menjadi sangat garang ketika menjadi mentor, orang yang sangat tersiksa oleh suatu keadaan ternyata kerap menjadi penguasa yang menindas lebih keras dari pendahulunya. Jika seorang untuk mendapat pekerjaan menyogok 100 juta, maka ketika pegang kuasa akan meminta sogokan 200 juta, dan terus berlanjut. Terus membesar menjadi bola salju dari masa ke masa, tidak akan pernah selesai dan akhirnya menjadi lingkaran Kebencian (setan). Continue reading

Rate this:

Posted in Cuplikan Sejarah, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Comments

KESADARAN LITERASI

Tentang literasi, ini sebenarnya sulit. Di satu sisi memang Dek Afi mengakui dia meniru. Itu salah dan memang plagiasi. Tapi sekali lagi harus diingat, apa yang dituliskan oleh Dek Afi tersebut terjadi di ranah sosial bukan jurnal ilmiah. Di satu sisi menerapkan kaidah-kaidah ilmiah secara rigid kepada sebuah status Facebook adalah konyol. Continue reading

Rate this:

Posted in Asal Usil, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

MENCARI JURUS PENANGKAL FITNAH, SEBUAH JURNAL ILMIAH

Bagaimana menangkal penyebaran fitnah? Simaklah jurnal yang (diusahakan) Ilmiah. Sebuah pensil yang (berusaha) menyuarakan kebenaran, suluh dunia. Dengan beradab tentunya, dengan santun sekaligus Meski itu hanya lilin kecil yang rentan ditiup angin. Kami hanya ingin mengatakan jadilah manusia merdeka namun bertanggungjawab. Continue reading

Rate this:

Posted in Mari Berpikir, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment

MENITI JALAN YANG LURUS

Perjalanan yang bercita-cita dalam siradjtul mustaqim (jalan yang lurus) mungkin mudah, tapi juga mungkin tak akan pernah berhasil, tanpa terlebih dahulu menghadapi berbagai macam rintangan. Continue reading

Rate this:

Posted in Kisah-Kisah, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

MUHASABAH

Aku tak berharap layak engkau maafkan, bagaimana bisa aku menang melawan diriku sendiri? Continue reading

Rate this:

Posted in Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

ISMAIL

Kita mengingat Ismail, di saat itulah ketika wajah seseorang yang nyaris menjadi kurban, kembali menjadi wajah seorang bocah, seorang manusia. Seorang Ismail adalah jawaban doa dari Ibrahim. Continue reading

Rate this:

Posted in Cuplikan Sejarah, Mari Berpikir, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , | 3 Comments

MEMBAKAR BUKU MEMBUNUH INTELEKTUAL

Buku adalah tempat kita merawat ingatan. Dimana ada kitab-kitab yang dibakar, disana ada manusia yang dibungkam, gema dari yang tertindas dan tak diizinkan bersuara. Continue reading

Rate this:

Posted in Cuplikan Sejarah, Mari Berpikir, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment