Tag Archives: Cinta

BULAN DAN BINTANG

BULAN DAN BINTANG
Setangkai mawar biaskan lembayung
Indah merekah harum mewangi
Seiring kenangan akan impian
Akan dirimu di sisiku Continue reading

Rate this:

Advertisements
Posted in Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

UNTUK SEBUAH SENYUMAN

UNTUK SEBUAH SENYUMAN
Didiri yang semakin terbuang cemas untuk kembali
Merasakan ragu sepanjang waktu dan membisu
Mengumpulkan sisa-sisa keberanian berjuang
Untuk sebuah senyuman terindah Continue reading

Rate this:

Posted in Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

YANG MENGGELANDANG

YANG MENGGELANDANG
Kita mesti pergi pagi-pagi
Sebelum kita kena guyur lagi
Sama pemilik emperan toko ini
Seperti kemarin kita alami Continue reading

Rate this:

Posted in Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Comments

RINDU

RINDU. Mungkin aku merindukannya. Dia yang selalu memberiku semangat sekaligus kebanggaan Aku rindu dia. Setiap kali melihat matanya berbinar-binar seperti anak kecil, aku merasa sebagai pria terbaik.
Continue reading

Rate this:

Posted in Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

SALAM KEPADA MALAHAYATI

SALAM KEPADA MALAHAYATI. Tapi ada sebuah hati tak terlalu peduli, ia terluka seperti aku sendiri mempunyainya. Disana ia yang masih terlibat air mata dan darah. Ia dan aku sama, merindukan sang kekasih nan jauh di Selat Malaka. Yang tercinta, Malahayati. Wahai angin, kutitipkan salam untuknya, kuharap disana ia baik-baik saja. Continue reading

Rate this:

Posted in Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

RISALAH SANG DURJANA BAGIAN SEMBILAN BELAS

Salah satu dari kapal perang itu ialah kapal perang “Citadel van Antwerpen”. Di atas kapal tersebut adalah menumpang Nieuwenhuyzen, yang memegang jabatan Utusan Pemerintah Belanda ketika itu. Ditangannya, ia membawa sehelai naskah yang berasal dari Pemerintah Belanda, yang menentukan perang atau damainya antara orang Aceh dan orang Belanda. Nieuwenhuyzen mendapat tugas lebih dahulu melakukan “segala daya upaya yang penghabisan” buat mencari kata damai dengan Sultan Aceh. Tapi jika segala ikhtiarnya sia-sia, maka wajiblah ia menyerahkan naskah ini ketangan Sultan Aceh. Isi naskah tersebut adalah pernyataan perang pihak pemerintah Belanda kepada Kesultanan Aceh. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 7 Comments

AKU MENCINTAIMU DENGAN SEDERHANA

Aku mencintaimu dengan sederhana, layaknya kasih sayang yang dibawa oleh titik-titik hujan. Yang akan ku bawa kemanapun jua kakiku melangkah. mengingatkan ada hal-hal sederhana yang luar biasa. Continue reading

Rate this:

Posted in Kisah-Kisah, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

BERSATULAH ASSOSIASI BUDJANG LAPOK

Setelah Assosiasi Budjang Lapok berhenti beroperasi, para bujang lapuk tak punya lagi wadah mengadu. Akan orang-orang yang merasa dapat menjadi hakim atas kehidupan mereka. Berbagai intimidasi, paksaan perjodohan kerap mereka alami. Sungguh mereka rindu akan adanya suatu organinasi yang membina mental mereka sebelum menuju gerbang pernikahan. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 6 Comments

KEPADA CINTA YANG BERUMUR SEMINGGU

Sudahlah masa lalu adalah masa lalu, ia sudah berlalu. Orang yang berkewajiban mengembalikan senyum diwajahnya bukan aku. Ia telah memilih dan seharusnya bertanggungjawab akan keputusannya itu dulu. KEPADA CINTA YANG BERUMUR SEMINGGU Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita | Tagged , , , , , , , , , | 15 Comments

MUHASABAH

Aku tak berharap layak engkau maafkan, bagaimana bisa aku menang melawan diriku sendiri? Continue reading

Rate this:

Posted in Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , , | 1 Comment