Tag Archives: Durjana

MENYINGKAP MAKNA SYAIR KUTINDHIENG SELAKU MANTRA SIHIR ACEH KUNO

MENYINGKAP MAKNA SYAIR KUTINDHIENG SELAKU MANTRA SIHIR ACEH KUNO Syair kutindhieng terdengar begitu etnik dan misterius ketika dinyanyikan dalam bentuk lagu, pengucapan sudah tidak dikenali lagi oleh orang Aceh zaman sekarang. Ada yang mengatakan mantra kutindhieng adalah salah satu mantra … Continue reading

Advertisements
Advertisements
Posted in Asal Usil, Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah, Literature, Opini, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Comments

RISALAH SANG DURJANA BAGIAN DUA PULUH TIGA

RISALAH SANG DURJANA BAGIAN DUA PULUH TIGA Gunong Hulumasen, 1894. Aku terkesima, kehilangan kata-kata, terpana. Bagaimana bisa? Wajahnya, senyumnya, lenggak-lenggoknya serupa. Perempuan itu, sebaris alis hitam, dengan hidung mancung mengembang, bibir merah tebal dibawah, dan dagu itu, tidak mungkin terulang. … Continue reading

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Literature, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 6 Comments

RISALAH SANG DURJANA BAGIAN DUA PULUH DUA

RISALAH SANG DURJANA BAGIAN DUA PULUH DUA. “Ketahuilah, dunia hanyalah ibarat tempat persinggahan musafir melepas penat pada waktu malam dan ketika pagi ia pun pergi meninggalkan.” Continue reading

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 19 Comments

RISALAH SANG DURJANA BAGIAN DUA PULUH SATU

RISALAH SANG DURJANA BAGIAN DUA PULUH SATU. Sungguh tidak memiliki harga diri Belanda itu, mereka adalah bangsa penakut yang terkutuk. Mereka takut akan kekuatan kami yang tak seberapa, rasa takut ini membuat mereka menjadi lemah dan menggunakan cara licik, menyebarkan benih penyakit, hanya untuk memenangkan perang ini, kebanggaan dan kehormatan mereka sebagai manusia sudah tidak ada lagi. Continue reading

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 21 Comments

KORPS MARSOSE SERDADU PRIBUMI PELAYAN RATU BELANDA

KORPS MARSOSE SERDADU PRIBUMI PELAYAN RATU BELANDA. korps Marsose ini ditugaskan untuk membunuh saudara sebangsa mereka sendiri. Dengan peralatan canggih di zamannya dan gaji besar, pasukan Marsose dikenal sebagai pasukan elit berdarah dingin. Continue reading

Posted in Cuplikan Sejarah, Opini | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 48 Comments

DIATAS PUING-PUING

Aceh Lon Sayang
Adakah yang tersisa dilangkah kita
Sekian lama terlempar jauh dalam keangkuhan
Menyaksikan puing-puing harapan terkubur
Siratkan dasyatnya taufan badai menjelma Continue reading

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah, Literature, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment

POHON KEKEKALAN

POHON KEKEKALAN. Adam sebagai manusia dilengkapi akal dan nafsu. Iblis mengetahui hal tersebut, maka dia mempengaruhi Adam melalui hawa nafsunya. Hawa nafsu tersebut dipengaruhi terus-menerus oleh Iblis agar Adam keluar dari fitrahnya, yaitu melanggar batas.  Akhirnya tergelincirlah Adam beserta istrinya Hawa memakan buah kekekalan (khuldi) yang terlarang itu, dan mereka menjadi manusia pertama “melanggar perintah Allah.” Continue reading

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , | 6 Comments

ACEH DI MATA KOLONIALIS

ACEH DI MATA KOLONIALIS. Buku ini, yang merupakan tulisan Snouck Hurgronje ini tentu saja tidak terpisah dari keseluruhan pribadi Snouck Hurgronje dan kedudukannya selaku Penasehat terhormat kaum kolonialis Belanda. Ia telah memainkan peranan yang sedemikian majemuknya — ia seorang ilmuwan dan dengan kecerdasan yang dimilikinya ia mengabdi kepada kepentingan kaum kolonialis dengan cara-cara yang tercela. Oleh karena itu ia menjadi tokoh yang diperdebatkan (kontroversial). Continue reading

Posted in Buku, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Download, E-Book, Kisah-Kisah, Kolom, Literature, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri, Review | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 60 Comments

MENGAPA KITA MERASA SENASIB DENGAN PALESTINA

MENGAPA KITA MERASA SENASIB DENGAN PALESTINA. Palestina bukanlah hanya sebuah wilayah, bukanlah sekumpulan orang-orang dari etnis tertentu. Palestina adalah kesedihan, menghadapi kekuatan yang bertaut dengan pengetahuan dan teknologi, menghadapi senjata-senjata yang canggih, kekuatan uang yang begitu perkasa serta menaklukkan. Mengapa kita merasa senasib dengan Palestina? Karena kita tahu rasanya bersedih, karena hati kita merasa senasib dengan Palestina. Pernah merasakan bagaimana diringkus, diringkas dan dibungkam didunia. Continue reading

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , , | 6 Comments

MEMUTUS LINGKARAN KEBENCIAN

LINGKARAN KEBENCIAN. Orang yang penakut pada saat OSPEK ternyata (sering) menjadi sangat garang ketika menjadi mentor, orang yang sangat tersiksa oleh suatu keadaan ternyata kerap menjadi penguasa yang menindas lebih keras dari pendahulunya. Jika seorang untuk mendapat pekerjaan menyogok 100 juta, maka ketika pegang kuasa akan meminta sogokan 200 juta, dan terus berlanjut. Terus membesar menjadi bola salju dari masa ke masa, tidak akan pernah selesai dan akhirnya menjadi lingkaran Kebencian (setan). Continue reading

Posted in Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah, Kolom, Literature, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 6 Comments