Tag Archives: Bangsa Paringgi

KERAJAAN ACEH JAMAN SULTAN ISKANDAR MUDA (1607-1636)

KERAJAAN ACEH JAMAN SULTAN ISKANDAR MUDA (1607-1636). Pada kesimpulan dari buku ini Lombard telah mengemukakan hal-hal baru. Di antaranya yang terpenting ia menentang pendapat Snouck Hurgronje yang menyatakan bahwa “zaman keemasan” kerajaan Aceh hanya bersifat legenda saja, sedangkan Lombard menegaskan bahwa hal itu merupakan fakta sejarah. Ia memberikan contoh tentang kedudukan Banda Aceh sebagai sebuah kota metropolitan yang tidak lagi bersifat agraris tetapi telah memiliki ciri-ciri kota maritim. Pada masa Iskandar Muda administrasi pemerintahan telah berjalan sebagaimana layaknya sebuah pusat pemerintahan. Continue reading

Rate this:

Advertisements
Posted in Buku, Cuplikan Sejarah, Download, E-Book | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 7 Comments

ACEH SEPANJANG ABAD

ACEH SEPANJANG ABAD. Buku ini dijadikan sebagai buku induk sejarah Aceh, dikarenakan isinya yang sangat lengkap dan menceritakan fakta sejarah Aceh yang pernah terjadi mulai abad ke-16 hingga abad ke-19. Menurut Prof. Ali Hajmy, buku Aceh Sepanjang Abad karya H. Mohammad Said ini adalah buku yang paling lengkap membahas sejarah Aceh. Buku yang pertama diterbitkan pada tahun 1961 tersebut mengulas tentang keberadaan Aceh sejak awal Masehi sampai abad ke-19. Buku kedua Mengungkapkan dari eskpedisi Belanda kedua ke sampai keadaan Aceh tahun 1945. Continue reading

Rate this:

Posted in Buku, Cuplikan Sejarah, Download, E-Book, Review | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 30 Comments

ACEH DI MATA KOLONIALIS

ACEH DI MATA KOLONIALIS. Buku ini, yang merupakan tulisan Snouck Hurgronje ini tentu saja tidak terpisah dari keseluruhan pribadi Snouck Hurgronje dan kedudukannya selaku Penasehat terhormat kaum kolonialis Belanda. Ia telah memainkan peranan yang sedemikian majemuknya — ia seorang ilmuwan dan dengan kecerdasan yang dimilikinya ia mengabdi kepada kepentingan kaum kolonialis dengan cara-cara yang tercela. Oleh karena itu ia menjadi tokoh yang diperdebatkan (kontroversial). Continue reading

Rate this:

Posted in Buku, Cuplikan Sejarah, Download, E-Book, Review | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 35 Comments

ASAL MUASAL BUDAYA KOPI DI ACEH

ASAL MUASAL SEJARAH BUDAYA KOPI DI ACEH. Kopi tidak ditemukan di Aceh sampai dengan akhir Abad ke-19. Snouck Hurgronye menulis pada buku Aceh Di Mata Kolonialis, “Bagi kebanyakan orang biasa di Aceh, air putih adalah hampir satu-satunya minuman, dari waktu ke waktu (sesekali) ia akan minum air tebu, diperas dari batangnya hanya dengan alat yang masih sangat primitif. Continue reading

Rate this:

Posted in Cuplikan Sejarah, Kolom | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | 39 Comments

TEUKU NYAK MAKAM, PAHLAWAN ACEH TANPA KEPALA

TEUKU NYAK MAKAM, PAHLAWAN ACEH TANPA KEPALA. Panglima Teuku Nyak Makamlah satu-satunya pejuang Aceh yang badannya bermakam di Serambi Mekkah tetapi kepalanya (pernah) dihinakan, dan dijadikan piala oleh Belanda. Itulah kebuasan, suatu kejahatan kemanusiaan yang tidak ada taranya. Hasil kemenangan yang dikecap oleh Belanda terhadap seorang orang tua yang sakit dan lemah. Sebagaimana penjajahan, atau penindasan manusia atas manusia lainnya tidak layak ada di dunia. Continue reading

Rate this:

Posted in Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 38 Comments

SALAM KEPADA MALAHAYATI

SALAM KEPADA MALAHAYATI. Tapi ada sebuah hati tak terlalu peduli, ia terluka seperti aku sendiri mempunyainya. Disana ia yang masih terlibat air mata dan darah. Ia dan aku sama, merindukan sang kekasih nan jauh di Selat Malaka. Yang tercinta, Malahayati. Wahai angin, kutitipkan salam untuknya, kuharap disana ia baik-baik saja. Continue reading

Rate this:

Posted in Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

MEMUTUS LINGKARAN KEBENCIAN

LINGKARAN KEBENCIAN. Orang yang penakut pada saat OSPEK ternyata (sering) menjadi sangat garang ketika menjadi mentor, orang yang sangat tersiksa oleh suatu keadaan ternyata kerap menjadi penguasa yang menindas lebih keras dari pendahulunya. Jika seorang untuk mendapat pekerjaan menyogok 100 juta, maka ketika pegang kuasa akan meminta sogokan 200 juta, dan terus berlanjut. Terus membesar menjadi bola salju dari masa ke masa, tidak akan pernah selesai dan akhirnya menjadi lingkaran Kebencian (setan). Continue reading

Rate this:

Posted in Cuplikan Sejarah, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Comments

SENJA DI MALAKA

SENJA DI MALAKA. Sebuah cerita berlatar belakang sejarah penyerangan Kesultanan Aceh Darussalam dibawah pimpinan Sultan Iskandar Muda ke Malaka (Portugis) tahun 1629 yang gagal total. Menurut sumber Portugis, seluruh armada Aceh hancur dengan kehilangan 19.000 prajurit. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 45 Comments

RISALAH SANG DURJANA BAGIAN DUA PULUH

Jenderal Kohler, panglima tertinggi angkatan perang Belanda ke Aceh itu gugur. Sebutir peluru Aceh telah menamatkan nyawanya. Tentara Belanda mencoba bertahan, tapi maksud mereka tak berhasil. Karena hari itu orang-orang Aceh berjuang mati-matian. Setelah banyak tentara Belanda yang gugur, maka mereka menghindar lalu lari ke pantai. Dalam hujan lebat mereka naik ke perahu dengan tergesa-gesa, lalu kembali kepangkalannya sekalian kapal-kapal yang sedang berlabuh. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 5 Comments

RISALAH SANG DURJANA BAGIAN SEMBILAN BELAS

Salah satu dari kapal perang itu ialah kapal perang “Citadel van Antwerpen”. Di atas kapal tersebut adalah menumpang Nieuwenhuyzen, yang memegang jabatan Utusan Pemerintah Belanda ketika itu. Ditangannya, ia membawa sehelai naskah yang berasal dari Pemerintah Belanda, yang menentukan perang atau damainya antara orang Aceh dan orang Belanda. Nieuwenhuyzen mendapat tugas lebih dahulu melakukan “segala daya upaya yang penghabisan” buat mencari kata damai dengan Sultan Aceh. Tapi jika segala ikhtiarnya sia-sia, maka wajiblah ia menyerahkan naskah ini ketangan Sultan Aceh. Isi naskah tersebut adalah pernyataan perang pihak pemerintah Belanda kepada Kesultanan Aceh. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 7 Comments