Tag Archives: Manusia

PEMBERONTAKAN KAUM REPUBLIK KASUS DARUL ISLAM ACEH

PEMBERONTAKAN KAUM REPUBLIK KASUS DARUL ISLAM ACEH KASUS DARUL ISLAM ACEH. Kajian Nazaruddin Sjamsuddin ini di lain pihak, karena ditulis dari perspektif daerah, memungkinkan penulisnya memiliki banyak peluang untuk melihat berbagai faktor yang bekerja dan berinteraksi dalam pergolakan itu. Telaah penulis yang luas mengenai sejarah politik dan latar belakang pergolakan menjelaskan banyak hal: faktor-faktor regional dan religius, cita-cita mendirikan negara Islam, pertentangan kepentingan di dalam lingkungan kaum pemberontak itu sendiri, serta hubungan gerakan ini dengan Kahar Muzakkar di Sulawesi Selatan dan Kartosuwirjo di Jawa Barat. Continue reading

Rate this:

Advertisements
Posted in Buku, Cuplikan Sejarah, Download, E-Book, Review | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

PEUCUT

PEUCUT. Pekuburan “Peucut”, adalah nama sebuah tempat dimana serdadu-serdadu Belanda selama Perang Aceh-Belanda dikuburkan di Banda Aceh. (The “Peucut” cemetery, is the name of a place where Dutch soldiers during the Aceh-Dutch War were buried in Banda Aceh.) Continue reading

Rate this:

Posted in Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, History, Photography, Reportase | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

TUANKU ABDUL HAMID

TUANKU ABDUL HAMID. Duta besar pertama kerajaan di Asia Tenggara kepada bangsa-bangsa Eropa. (The first ambassador of the kingdom in Southeast Asia to the Europeans). Continue reading

Rate this:

Posted in Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Photography | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Comments

PEKUBURAN SERDADU BELANDA PEUCUT KHERKHOF DI BANDA ACEH SEBAGAI SAKSI KEDAHSYATAN PERANG ACEH

PEKUBURAN SERDADU BELANDA PEUCUT KHERKHOF DI BANDA ACEH SEBAGAI SAKSI KEDAHSYATAN PERANG ACEH. Makam para Pahlawan Belanda “Peucut” adalah bukti dari kepingan sejarah kepahlawanan Rakyat Aceh yang patut dikenang dan dihormati. Kita dapat melihat bahwa Peucut bukan sekadar kumpulan batu-batu nisan yang mati, akan tetapi merupakan monumen-monumen hidup yang menjelaskan tentang keteguhan semangat kesatria dan kepahlawanan Rakyat Aceh dalam menantang penjajahan. Continue reading

Rate this:

Posted in Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Mari Berpikir, Reportase | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 20 Comments

DIATAS PUING-PUING

Aceh Lon Sayang
Adakah yang tersisa dilangkah kita
Sekian lama terlempar jauh dalam keangkuhan
Menyaksikan puing-puing harapan terkubur
Siratkan dasyatnya taufan badai menjelma Continue reading

Rate this:

Posted in Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

POHON KEKEKALAN

POHON KEKEKALAN. Adam sebagai manusia dilengkapi akal dan nafsu. Iblis mengetahui hal tersebut, maka dia mempengaruhi Adam melalui hawa nafsunya. Hawa nafsu tersebut dipengaruhi terus-menerus oleh Iblis agar Adam keluar dari fitrahnya, yaitu melanggar batas.  Akhirnya tergelincirlah Adam beserta istrinya Hawa memakan buah kekekalan (khuldi) yang terlarang itu, dan mereka menjadi manusia pertama “melanggar perintah Allah.” Continue reading

Rate this:

Posted in Kolom, Mari Berpikir, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

TARIKH ACEH DAN NUSANTARA

TARIKH ACEH DAN NUSANTARA. Sesudah sekitar tahun 400 Masehi, Sumatera bagian Utara dinamai orang Arab : Rami (Ramni), oleh orang Tionghoa : Lan-li, Lan-wu-li dan Nan-poli.  Nama sebenarnja sebutan Aceh adalah Lam Muri, oleh sejarah Melaju: Lambri (lamiri) dan oleh Marco Polo disebut Lambri. Sesudah kedatangan Portugis, nama Lambri tidak tersebut lagi. melainkan Achem (Aceh). Orang Portugis dan Italia biasanya mengatakan Achem, Achen, Acen dan orang Arab menyebutkan lagi : Asji, atau juga dengan Dachem, Dagin, Dacin. Penulis-penulis Perancis mengatakan : Achem, Achen, Achin, Acheh, orang Inggeris menyebut : Atcheen, Achheen. Achin dan akhirnya orang-orang Belanda menjebutkan : Achem, Achim, Atchin, Atchein, Atjin, Atsjiem, Atsjeh dan akhirnya menjadi Atjeh. Orang Aceh sendiri mengatakan “Atjeh”. Begitu pula nama daerah ini tersebut didalam Tarikh Melayu, Undang-Undang Melayu, didalam surat-surat Aceh lama (Sarakata) dan pada mata uang Atjeh, emas (derham), uang timah (keueh) tertulis Atjeh. Tentang asal nama ini belum ada keterangan atau penelitian jang menjelaskan lebih rinci. Continue reading

Rate this:

Posted in Buku, Cuplikan Sejarah, Download, E-Book, Review | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 26 Comments

MENANTIKAN BAYANG-BAYANG

MENANTIKAN BAYANG-BAYANG
Dari dulu hingga sekarang
Dalam hati terus mengenang
Mimpi-mimpi yang menggelandang
Tak lepas tak menghilang Continue reading

Rate this:

Posted in Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

NOMOR 48

NOMOR 48. Ternyata setiap angka adalah pertanda, layaknya Al-Quran yang dapat dijelaskan keajaibannya melalui angka-angka di dalamnya. 48 adalah angka yang tak pernah dicapai ayah, pada tanggal 4 April 2004 di usia 47 tahun ayah meninggal dunia. Continue reading

Rate this:

Posted in Kisah-Kisah | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

MENGAJAR SEKALIGUS BELAJAR

MENGAJAR SEKALIGUS BELAJAR. Tahun lalu, Abu mengajar juga pada Kementerian Keuangan Mengajar Jilid 1, dan ternyata betapa dalam hitungan bulan dunia sudah berubah. Jawaban polisi, guru semakin jarang dijumpai sedang pilot dan presiden sudah tidak ada lagi. Jawaban koki dan dokter hewan masih dapat Abu maklumi. Tapi Youtuber? Menjual hijab online? Continue reading

Rate this:

Posted in Kisah-Kisah, Reportase | Tagged , , , , , , , , | 2 Comments