Tag Archives: Cerita

KOPI PAHIT SEMALAM

Ku kenang kopi pahit tadi malam
Hari sudah bertambah satu lagi
Jalan-jalan sesak orang-orang
Kutemukan hanya aku yang sendirian Continue reading

Rate this:

Posted in Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment

RAJA DEKAT TUHAN JAUH

“Raja Dekat Tuhan Jauh!” Orang Perancis itu, bernama de Beaulieu mencatat kata-kata Lilawangsa, kelak kalimat ini akan muncul pada memoir perjalanannya ke Aceh, ditulis ulang oleh Denys Lombard sebuah buku dengan judul “Kerajaan Aceh Jaman Sultan Iskandar Muda.” Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment

ILMU MEMAHAMI ILMU

Kita bisa belajar dari orang terdahulu, namun juga harus memahami. Tidak pernah ada pengalaman peristiwa yang berulang sama persis. Jika pun kejadian di alami oleh orang yang sama, dan mirip tapi tentu ada pergeseran ruang dan waktu. Ilmu adalah tata cara untuk memandang dunia, tapi tiap manusia mesti mengembangkan model ilmu yang sesuai dengan dirinya dan lingkungannya. Continue reading

Rate this:

Posted in Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir, Opini | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

HIKAYAT MEURAH SILU

Tempat pertempuran antara semut raksasa (Samudera) melawan anjing milik Meurah Silu (Pasai) menjadi titik pijakan berdirinya Kerajaan Islam Pertama di Asia Tenggara, Kesultanan Samudera Pasai. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 3 Comments

RISALAH SANG DURJANA BAGIAN TIGA PULUH

Kisah Risalah Sang Durjana dibuat untuk mengenang mereka yang telah gugur dalam peperangan panjang melawan Belanda. Pusara-pusara mereka yang bertebaran di seluruh kenegerian, di hutan-hutan, di lembah-lembah sunyi, tiada seorang pun yang tahu di mana semua itu berada. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kisah-Kisah | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 10 Comments

LOMPATAN PERUBAHAN

Zaman itu seperti makhluk hidup, sehebat apapun persiapan yang dilakukan, adakalanya situasi berubah secara cepat. Dibutuhkan kecerdasan untuk menghadapi perubahan mendadak, dan bersamaan juga dibutuhkan ilmu untuk mampu mengatasinya. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

HATI RESAH BERKISAH

Ada banyak misteri yang tak mungkin dianggap sebagai masalah bagi kecerdasan kita ketika tidak mengetahuinya. Continue reading

Rate this:

Posted in Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Comments

AKHIR RIWAYAT SANG DURJANA

Aku telah terkepung oleh pasukan marsose, iya inilah akhirnya. Ketika belasan moncong senjata diarahkan kepadaku. Rasa takutku menyublim, aku telah mati berkali-kali sebelum hari ini. Demi orang-orang yang ingin aku lindungi, aku akan berusaha mati-matian, jika harus kehilangan nyawa itu sesuai harapanku. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Comments

RISALAH SANG DURJANA BAGIAN DUA PULUH SEMBILAN

“…bisa kau bayangkan betapa lemah orang Aceh di masa depan? Seratus atau dua ratus tahun lagi masihkah ada orang mengaku orang Aceh?”
Cut Nyak Din dalam Risalah Sang Durjana Bagian Dua Puluh Sembilan. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 12 Comments

RISALAH SANG DURJANA BAGIAN DUA PULUH DELAPAN

Apakah ada hak menyerang bangsa lain? Sebelum Belanda datang kami hidup aman sentosa. Tiba-tiba Belanda mengerahkan serdadu-serdadu mereka untuk merampas harta benda kami, membakar sawah-sawah dan membunuh ternak-ternak kami. Apa hak mereka? Mengepung kami dengan ketidakadilan, dengan bedil, meriam serta kapal besi mereka? Aku membenci Belanda namun bersamaan dengan itu, aku juga membenci diriku, karena aku tak bisa berbuat apa-apa. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 12 Comments