Arsip Tag: Dara

SEORANG TANPA NAMA TANPA GELAR

Wajah seorang pencinta harus menyala, berkilau dan berkobar-kobar bagaikan api. Cinta yang sejati tak mengenal resiko yang menyusul kemudian, dengan cinta, baik dan buruk menjadi tiada. Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Cerita, Literature, Puisiku | Tag , , , , , , , , , , , , , | 6 Komentar

ROMAN LEBURNJA KERATON ATJEH

Hari itu, Kamis pukul 12 siang, 24 Januari 1874. Belanda menyerbu ke dalam. Belanda memperoleh kemenangan atas Keraton Aceh setelah rakyat dan tentara Aceh bertahan 10 hari dalam padang peperangan yang sempit, untuk melindungi jarak antara pangkalan musuh dengan keraton yang hanya berjarak 100 meter saja. Hari itu adalah hari leburnya keraton Aceh. Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Buku, Cerita, Download, E-Book, Fiction, Kisah-Kisah, Kolom, Literature | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 25 Komentar

DENGARLAH SUARA KEMATIAN

Karena itulah aku menyukai masa lalu. Setiap tahun yang berlalu, terus bertambah dalam catatanku. Dengarlah suara kematian, bunyinya seperti pedang yang tajam. Tipis mengiris. Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Kisah-Kisah, Kolom, Pengembangan diri, Puisiku | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 7 Komentar

AKHIR ASSOSIASI BUDJANG LAPOK

Assosiasi Budjang Lapok setelah beberapa kali mengalami senja sampai akhirnya benar-benar padam dan berakhir. TAMAT. Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Asal Usil, Cerita, Kisah-Kisah | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 8 Komentar

NOVEL KURA KURA BERJANGGUT APA BAGUSNYA

Kura-Kura Berjanggut membawa kita ke dalam berbagai petualangan yang membawa imaji kita kepada sebuah negeri Lamuri, untuk kemudian mengembara melintasi berbagai negeri sepanjang Istanbul (Turki) sampai Teluk Samboaga (Filipina). Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Buku, Cerita, Reportase | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

MENYINGKAP MAKNA SYAIR KUTINDHIENG SELAKU MANTRA SIHIR ACEH KUNO

Syair kutindhieng terdengar begitu etnik dan misterius ketika dinyanyikan dalam bentuk lagu, pengucapan sudah tidak dikenali lagi oleh orang Aceh zaman sekarang. Ada yang mengatakan mantra kutindhieng adalah salah satu mantra penjinak harimau. Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Asal Usil, Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah, Literature, Opini, Puisiku | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 33 Komentar

RISALAH SANG DURJANA BAGIAN DUA PULUH TIGA

“Wahai lelaki yang berbau garam, jangan takut!” Ia tersenyum menatapku geli.Gerimis jatuh tepat dihidungku, aku tidak sedang dalam mimpi. Aku juga merasakan angin menampar-nampar pipiku, bahkan aku merasakan gemericik air ditepian telaga. Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Cerita, Kisah-Kisah, Literature, Puisiku | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 28 Komentar

KISAH HIDUP LAKSAMANA MALAHAYATI

Malahayati adalah putri Laksamana Mahmud Syah. Kakeknya bernama Muhammad Said Syah, seorang laksamana pula pada Angkatan Laut Kerajaan Aceh. Malahayati lahir tahun 1560, pada masa Sultan Alauddin Riayat Syah al-Qahar memerintah Kerajaan Aceh. Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Cerita, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kolom | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 92 Komentar

POHON KEKEKALAN

Surga menyediakan apapun, buah-buahan melimpah dan semuanya boleh dimakan tanpa kekenyangan, dan keinginan buang hajat. Namun ada sebuah pantangan, Allah S.W.T memberi pengecualian kepada Adam dan Hawa untuk mendekati sebuah pohon, apalagi memakannya. Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Cerita, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir, Pengembangan diri | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 11 Komentar

AROMA MEMIKAT DARI DAPUR ACEH

Cita rasa rempah-rempah telah melayarkan ribuan kapal, harganya bak mas permata. Aromanya mengundang pelaut-pelaut dunia untuk terjun dalam perburuan rempah ke pulau-pulau Nusantara beberapa abad silam. Bersaing untuk berlabuh pertama kali di tanah tujuan. Tak hanya sekedar penjelajahan, namun juga kisah yang suram, tentang penjajahan. Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Asal Usil, Data dan Fakta, Reportase | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 113 Komentar