Tag Archives: Dara

UNTUK SEBUAH SENYUMAN

UNTUK SEBUAH SENYUMAN
Didiri yang semakin terbuang cemas untuk kembali
Merasakan ragu sepanjang waktu dan membisu
Mengumpulkan sisa-sisa keberanian berjuang
Untuk sebuah senyuman terindah Continue reading

Rate this:

Advertisements
Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Literature, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

RINDU

RINDU. Mungkin aku merindukannya. Dia yang selalu memberiku semangat sekaligus kebanggaan Aku rindu dia. Setiap kali melihat matanya berbinar-binar seperti anak kecil, aku merasa sebagai pria terbaik.
Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

SALAM KEPADA MALAHAYATI

Tapi ada sebuah hati tak terlalu peduli, ia terluka seperti aku sendiri mempunyainya. Disana ia yang masih terlibat air mata dan darah. Ia dan aku sama, merindukan sang kekasih nan jauh di Selat Malaka. Yang tercinta, Malahayati. Wahai angin, kutitipkan salam untuknya, kuharap disana ia baik-baik saja. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah, Kolom, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment

KESADARAN LITERASI

Tentang literasi, ini sebenarnya sulit. Di satu sisi memang Dek Afi mengakui dia meniru. Itu salah dan memang plagiasi. Tapi sekali lagi harus diingat, apa yang dituliskan oleh Dek Afi tersebut terjadi di ranah sosial bukan jurnal ilmiah. Di satu sisi menerapkan kaidah-kaidah ilmiah secara rigid kepada sebuah status Facebook adalah konyol. Continue reading

Rate this:

Posted in Asal Usil, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , , , | 2 Comments

RADIKALISME YANG TAK AKAN PERNAH MATI

Kemurnian niat, ketika membantu orang. Itu adalah harta berharga bagi Indonesia. Itulah Radikalisme yang sesungguhnya, membantu tanpa mengharapkan materi. Islam sendiri adalah rumah yang ramah, yang hijau. Ketika ketika memiliki masalah yang tak terselesaikan, kemanakah kita hendak mengadu? Kemanakah kita menuntut keadilan yang mungkin sulit dicapai di dunia ini. Hanya kepada Allah S.W.T semata. Continue reading

Rate this:

Posted in Asal Usil, Cerita, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Reportase | Tagged , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment

MENGENAL LEBIH DEKAT POCUT BAREN

Di kota Banda Aceh, ada sebuah jalan yang menghubungkan antara Jambotape dengan Peunayong. Terkenal sebagai pusat perdagangan komputer / elektronik. Jalan Pocut Baren. Siapakah dia? Mungkin kita tidak menemukan namanya dalam daftar pahlawan nasional Republik Indonesia, sehingga sedikit merasa asing. Mengapa namanya ditabalkan menjadi nama sebuah jalan? Continue reading

Rate this:

Posted in Asal Usil, Buku, Cerita, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kisah-Kisah, Kolom, Opinion, Reportase, Review | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 92 Comments

BERSATULAH ASSOSIASI BUDJANG LAPOK

Penyair menghimbau, “wahai para bujang lapok diseluruh dunia. Bersatulah! Jangan biarkan ada siapapun yang merendahkan kalian. Dan jika ada yang berhak menertawakan kalian, itu hanya Tuhan sendiri!” Continue reading

Rate this:

Posted in Asal Usil, Cerita, Kisah-Kisah | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 18 Comments

KAKI GAJAH BAGIAN DUA

Seperti umumnya nostalgia, yang dulu banal pun jadi bagus, yang bersahaja jadi seperti seakan dalam, dan yang terancam punah seakan-akan jadi azimat. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | 4 Comments

A MAN OF FUTURE

Life like an incarnation in its struggle with uncomprehending, prosaic ordinaries, the eternal conflict between the ideal and the real. Continue reading

Rate this:

Posted in Fiction, International, Literature, Poetry, Review, Story | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Comments

LORD HADID OF EQUAL RIVER, WAHAM

Di sebuah desa yang terletak di distrik Equal River, hidup seorang lelaki bernama Hamid. Usianya empat puluh tahun, pendek, berisi dan berwajah bundar. Hamid berkehidupan dengan menanam cabai. I Continue reading

Rate this:

Posted in Asal Usil, Cerita, Kisah-Kisah | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Comments