UNTUK SEBUAH SENYUMAN

Berjuang Untuk sebuah senyuman terindah

UNTUK SEBUAH SENYUMAN

 

Laut yang kian merahkan warna-warna tengelam

Jiwa-jiwa menangis air mata berbaur sia-sia

Sembilu menghentak membatu

Terasing dan semakin asing

 

Bagian-bagian kenangan lama semakin menjauh

Titik-titik harapan tak kunjung menyala

Keluh kesah berpusar menarik kedalam

Terseret jauh dan semakin menjauh

 

Didiri yang semakin terbuang cemas untuk kembali

Merasakan ragu sepanjang waktu dan membisu

Mengumpulkan sisa-sisa keberanian berjuang

Untuk sebuah senyuman terindah

 

Banda Aceh, Selasa 24 September 2002

Advertisements

About tengkuputeh

Cepat seperti angin // Tekun seperti hujan // Bergairah seperti api // Diam seperti gunung // Misterius seperti laut // Kejam seperti badai // Anggun seperti ngarai // Hening seperti hutan // Dalam seperti lembah // Lembut seperti awan // Tangguh seperti karang // Sederhana seperti debu // Menyelimuti seperti udara // Hangat seperti matahari // Luas seperti angkasa // Berserakan seperti debu //
This entry was posted in Puisiku and tagged , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s