MENYELUSURI JEJAK DARA PORTUGIS DI ACEH

 

Dara Portugis di Aceh yang melegenda kecantikannya.

MENYELUSURI JEJAK DARA PORTUGIS DI ACEH

Dari mana datangnya dara portugis di Aceh? Menurut catatan sejarah ketika armada Portugis dibawah pimpinan Alfonso Alberqueque hendak menaklukkan kota Malaka tahun 1511 M, Raja Portugis mengirimkan pasukan untuk membantu namun sayang pasukan tersebut tidak pernah sampai karena terdampar dipesisir Barat Sumatera tepatnya kota Lamno, Aceh dan kehilangan kontak dengan pasukan induknya di Goa/ India (pusat koloni Portugis saat itu) maupun dengan pasukan Portugis di Malaka. Dengan segera pasukan Portugis tersebut ditawan oleh Sultan Aceh saat itu, dan pasukan Portugis itu segera dimanfaatkan oleh Sultan Aceh saat itu yaitu Sultan Ali Mogayatsyah untuk mengembangkan armada perang Aceh meliputi pembuatan meriam, kapal perang, mesiu sehingga nantinya Kesultanan Aceh dapat memerdekakan diri dari Kerajaan Pedir Hindu (didaerah Aceh Pidie sekarang). Fakta sejarah tidak tercatat secara resmi, sehingga lebih meyerupai sebuah legenda.

Tak pelak keturunan bangsa Portugis tersebut ada yang tetap tinggal di Aceh dan berbaur dengan penduduk lokal, sehingga di Aceh terkenal sebuah idiom yaitu Bule Lamno, yaitu orang hasil perkawinan campur antara bekas keturunan Portugis dengan penduduk lokal (kebanyakan bermata coklat) namun bercakap-cakap dengan bahasa lokal.

Daerah tersebut juga terdapat sebuah suku eksklusif (Sebagian keturunan Eropa tersebut menutup diri yang tidak berkawin campur dengan penduduk lokal) bernama “suku mata biru” namun jumlahnya relativif sangat sedikit. Bahkan banyak pemuda dari dalam dan luar Aceh terkadang sengaja mencari jodoh kepesisir Barat, siapa tahu mendapatkan “Dara Portugis” tersebut.

Sedangkan menurut cerita penduduk lokal, kaum keturunan Eropa tersebut adalah rombongan keturunan dari umat Muslim yang melarikan diri dari Renquista dari Ratu Isabella dan Ferdinand dari Castilla/Arragorn (Spanyol sekarang) hingga keujung dunia ketika Andalusia ditaklukkan oleh pasukan Salib.

Ketika mudik kemarin ke pesisir Barat setelah sekian lama Abu tidak menjejakkan kaki dipesisir Barat, Abu secara iseng ingin melihat apa yang dinamakan “Dara Portugis.” Ketika melewati kota Lamno (Sekitar 80 Km dari kota Banda Aceh), maka Abu menanyakan kepada penduduk lokal mengenai ilwal keberadaan Dara Portugis tersebut (Siapa tahu………?).

Menurut SBR (32 tahun) penduduk kota Lamno “Setelah Tsunami menghantam pesisir Barat Aceh Desember 2004 suku mata biru tidak pernah terlihat lagi, sedangkan yang yang bermata coklat masih ada namun sudah banyak yang meninggalkan kota tersebut kebanyakan menikah dengan pendatang dan meninggalkan kampung halaman.

Cerita penduduk itu mengingatkan kepada nenek Abu, beliau pernah bercerita kalau ibu beliau yaitu nenek buyut Abu memiliki mata biru, dan satu kaitan lagi ketika Abu masih kecil ada satu lagu yang popular yaitu lagu ISABELLA yang dinyanyikan oleh Grup Band SEACH asal Malaysia, waktu itu lagu tersebut sangat popular sehingga Abu yang masih kecil sangat menyukai lagu tersebut. Tapi ketika Abu menyanyikan lagu tersebut didepan nenek, beliau sangat marah dan menyuruh Abu untuk tidak pernah lagi menyanyikan lagu tersebut.

Ketika Abu menanyakan korelasi antara kedua hal tersebut kepada ibu Abu, beliau hanya angkat bahu. Dan ketika Abu menanyakan apakah ada kemungkinan bahwa Abu memiliki keturunan muslim Eropa yang diusir oleh Ratu Isabella, beliau hanya tersenyum. Dan ketika Abu menanyakan mengapa Abu ini tidak memiliki kemiripan dengan keturunan Portugis tersebut, ibu Abu menjawab dengan santainya “Mungkin kamu terlalu banyak kandungan lokalnya!”

Terlalu banyak kandungan lokal? Memangnya Abu produk Assembling githu? Memangnya orang bisa dirakit apa?

XXX

Berziah ke makam Po Teumeuruhom dari Kerajaan Daya (Lamno Aceh Jaya), sebuah kerajaan di masa silam sebagai cikal bakal Kesultanan Aceh Darussalam. Daerah Daya sampai saat ini masih dihuni oleh keturunan Portugis walaupun jumlahnya sekarang sangat sedikit.

Artikel lain tentang sejarah Aceh:

  1. PEREMPUAN ACEH FULL POWER 4 AGUSTUS 2008;
  2. TEUKU UMAR PAHLAWAN 11 FEBRUARI 2011;
  3. FILOSOFI GOB 10 OKTOBER 2011;
  4. KEBENARAN YANG SAMAR 28 FEBRUARI 2013;
  5. GAM CANTOI TIADA 30 MARET 2013;
  6. PERANG CUMBOK SEBUAH REVOLUSI SOSIAL DI ACEH (1946-1947) 18 JUNI 2013;
  7. TSUNAMI 26 DESEMBER 2015;
  8. PERADABAN TANPA TULISAN 25 FEBRUARI 2016;
  9. SURAT TENGKU CHIK DI TIRO KEPADA RESIDEN VAN LANGEN AGAR TERCAPAI PERDAMAIAN DALAM PERANG ACEH MAKA BELANDA HARUS MEMELUK AGAMA ISLAM DI TAHUN 1885 4 NOVEMBER 2016;
  10. PARA PENYEBAR KEBOHONGAN 13 NOVEMBER 2016;
  11. MENGUNJUNGI RUMAH PAHLAWAN NASIONAL CUT MEUTIA 17 APRIL 2017;
  12. SAMUDERA PASAI SEBAGAI TITIK TOLAK ISLAM DI ASIA TENGGARA, SEBUAH UPAYA MELAWAN PSEUDO SEJARAH 24 APRIL 2017;
  13. EMAS, KAFIR DAN MAUT 20 APRIL 2017;
  14. MENGENAL LEBIH DEKAT POCUT BAREN 5 MEI 2017;
  15. OPERASI PENYERGAPAN BELANDA TERHADAP CUT MEUTIA 7 MEI 2017;
  16. MENGUNJUNGI PAMERAN BATU NISAN ACEH SEBAGAI WARISAN BUDAYA ISLAM DI ASIA TENGGARA 15 MEI 2017;
  17. KESULTANAN ACEH NEGARA BERDAULAT PERTAMA YANG MENGAKUI KEMERDEKAAN REPUBLIK BELANDA DARI KERAJAAN SPANYOL DI TAHUN 1602 18 MEI 2017;
  18. SYARIAT ISLAM SIAPA TAKUT 6 JUNI 2017;
  19. SENJA DI MALAKA 14 JUNI 2017;
  20. KRITIK KEPADA SULTAN ISKANDAR MUDA 4 JULI 2017;
  21. HIKAYAT SUKU MANTE 5 JULI 2017;
  22. TEUKU NYAK MAKAM, PAHLAWAN ACEH TANPA KEPALA 30 JULI 2017;
  23. ASAL MUASAL BUDAYA KOPI DI ACEH 1 AGUSTUS 2017;
  24. MUSIBAH TENGGELAMNYA KMP GURITA 6 AGUSTUS 2017;
  25. PERANG ACEH, KISAH KEGAGALAN SNOUCK HURGRONJE 7 AGUSTUS 2017;
  26. ACEH DI MATA KOLONIALIS 8 AGUSTUS 2017;
  27. MELUKIS SEJARAH 10 AGUSTUS 2017;
  28. NASIHAT-NASIHAT C. SNOUCK HURGRONJE SEMASA KEPEGAWAIANNYA KEPADA PEMERINTAH HINDIA BELANDA 1889-1936 14 AGUSTUS 2017;
  29. ACEH SEPANJANG ABAD 16 AGUSTUS 2017;
  30. PERANG DI JALAN ALLAH 30 AGUSTUS 2017;
  31. ACEH DAERAH MODAL 7 SEPTEMBER 2017;
  32. 59 TAHUN ACEH MERDEKA DI BAWAH PEMERINTAHAN RATU 12 SEPTEMBER 2017;
  33. KERAJAAN ACEH PADA JAMAN SULTAN ISKANDAR MUDA (1609-1636) 13 SEPTEMBER 2017;
  34. PERISTIWA KEMERDEKAAN DI ACEH 14 SEPTEMBER 2017;
  35. PASAI DALAM PERJALANAN SEJARAH 17 SEPTEMBER 2017;
  36. MATA UANG EMAS KERAJAAN-KERAJAAN DI ACEH 19 SEPTEMBER 2017;
  37. ACEH MENDAKWA 21 SEPTEMBER 2017;
  38. MISI MENCARI MAKAM PARA SULTANAH ACEH 6 OKTOBER 2017;
  39. BERZIARAH KE MAKAM SULTANAH MALIKAH NAHRASYIYAH 8 OKTOBER 2017;
  40. EKSPLOITASI SUMBER DAYA ALAM APAKAH BAGUS UNTUK ACEH 15 OKTOBER 2017;
  41. AROMA MEMIKAT DARI DAPUR ACEH 16 OKTOBER 2017;
  42. TARIKH ACEH DAN NUSANTARA 29 OKTOBER 2017;
  43. PEKUBURAN SERDADU BELANDA PEUCUT KHERKHOF DI BANDA ACEH SEBAGAI SAKSI KEDAHSYATAN PERANG ACEH 11 NOVEMBER 2017;
  44. PEMBERONTAKAN KAUM REPUBLIK KASUS DARUL ISLAM ACEH 17 NOVEMBER 2017;
  45. TUANKU HASYIM WALI NANGGROE YANG DILUPAKAN SEJARAH 19 NOVEMBER 2017;
  46. KOPRS MARSOSE SERDADU PRIBUMI PELAYAN RATU BELANDA 8 DESEMBER 2017;
  47. HIKAYAT-HIKAYAT DARI NEGERI ACEH 16 DESEMBER 2017;
  48. LEGENDA GAJAH PUTIH SEBAGAI ASAL NAMA KABUPATEN BENER MERIAH; 12 JANUARI 2018;
  49. SECANGKIR KOPI DARI ACEH; 22 JANUARI 2018;
  50. ACEH PUNGO (ACEH GILA); 8 FEBRUARI 2018;
  51. SIAPAKAH ORANG ACEH SEBENARNYA; 6 APRIL 2018;
  52. ORANG ACEH DALAM SEJARAH SUMATERA; 15 APRIL 2018;
  53. KETIKA IBNU BATTUTA MELAWAT SAMUDERA PASAI; 16 APRIL 2018;
  54. KISAH HIDUP LAKSAMANA MALAHAYATI; 18 APRIL 2018;
  55. PERANAN LEMBAGA TUHA PEUET DALAM MASYARAKAT ACEH PADA MASA LAMPAU; 5 MEI 2018;
  56. MENYINGKAP MAKNA SYAIR KUTINDHIENG SELAKU MANTRA SIHIR ACEH KUNO; 15 MEI 2018;
  57. SEJARAH KERAJAAN LAMURI; 24 JUNI 2018;
  58. KEBIJAKAN POLITIK ISLAM OLEH SNOUCK HURGRONJE SEBAGAI SARAN KEPADA PEMERINTAH HINDIA BELANDA UNTUK MENGHANCURKAN KEKUATAN ISLAM DI INDONESIA; 25 JUNI 2018;
  59. MASA DEPAN POLITIK DUNIA MELAYU; 28 JULI 2018;
Advertisements
Advertisements

About tengkuputeh

Cepat seperti angin // Tekun seperti hujan // Bergairah seperti api // Diam seperti gunung // Misterius seperti laut // Kejam seperti badai // Anggun seperti ngarai // Hening seperti hutan // Dalam seperti lembah // Lembut seperti awan // Tangguh seperti karang // Sederhana seperti debu // Menyelimuti seperti udara // Hangat seperti matahari // Luas seperti angkasa // Berserakan seperti debu //
This entry was posted in Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kisah-Kisah, Kolom and tagged , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

94 Responses to MENYELUSURI JEJAK DARA PORTUGIS DI ACEH

  1. Assalamualaikum, salam kenal dari Putra Aceh yg sekrg berada di Bumi Jawa. Mampir ya, saya senang bisa bergabung dengan komunitas aceh blogger.

  2. SAMAN UI says:

    cerita mantap dari tengku puteh bisa dibaca untuk anak cucu biar tahu akan sejarah.

  3. tengkuputeh says:

    Jawab
    @ Teuku Azhar ==> Waalaikum salam, salam kenal juga Tengku. Selamat bergabung di Aceh Blogger
    Saman UI ==> Hehehe, Bangsa yang besar adalah bangsa yang belajar dari sejarah. Begitukan bung saman…

  4. oioi says:

    masih ada kok yang bermata biru,,
    alhamdulillah saya pernah liat.. karena saya sering lwt lamno..
    oa, buat kisah abu tuh lucu juga akhirnya..
    -_^

  5. tengkuputeh says:

    Hehehe, masih ada…
    Tapi sudah langka ya…

  6. Baka Kelana says:

    Teman gw orang lamno …orangnya keren banget ..tinggi putih tapi matanya tidak biru…taapi kalau orang Aceh semua udach tahu bahwa yang namanya kebanyakan orang lamno pasti ada keturunan dari orang portugis/portugal..mungkin karena udah terlalu lama berbaur pada jaman dulu

  7. tengkuputeh says:

    Teman Abu masih ada yang matanya biru….
    Dan ada juga yang mukanya Eropa banget, tapi meunyoe marit meu-Aceh that….

  8. peedoss says:

    mau tau tentang dan dimana turunan portugis di lamno biar ngak penasaran ke lamno aja jangan lupa bawa pancing sekalian refresing kita deh

  9. tengkuputeh says:

    Yoi Peedoss

  10. Putra lamno says:

    Ne sy nak lamno

  11. Pingback: ANNUAL REPORT 2012 | FROM KOETARADJA WITH LOVE

  12. Anonym says:

    Maaf abu, ada juga cerita dari orangtua bahwa sebagian tentara ratu isabel tsb memaksa perempuan aceh utk kawin paksa, oleh karena itu mereka pantang sekali mendengar nama isabel n portugis. Kata orangtua di daerah lain sih

    • tengkuputeh says:

      Mungkin ada kesamaan cerita antara satu daerah dengan daerah lainnya, dikarenakan kejadian yang sama pada orang yang berbeda. Untuk wilayah lain, Abu belum tahu, Baik sekali jika diceritakan juga.

  13. Pingback: TEUKU NYAK MAKAM, PAHLAWAN ACEH TANPA KEPALA | Tengkuputeh

  14. Pingback: TEUKU UMAR PAHLAWAN | Tengkuputeh

  15. Pingback: FILOSOFI GOB | Tengkuputeh

  16. Pingback: KEBENARAN YANG SAMAR | Tengkuputeh

  17. Pingback: ASAL MUASAL BUDAYA KOPI DI ACEH | Tengkuputeh

  18. Pingback: HIKAYAT SUKU MANTE | Tengkuputeh

  19. Pingback: SENJA DI MALAKA | Tengkuputeh

  20. Pingback: MENGUNJUNGI PAMERAN BATU NISAN ACEH SEBAGAI WARISAN BUDAYA ISLAM DI ASIA TENGGARA | Tengkuputeh

  21. Pingback: KRITIK KEPADA SULTAN ISKANDAR MUDA | Tengkuputeh

  22. Pingback: OPERASI PENYERGAPAN BELANDA TERHADAP CUT MEUTIA | Tengkuputeh

  23. Pingback: EMAS, KAFIR DAN MAUT | Tengkuputeh

  24. Pingback: PARA PENYEBAR KEBOHONGAN | Tengkuputeh

  25. Pingback: MENGUNJUNGI RUMAH PAHLAWAN NASIONAL CUT MEUTIA | Tengkuputeh

  26. Pingback: SAMUDERA PASAI SEBAGAI TITIK TOLAK ISLAM DI ASIA TENGGARA, SEBUAH UPAYA MELAWAN PSEUDO SEJARAH | Tengkuputeh

  27. Pingback: MUSIBAH TENGGELAMNYA KMP GURITA (1996) | Tengkuputeh

  28. Pingback: PERANG CUMBOK SEBUAH REVOLUSI SOSIAL DI ACEH (1946-1947) | Tengkuputeh

  29. Pingback: PEREMPUAN ACEH FULL POWER | Tengkuputeh

  30. Pingback: TSUNAMI | Tengkuputeh

  31. Pingback: PERADABAN TANPA TULISAN | Tengkuputeh

  32. Pingback: ACEH DI MATA KOLONIALIS | Tengkuputeh

  33. Pingback: PERANG ACEH KISAH KEGAGALAN SNOUCK HURGRONJE | Tengkuputeh

  34. Pingback: NASIHAT-NASIHAT C. SNOUCK HURGRONJE | Tengkuputeh

  35. Pingback: MELUKIS SEJARAH | Tengkuputeh

  36. Pingback: ACEH SEPANJANG ABAD | Tengkuputeh

  37. Pingback: SURAT TENGKU CHIK DI TIRO KEPADA RESIDEN VAN LANGEN AGAR TERCAPAI PERDAMAIAN DALAM PERANG ACEH MAKA BELANDA HARUS MEMELUK AGAMA ISLAM DI TAHUN 1885 | Tengkuputeh

  38. Pingback: PERANG DI JALAN ALLAH | Tengkuputeh

  39. Pingback: ACEH DAERAH MODAL | Tengkuputeh

  40. Pingback: GAM CANTOI TIADA | Tengkuputeh

  41. Pingback: MENGENAL LEBIH DEKAT POCUT BAREN | Tengkuputeh

  42. Pingback: SYARIAT ISLAM SIAPA TAKUT | Tengkuputeh

  43. Pingback: 59 TAHUN ACEH MERDEKA Dl BAWAH PEMERINTAHAN RATU | Tengkuputeh

  44. Pingback: 59 TAHUN ACEH MERDEKA DI BAWAH PEMERINTAHAN RATU | Tengkuputeh

  45. Pingback: KERAJAAN ACEH JAMAN SULTAN ISKANDAR MUDA (1607-1636) | Tengkuputeh

  46. Pingback: PERISTIWA KEMERDEKAAN DI ACEH | Tengkuputeh

  47. Pingback: PASAI DALAM PERJALANAN SEJARAH | Tengkuputeh

  48. Pingback: KESULTANAN ACEH NEGARA BERDAULAT PERTAMA YANG MENGAKUI KEMERDEKAAN REPUBLIK BELANDA DARI KERAJAAN SPANYOL DI TAHUN 1602 | Tengkuputeh

  49. Pingback: MATA UANG EMAS KERAJAAN-KERAJAAN DI ACEH | Tengkuputeh

  50. Pingback: ATJEH MENDAKWA | Tengkuputeh

  51. Pingback: MISI MENCARI MAKAM PARA SULTANAH ACEH | Tengkuputeh

  52. Pingback: BERZIARAH KE MAKAM SULTANAH MALIKAH NAHRASYIYAH | Tengkuputeh

  53. Pingback: EKSPLORASI SUMBER DAYA ALAM APAKAH BAGUS UNTUK ACEH | Tengkuputeh

  54. Pingback: EKSPLOITASI SUMBER DAYA ALAM APAKAH BAGUS UNTUK ACEH | Tengkuputeh

  55. Pingback: AROMA MEMIKAT DARI DAPUR ACEH | Tengkuputeh

  56. Pingback: TARIKH ACEH DAN NUSANTARA | Tengkuputeh

  57. Pingback: PEKUBURAN SERDADU BELANDA PEUCUT KHERKHOF DI BANDA ACEH SEBAGAI SAKSI KEDAHSYATAN PERANG ACEH | Tengkuputeh

  58. Pingback: PEMBERONTAKAN KAUM REPUBLIK KASUS DARUL ISLAM ACEH | Tengkuputeh

  59. Pingback: TUANKU HASYIM WALI NANGGROE YANG DILUPAKAN SEJARAH | Tengkuputeh

  60. Pingback: ANGIN DINGIN MENEPATI JANJI | Tengkuputeh

  61. Pingback: KORPS MARSOSE, PASUKAN PRIBUMI PELAYAN RATU BELANDA | Tengkuputeh

  62. Pingback: KORPS MARSOSE, SERDADU PRIBUMI PELAYAN RATU BELANDA | Tengkuputeh

  63. Pingback: HIKAYAT-HIKAYAT DARI NEGERI ACEH | Tengkuputeh

  64. Pingback: LEGENDA GAJAH PUTIH SEBAGAI ASAL NAMA KABUPATEN BENER MERIAH | Tengkuputeh

  65. Pingback: SECANGKIR KOPI DARI ACEH | Tengkuputeh

  66. Pingback: SEGALA SESUATU MEMILIKI ASAL MULA | Tengkuputeh

  67. Pingback: ACEH PUNGO (ACEH GILA) | Tengkuputeh

  68. Pingback: PEREMPUAN ACEH FULL POWER - TengkuputehTengkuputeh

  69. Pingback: MELUKIS SEJARAH - TengkuputehTengkuputeh

  70. Pingback: PERANG ACEH KISAH KEGAGALAN SNOUCK HURGRONJE - TengkuputehTengkuputeh

  71. Pingback: SURAT TENGKU CHIK DI TIRO KEPADA RESIDEN VAN LANGEN AGAR TERCAPAI PERDAMAIAN DALAM PERANG ACEH MAKA BELANDA HARUS MEMELUK AGAMA ISLAM DI TAHUN 1885 - TengkuputehTengkuputeh

  72. Pingback: BERZIARAH KE MAKAM SULTANAH MALIKAH NAHRASYIYAH - TengkuputehTengkuputeh

  73. Pingback: MISI MENCARI MAKAM PARA SULTANAH ACEH - TengkuputehTengkuputeh

  74. Pingback: NASIHAT-NASIHAT C. SNOUCK HURGRONJE - TengkuputehTengkuputeh

  75. Pingback: MENGENAL LEBIH DEKAT POCUT BAREN - TengkuputehTengkuputeh

  76. Pingback: GAM CANTOI TIADA - TengkuputehTengkuputeh

  77. Pingback: KETIKA IBNU BATTUTA MELAWAT SAMUDERA PASAI | TengkuputehTengkuputeh

  78. Pingback: KISAH HIDUP LAKSAMANA MALAHAYATI | TengkuputehTengkuputeh

  79. Pingback: ORANG ACEH DALAM SEJARAH SUMATERA | TengkuputehTengkuputeh

  80. Pingback: SENJA DI MALAKA | TengkuputehTengkuputeh

  81. Pingback: PERANAN LEMBAGA TUHA PEUET DALAM MASYARAKAT ACEH PADA MASA LAMPAU | Tengkuputeh

  82. Pingback: MENYINGKAP MAKNA SYAIR KUTINDHIENG SELAKU MANTRA SIHIR ACEH KUNO | Tengkuputeh

  83. Pingback: TEUKU UMAR PAHLAWAN | Tengkuputeh

  84. Pingback: FILOSOFI GOB | Tengkuputeh

  85. Pingback: PERANG CUMBOK SEBUAH REVOLUSI SOSIAL DI ACEH (1946-1947) | Tengkuputeh

  86. Pingback: KEBIJAKAN POLITIK ISLAM OLEH SNOUCK HURGRONJE SEBAGAI SARAN KEPADA PEMERINTAH HINDIA BELANDA UNTUK MENGHANCURKAN KEKUATAN ISLAM DI INDONESIA | Tengkuputeh

  87. Pingback: MASA DEPAN POLITIK DUNIA MELAYU | TengkuputehTengkuputeh

  88. Pingback: EDISI KHUSUS SERI PAHLAWAN NASIONAL PRANGKO 100 TAHUN CUT NYAK DHIEN | TengkuputehTengkuputeh

  89. Pingback: SAMUDERA PASAI SEBAGAI TITIK TOLAK ISLAM DI ASIA TENGGARA, SEBUAH UPAYA MELAWAN PSEUDO SEJARAH | TengkuputehTengkuputeh

  90. Pingback: HIKAYAT SUKU MANTE | TengkuputehTengkuputeh

  91. Pingback: PERANG DI JALAN ALLAH | TengkuputehTengkuputeh

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.