SYARIAT ISLAM SIAPA TAKUT

Seorang pria yang terbukti melakukan hubungan sesama jenis menerima hukuman cambuk di Banda Aceh, 23 Mei 2017. Sekitar 1.000 orang menyaksikan proses hukum cambuk tersebut. REUTERS

SYARIAT ISLAM SIAPA TAKUT

Di Tahun 2005. Sebuah artikel dalam International Herald Tribune berjudul Islamizing Indonesia oleh Michael Vatiokis seorang mantan pemimpin redaksi Majalah Far Eastern Asia berisi ketakutan global mengenai penyebaran militansi Islam dan semakin gamblang ketika Majelis Ulama Indonesia telah menerbitkan fatwa-fatwa yang melarang pernikahan campuran, plurarisme agama dan doa-doa antar umat agama.

Pada hari Selasa 23 Mei 2017. Dua pria sepasang gay di cambuk di halaman Masjid Lamgugob, Kecamatan Syiah Kuala. Mereka di vonis bersalah karena melakukan perbuatan liwath. Mereka dirotan sebanyak 83 kali. Hukuman tersebut dikurangi 2 kali atau dua bulan tahanan, sesuai vonis hakim.

Dunia Internasional pun gaduh. “Hukuman cambuk dan kriminalisasi hubungan seks sesama jenis merupakan pelanggaran mencolok terhadap hukum hak asasi manusia internasional,” kata Deputi Direktur Amnesti Internasional untuk Asia Tenggara dan Pasifik, Josef Benedict.

“Masyarakat internasional harus memberikan tekanan kepada Indonesia agar menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi komunitas LGBTI sebelum situasi semakin memburuk. Tidak ada yang harus dihukum karena melakukan hubungan seks atas dasar suka sama suka,” tambahnya.

Voaindonesia menambahkan Homoseksualitas tidak ilegal di Indonesia, namun Aceh, provinsi paling konservatif di negara berpenduduk mayoritas Muslim itu, memperkenalkan undang-undang anti-homoseksualitas pada tahun 2014.

Ada banyak tulisan dan kecaman dari dunia internasional yang berisikan keluhan mengenai terjadinya proses “perlahan-lahan mensyariatkan Indonesia”. Tulisan ini jelas memberikan informasi kepada kita dengan gamblang betapa dunia Internasional ketakutan terhadap kemungkinan terbentuknya syariat Islam di Indonesia.

Didalam negeri, isu-isu syariat Islam sudah ada sejak terbentuknya Negara ini, dihapusnya tujuh kata dalam Piagam Jakarta merupakan awal dari rentetan kejadian lainnya yang mengikuti dibelakang hari seperti ; Perdebatan hebat dalam sidang konstituante antara kubu Islam yang dimotori Masyumi, NU dan PSII dengan kubu Nasionalis dan Kristen yang dibackup PNI, PKI, IPKI, Partindo dan Partai katolik ; Pengesahan RUU Perkawinan tahun 1973 juga menghadapi sidang alot di DPR untuk akhirnya menjadi UU No 1 Tahun 1974 ; dan usaha untuk melegalkan aborsi mewarnai sejarah perjalanan negeri.

Dalam konteks lokal bagaimanakah nasib penegakan syariat Islam di provinsi Aceh yang sesungguhnya merupakan Pilot Project penegakan syariat Islam di Indonesia. Bagaimana pun Syariat Islam disambut gembira oleh masyarakat aceh, karena kejayaan masa lalu Aceh dicapai dengan Islam dan semoga masa depan Aceh juga lebih baik dengan diberlakukannya syariat Islam.

Namun, sungguh tidak adil jika syariat Islam di Aceh dijadikan barometer keberhasilan Syariat islam di Indonesia. Hal ini didasari Aceh belum sepenuhnya berjalan maksimal dibanyak daerah di Aceh sendiri.

Dalam pelaksanaannya syariat Islam di aceh belum merata dan banyak ketidakpuasan masyarakat mengenai tekhnis pelaksanaannya, padahal sebagian besar masyarakat aceh menaruh harapan yang sangat besar terhadap pelaksanaan syariat Islam. Akan tetapi dampak positif dari pelaksanaan syariat Islam di aceh juga mulai tampak sedikit demi sedikit dimulai dari kewajiban kaum perempuan mengenakan jilbab bila hendak keluar rumah, ditutupnya toko-toko menjelang shalat Jumat, menurunnya perbuatan-perbuatan yang melanggar syariat itu sendiri serta banyak lagi.

Apakah pelaksanaan syariat Islam di Aceh berjalan mulus tanpa hambatan? Tentu masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan segera seperti masih minimnya kemampuan untuk menyentuh hal-hal yang substansial dan hanya menyentuh hal-hal sepele. Syariat Islam bukan hanya raziakan?

Jumat tadi, sang Khatib mengatakan bahwa syariat Islam yang diberlakukan saat ini di Aceh banyak menghadapi kendala, tapi semua itu janganlah dilihat sebagai masalah akan tetapi lihatlah ini semua sebagai peluang atau kesempatan untuk memperbaiki diri dan memantapkan diri kepada syariat Islam. Yang menjadi pertanyaannya akankah begitu? Semoga saja, hanya kepada Allah S.W.T kita berharap penuh dan seluruh.

Artikel lain tentang sejarah Aceh:

  1. PEREMPUAN ACEH FULL POWER 4 AGUSTUS 2008
  2. MENYUSURI JEJAK DARA PORTUGIS DI ACEH 6 DESEMBER 2008
  3. TEUKU UMAR PAHLAWAN 11 FEBRUARI 2011
  4. FILOSOFI GOB 10 OKTOBER 2011
  5. KEBENARAN YANG SAMAR 28 FEBRUARI 2013
  6. GAM CANTOI TIADA 30 MARET 2013
  7. PERANG CUMBOK SEBUAH REVOLUSI SOSIAL DI ACEH (1946-1947) 18 JUNI 2013
  8. TSUNAMI 26 DESEMBER 2015
  9. PERADABAN TANPA TULISAN 25 FEBRUARI 2016
  10. SURAT TENGKU CHIK DI TIRO KEPADA RESIDEN VAN LANGEN AGAR TERCAPAI PERDAMAIAN DALAM PERANG ACEH MAKA BELANDA HARUS MEMELUK AGAMA ISLAM DI TAHUN 1885 4 NOVEMBER 2016
  11. PARA PENYEBAR KEBOHONGAN 13 NOVEMBER 2016
  12. MENGUNJUNGI RUMAH PAHLAWAN NASIONAL CUT MEUTIA 17 APRIL 2017
  13. SAMUDERA PASAI SEBAGAI TITIK TOLAK ISLAM DI ASIA TENGGARA, SEBUAH UPAYA MELAWAN PSEUDO SEJARAH 24 APRIL 2017
  14. EMAS, KAFIR DAN MAUT 20 APRIL 2017
  15. MENGENAL LEBIH DEKAT POCUT BAREN 5 MEI 2017
  16. OPERASI PENYERGAPAN BELANDA TERHADAP CUT MEUTIA 7 MEI 2017
  17. MENGUNJUNGI PAMERAN BATU NISAN ACEH SEBAGAI WARISAN BUDAYA ISLAM DI ASIA TENGGARA 15 MEI 2017
  18. SYARIAT ISLAM SIAPA TAKUT 6 JUNI 2017
  19. KESULTANAN ACEH NEGARA BERDAULAT PERTAMA YANG MENGAKUI KEMERDEKAAN REPUBLIK BELANDA DARI KERAJAAN SPANYOL DI TAHUN 1602 18 MEI 2017
  20. SENJA DI MALAKA 14 JUNI 2017
  21. KRITIK KEPADA SULTAN ISKANDAR MUDA 4 JULI 2017
  22. HIKAYAT SUKU MANTE 5 JULI 2017
  23. TEUKU NYAK MAKAM, PAHLAWAN ACEH TANPA KEPALA 30 JULI 2017
  24. ASAL MUASAL BUDAYA KOPI DI ACEH 1 AGUSTUS 2017
  25. MUSIBAH TENGGELAMNYA KMP GURITA 6 AGUSTUS 2017
  26. PERANG ACEH, KISAH KEGAGALAN SNOUCK HURGRONJE 7 AGUSTUS 2017
  27. ACEH DI MATA KOLONIALIS 8 AGUSTUS 2017
  28. MELUKIS SEJARAH 10 AGUSTUS 2017
  29. NASIHAT-NASIHAT C. SNOUCK HURGRONJE SEMASA KEPEGAWAIANNYA KEPADA PEMERINTAH HINDIA BELANDA 1889-1936 14 AGUSTUS 2017
  30. ACEH SEPANJANG ABAD 16 AGUSTUS 2017
  31. PERANG DI JALAN ALLAH 30 AGUSTUS 2017
  32. ACEH DAERAH MODAL 7 SEPTEMBER 2017
  33. 59 TAHUN ACEH MERDEKA DI BAWAH PEMERINTAHAN RATU 12 SEPTEMBER 2017
  34. KERAJAAN ACEH PADA JAMAN SULTAN ISKANDAR MUDA (1609-1636) 13 SEPTEMBER 2017
  35. PERISTIWA KEMERDEKAAN DI ACEH 14 SEPTEMBER 2017
  36. PASAI DALAM PERJALANAN SEJARAH 17 SEPTEMBER 2017
  37. MATA UANG EMAS KERAJAAN-KERAJAAN DI ACEH 19 SEPTEMBER 2017
  38. ACEH MENDAKWA 21 SEPTEMBER 2017
  39. MISI MENCARI MAKAM PARA SULTANAH ACEH 6 OKTOBER 2017
  40. BERZIARAH KE MAKAM SULTANAH MALIKAH NAHRASYIYAH 8 OKTOBER 2017
  41. EKSPLOITASI SUMBER DAYA ALAM APAKAH BAGUS UNTUK ACEH 15 OKTOBER 2017
  42. AROMA MEMIKAT DARI DAPUR ACEH 16 OKTOBER 2017
  43. TARIKH ACEH DAN NUSANTARA 29 OKTOBER 2017
  44. PEKUBURAN SERDADU BELANDA PEUCUT KHERKHOF DI BANDA ACEH SEBAGAI SAKSI KEDAHSYATAN PERANG ACEH 11 NOVEMBER 2017
  45. PEMBERONTAKAN KAUM REPUBLIK KASUS DARUL ISLAM ACEH 17 NOVEMBER 2017
Advertisements

About tengkuputeh

Cepat seperti angin // Tekun seperti hujan // Bergairah seperti api // Diam seperti gunung // Misterius seperti laut // Kejam seperti badai // Anggun seperti ngarai // Hening seperti hutan // Dalam seperti lembah // Lembut seperti awan // Tangguh seperti karang // Sederhana seperti debu // Menyelimuti seperti udara // Hangat seperti matahari // Luas seperti angkasa // Berserakan seperti debu //
This entry was posted in Kolom, Mari Berpikir, Opini and tagged , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

47 Responses to SYARIAT ISLAM SIAPA TAKUT

  1. Pingback: ISLAMIC SHARIAH WHO IS AFRAID, A CASE STUDY IN ACEH | Tengkuputeh

  2. Pingback: FILOSOFI GOB | Tengkuputeh

  3. Pingback: MENGUNJUNGI RUMAH PAHLAWAN NASIONAL CUT MEUTIA | Tengkuputeh

  4. Pingback: SAMUDERA PASAI SEBAGAI TITIK TOLAK ISLAM DI ASIA TENGGARA, SEBUAH UPAYA MELAWAN PSEUDO SEJARAH | Tengkuputeh

  5. Pingback: MUSIBAH TENGGELAMNYA KMP GURITA (1996) | Tengkuputeh

  6. Pingback: TEUKU NYAK MAKAM, PAHLAWAN ACEH TANPA KEPALA | Tengkuputeh

  7. Pingback: ASAL MUASAL BUDAYA KOPI DI ACEH | Tengkuputeh

  8. Pingback: PERANG CUMBOK SEBUAH REVOLUSI SOSIAL DI ACEH (1946-1947) | Tengkuputeh

  9. Pingback: PEREMPUAN ACEH FULL POWER | Tengkuputeh

  10. Pingback: MENYELUSURI JEJAK DARA PORTUGIS DI ACEH | Tengkuputeh

  11. Pingback: TEUKU UMAR PAHLAWAN | Tengkuputeh

  12. Pingback: KEBENARAN YANG SAMAR | Tengkuputeh

  13. Pingback: TSUNAMI | Tengkuputeh

  14. Pingback: PERADABAN TANPA TULISAN | Tengkuputeh

  15. Pingback: SURAT TENGKU CHIK DI TIRO KEPADA RESIDEN VAN LANGEN AGAR TERCAPAI PERDAMAIAN DALAM PERANG ACEH MAKA BELANDA HARUS MEMELUK AGAMA ISLAM DI TAHUN 1885 | Tengkuputeh

  16. Pingback: ACEH DI MATA KOLONIALIS | Tengkuputeh

  17. Pingback: PERANG ACEH KISAH KEGAGALAN SNOUCK HURGRONJE | Tengkuputeh

  18. Pingback: NASIHAT-NASIHAT C. SNOUCK HURGRONJE | Tengkuputeh

  19. Pingback: MELUKIS SEJARAH | Tengkuputeh

  20. Pingback: MENGUNJUNGI PAMERAN BATU NISAN ACEH SEBAGAI WARISAN BUDAYA ISLAM DI ASIA TENGGARA | Tengkuputeh

  21. Pingback: ACEH SEPANJANG ABAD | Tengkuputeh

  22. Pingback: PARA PENYEBAR KEBOHONGAN | Tengkuputeh

  23. Pingback: PERANG DI JALAN ALLAH | Tengkuputeh

  24. Pingback: ACEH DAERAH MODAL | Tengkuputeh

  25. Pingback: GAM CANTOI TIADA | Tengkuputeh

  26. Pingback: OPERASI PENYERGAPAN BELANDA TERHADAP CUT MEUTIA | Tengkuputeh

  27. Pingback: EMAS, KAFIR DAN MAUT | Tengkuputeh

  28. Pingback: MENGENAL LEBIH DEKAT POCUT BAREN | Tengkuputeh

  29. Pingback: SENJA DI MALAKA | Tengkuputeh

  30. Pingback: 59 TAHUN ACEH MERDEKA Dl BAWAH PEMERINTAHAN RATU | Tengkuputeh

  31. Pingback: 59 TAHUN ACEH MERDEKA DI BAWAH PEMERINTAHAN RATU | Tengkuputeh

  32. Pingback: KERAJAAN ACEH JAMAN SULTAN ISKANDAR MUDA (1607-1636) | Tengkuputeh

  33. Pingback: PERISTIWA KEMERDEKAAN DI ACEH | Tengkuputeh

  34. Pingback: PASAI DALAM PERJALANAN SEJARAH | Tengkuputeh

  35. Pingback: KESULTANAN ACEH NEGARA BERDAULAT PERTAMA YANG MENGAKUI KEMERDEKAAN REPUBLIK BELANDA DARI KERAJAAN SPANYOL DI TAHUN 1602 | Tengkuputeh

  36. Pingback: MATA UANG EMAS KERAJAAN-KERAJAAN DI ACEH | Tengkuputeh

  37. Pingback: ATJEH MENDAKWA | Tengkuputeh

  38. Pingback: MISI MENCARI MAKAM PARA SULTANAH ACEH | Tengkuputeh

  39. Pingback: BERZIARAH KE MAKAM SULTANAH MALIKAH NAHRASYIYAH | Tengkuputeh

  40. Pingback: EKSPLORASI SUMBER DAYA ALAM APAKAH BAGUS UNTUK ACEH | Tengkuputeh

  41. Pingback: EKSPLOITASI SUMBER DAYA ALAM APAKAH BAGUS UNTUK ACEH | Tengkuputeh

  42. Pingback: AROMA MEMIKAT DARI DAPUR ACEH | Tengkuputeh

  43. Pingback: HIKAYAT SUKU MANTE | Tengkuputeh

  44. Pingback: TARIKH ACEH DAN NUSANTARA | Tengkuputeh

  45. Pingback: PEKUBURAN SERDADU BELANDA PEUCUT KHERKHOF DI BANDA ACEH SEBAGAI SAKSI KEDAHSYATAN PERANG ACEH | Tengkuputeh

  46. Pingback: PEMBERONTAKAN KAUM REPUBLIK KASUS DARUL ISLAM ACEH | Tengkuputeh

  47. Pingback: TUANKU HASYIM WALI NANGGROE YANG DILUPAKAN SEJARAH | Tengkuputeh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s