NASIHAT-NASIHAT C. SNOUCK HURGRONJE

Nasihat-nasihat C. Snouck Hurgronje Semasa Kepegawaiannya Kepada Pemerintah Hindia Belanda 1889-1936; Dirangkum oleh E. Gobee dan C. Adriaanse; Penerjemah Sukarsi; Seri Khusus INIS Jilid I-XI; Jakarta: INIS, 1990

NASIHAT-NASIHAT C. SNOUCK HURGRONJE SEMASA KEPEGAWAIANNYA KEPADA PEMERINTAH HINDIA BELANDA 1889-1936

Nasihat-nasihat C. Snouck Hurgronje Semasa Kepegawaiannya Kepada Pemerintah Hindia Belanda 1889-1936; Dirangkum oleh E. Gobee dan C. Adriaanse; Penerjemah Sukarsi; Seri Khusus INIS Jilid I-XI; Jakarta: INIS, 1990

Free download Nasihat-nasihat C. Souck Hurgronje

  1. Nasihat-Nasihat C. Snouck Hurgronje Jilid 1
  2. Nasihat-Nasihat C. Snouck Hurgronje Jilid 2
  3. Nasihat-Nasihat C. Snouck Hurgronje Jilid 3
  4. Nasihat-Nasihat C. Snouck Hurgronje Jilid 4
  5. Nasihat-Nasihat C. Snouck Hurgronje Jilid 5
  6. Nasihat-Nasihat C. Snouck Hurgronje Jilid 6
  7. Nasihat-Nasihat C. Snouck Hurgronje Jilid 7
  8. Nasihat-Nasihat C. Snouck Hurgronje Jilid 8
  9. Nasihat-Nasihat C. Snouck Hurgronje Jilid 9
  10. Nasihat-Nasihat C. Snouck Hurgronje Jilid 10
  11. Nasihat-Nasihat C. Snouck Hurgronje Jilid 11

Review Nasihat-nasihat C. Souck Hurgronje

Hasil Pemikiran Snouck Hurgronje disarikan menjadi Politik Islam Pemerintah Kolonial Belanda

Edisi yang diterbitkan oleh Gobée dan Adriaanse untuk karya Ambtelijke Adviezen van C. Snouck Hurgronje (Nasihat-nasihat C. Snouck Hurgronje semasa Kepegawaiannya), merupakan sebuah karya yang sangat berharga. Dalam edisinya, Gobée telah membatasi diri pada kurun waktu 1889- 1936. Itulah kurun yang sama ketika Snouck secara resmi diangkat untuk memberikan nasihat-nasihat, pertama-tama kepada Pemerintah Hindia Belanda di Betawi, kemudian kepada Pemerintah Belanda di Den Haag.

Jika diikhtisarkan secara ringkas, berarti bahwa edisi Gobée ini dapat digunakan dengan hasil baik sebagai titik tolak bagi penelitian lebih lanjut di bidang Islamologi dan sejarah. Edisi itu boleh dianggap sebagai penggambaran tetap atau “kanonik” terhadap pikiran-pikiran Snouck tentang politik terhadap Islam, serta dapat dipakai sebagai sumber sejarah alternatif yang menyimpulkan pandangan politik terhadap Islam oleh Pemerintah Kolonial dalam kurun waktu yang bersangkutan (1889-1936).

Nasihat-nasihat C. Snouck Hurgronje Semasa Kepegawaiannya Kepada Pemerintah Hindia Belanda 1889-1936; Dirangkum oleh E. Gobee dan C. Adriaanse; Penerjemah Sukarsi; Seri Khusus INIS Jilid I-XI; Jakarta: INIS, 1990

Latar Belakang Nasihat-Nasihat C. Souck Hurgronje Semasa Kepegawaiannya Kepada Pemerintah Hindia Belanda 1889-1936

Sejak Belanda menanamkan kekuatannya di Nusantara, berbagai perlawanan dilakukan orang pribumi untuk mempertahankan posisinya dalam memegang kedaulatan ekonomi dan ideologi. Umumnya, perlawanan dilakukan oleh sebagian besar masyarakat Nusantara yang dipimpin oleh kalangan elit muslim. Misalnya perlawanan Pangeran Diponegoro yang seorang tokoh elit muslim, dimana dalam pertempuranya perlawanan Pangeran Diponogoro  diredam Belanda dengan menelan biaya dan korban yang sangat besar. Selain itu, ada pula perlawanan yang sangat gigih dari rakyat Aceh yang mampu bertahan dari berbagai macam serangan Belanda. Perjuangan rakyat Aceh merupakan perlawanan terpanjang dalam sejarah kolonial di Nusantara.

Perang Diponegoro (1825-1830)

Perang Paderi 1821-1837

Selain perang Diponogoro dan perang Aceh, masih banyak perang-perang lain di Nusantara yang dipimpin oleh para tokoh elit muslim antara lain Perang Paderi, sehingga Belanda akhirnya menyadari bahwa kekuatan Islamlah yang menjadi penyebab munculnya berbagai pemberontakan.

Untuk membatasi gerak umat muslim, akhirnya pemerintah Hindia-Belanda memberlakukan pelarangan haji. Pemerintah Hindia Belanda juga mencegat rombongan kapal-kapal Haji. Hal ini dilakukan karena menurut beberapa pejabat Belanda, penyebab munculnya berbagai pemberontakan di Nusantara diakibatkan oleh kalangan elit muslim yang pernah naik Haji.

Penaklukkan Benteng Koeta Reh, sebuah operasi dibawah pimpinan Van Daalen di Tanah Gayo. Foto diambil 14 Juni 1904. Bagian dari Perang Aceh (1873-1904)

Kekejaman Belanda di Kampong Likat Tanah Gayo, anak-anak dan perempuan juga di bantai oleh tentara Belanda pimpinan Van Daalen (Juni 1904). Perang Aceh (1873-1904)

Seluruh penghuni benteng Koeta Reh, Gayo yang dibantai oleh pasukan Belanda (Juni 1904) pimpinan Van Daalen (Perang Aceh 1873-1904)

Meskipun diberlakukan pelarangan Ibadah Haji, namun kenyataanya berbagai pemberontakan tetap terjadi. Akhirnya pemerintah Hindia Belanda mengangkat seorang pejabat cerdas sebagai kepala Kantoor voor Inlandsche Zaken (kantor untuk urusan pribumi) yang baru, yaitu Snouck Horgronje. Melalui nasihat-nasihat Snouck Horgronje, Belanda akhirnya berhasil meredam beragai pemberontakan pribumi, misalnya perang Aceh yang telah berlangsung selama ratusan tahun.

Hasil Nasihat-Nasihat C. Souck Hurgronje Semasa Kepegawaiannya Kepada Pemerintah Hindia Belanda 1889-1936

Snouck Horgronje merupakan tokoh kolonial yang telah mempelajari berbagai seluk-beluk ajaran Islam, ilmunya ia dapatkan langsung di Makkah. Bahkan Snouck berhasil menghafal 30 Juz Al-Quran. Lalu, apa sajakah nasihat-nasihat yang diberikan oleh Snouck Horgronje terhadap pemerintah Hindia Belanda sehingga sukses mengkerdilkan kekuatan Islam di Nusantara?

Buku “Nasihat-nasihat C. Snouck Hurgronje semasa Kepegawaiannya” atau dalam edisi Gobee dan Adriaanse berjudul Ambtelijke Adviezen van C.  Snouck Hurgronje memberikan informasi yang sangat berharga tentang nasihat-nasihat Snouck Hurgronje kepada pemerintah Hindia Belanda terutama untuk menghancurkan kekuatan Islam yang dianggap sebagai ancaman utama terhadap keberlangsungan penjajahan kolonial Belanda di Indonesia.

Hasil Pemikiran Snouck Hurgronje terkait Islam di Indonesia

Snouck memformulasikan dan mengkategorikan permasalahan Islam menjadi tiga bagian, yaitu ; bidang Agama Murni, bidang Sosial Kemasyarakatan, bidang Politik. Pembagian kategori pembidangan ini juga menjadi landasan dari doktrin konsep “Splitsingstheori”.

Pada hakikatnya, Islam tidak memisahkan ketiga bidang tersebut, oleh Snouck diusahakan agar umat Islam Indonesia berangsur-angsur memisahkan agama dari segi sosial kemasyarakatan dan politik. Melalui “Politik Asosiasi” diprogramkan agar lewat jalur pendidikan bercorak barat dan pemanfaatan kebudayaan Eropa diciptakan kaum pribumi yang lebih terasosiasi dengan negeri dan budaya Eropa. Dengan demikian hilanglah kekuatan cita-cita “Pan Islam” dan akan mempermudah penyebaran agama Kristen.

  1. Dalam bidang politik haruslah ditumpas bentuk-bentuk agitasi politik Islam yang akan membawa rakyat kepada fanatisme dan Pan Islam, penumpasan itu jika perlukan dilakukan dengan kekerasan dan kekuatan senjata. Setelah diperoleh ketenangan, pemerintah kolonial harus menyediakan pendidikan, kesejahteraan dan perekonomian, agar kaum pribumi mempercayai maksud baik pemerintah kolonial dan akhirnya rela diperintah oleh “orang-orang kafir”.
  2. Dalam bidang Agama Murni dan Ibadah, sepanjang tidak mengganggu kekuasaan, maka pemerintah kolonial memberikan kemerdekaan kepada umat Islam untuk melaksanakan ajaran agamanya. Pemerintah harus memperlihatkan sikap seolah-olah memperhatikan agama Islam dengan memperbaiki tempat peribadatan, serta memberikan kemudahan dalam melaksanakan ibadah haji.
  3. Sedangkan dibidang Sosial Kemasyarakatan, pemerintah kolonial memanfaatkan adat kebiasaan yang berlaku dan membantu menggalakkan rakyat agar tetap berpegang pada adat tersebut yang telah dipilih agar sesuai dengan tujuan mendekatkan rakyat kepada budaya Eropa. Snouck menganjurkan membatasi meluasnya pengaruh ajaran Islam, terutama dalam hukum dan peraturan. Konsep untuk membendung dan mematikan pertumbuhan pengaruh hukum Islam adalah dengan“Theorie Resptie”. Snouck berupaya agar hukum Islam menyesuaikan dengan adat istiadat dan kenyataan politik yang menguasai kehidupan pemeluknya. Islam jangan sampai mengalahkan adat istiadat, hukum Islam akan dilegitimasi serta diakui eksistensi dan kekuatan hukumnya jika sudah diadopsi menjadi hukum adat.

Warisan yang ditinggalkan Snouck Hurgronje

Tanggal 12 Maret 1906 Snouck kembali ke negeri Belanda. Ia diangkat sebagai Guru Besar Bahasa dan Sastra Arab pada Universitas Leiden. Disamping itu ia juga mengajar para calon-calon Zending di Oestgeest. Snouck meninggal dunia pada tanggal 26 Juni 1936, diusianya yang ke 81 tahun.

Snouck Hurgronje sebagai Abdul Ghaffar di Arab, kelak diberi julukan Tengku Puteh oleh orang-orang Aceh.

Snouck Hurgronje (kiri) sebagai Abdul Ghaffar di Arab, kelak diberi julukan Tengku Puteh oleh orang-orang Aceh.

Kebesaran Snouck selalu dikenang, dialah ilmuwan yang dijuluki “dewa” dalam bidang Arabistiek-Islamologi dan Orientalistik, salah satu pelopor penelitian tentang Islam, Lembaga-Lembaganya, dan Hukum-Hukumnya. Ia “berjasa” menunjukkan “kekurangan-kekurangan” dalam dunia Islam dan perkembangannya di Indonesia. Di Rapenburg didirikan monumen “Snouck Hurgronjehuis” untuk mengenang jasa-jasanya dan kebesarannya. Christiaan Snouck Hurgronje, tokoh penting peletak dasar kebijakan “Islam Politiek” merupakan “Pembaratan Islam Pribumi” kini diteruskan oleh para pewarisnya di Indonesia yang dikenal sebagai cendekiawan Islam Liberal Indonesia.

Artikel-artikel tentang Aceh:

  1. PEREMPUAN ACEH FULL POWER 4 AGUSTUS 2008;
  2. MENYUSURI JEJAK DARA PORTUGIS DI ACEH 6 DESEMBER 2008;
  3. TEUKU UMAR PAHLAWAN 11 FEBRUARI 2011;
  4. FILOSOFI GOB 10 OKTOBER 2011;
  5. KEBENARAN YANG SAMAR 28 FEBRUARI 2013;
  6. GAM CANTOI TIADA 30 MARET 2013;
  7. PERANG CUMBOK SEBUAH REVOLUSI SOSIAL DI ACEH (1946-1947) 18 JUNI 2013;
  8. TSUNAMI 26 DESEMBER 2015;
  9. PERADABAN TANPA TULISAN 25 FEBRUARI 2016;
  10. SURAT TENGKU CHIK DI TIRO KEPADA RESIDEN VAN LANGEN AGAR TERCAPAI PERDAMAIAN DALAM PERANG ACEH MAKA BELANDA HARUS MEMELUK AGAMA ISLAM DI TAHUN 1885 4 NOVEMBER 2016;
  11. PARA PENYEBAR KEBOHONGAN 13 NOVEMBER 2016;
  12. MENGUNJUNGI RUMAH PAHLAWAN NASIONAL CUT MEUTIA 17 APRIL 2017;
  13. SAMUDERA PASAI SEBAGAI TITIK TOLAK ISLAM DI ASIA TENGGARA, SEBUAH UPAYA MELAWAN PSEUDO SEJARAH 24 APRIL 2017;
  14. EMAS, KAFIR DAN MAUT 20 APRIL 2017;
  15. MENGENAL LEBIH DEKAT POCUT BAREN 5 MEI 2017;
  16. OPERASI PENYERGAPAN BELANDA TERHADAP CUT MEUTIA 7 MEI 2017;
  17. MENGUNJUNGI PAMERAN BATU NISAN ACEH SEBAGAI WARISAN BUDAYA ISLAM DI ASIA TENGGARA 15 MEI 2017;
  18. KESULTANAN ACEH NEGARA BERDAULAT PERTAMA YANG MENGAKUI KEMERDEKAAN REPUBLIK BELANDA DARI KERAJAAN SPANYOL DI TAHUN 1602 18 MEI 2017;
  19. SYARIAT ISLAM SIAPA TAKUT 6 JUNI 2017;
  20. SENJA DI MALAKA 14 JUNI 2017;
  21. KRITIK KEPADA SULTAN ISKANDAR MUDA 4 JULI 2017;
  22. HIKAYAT SUKU MANTE 5 JULI 2017;
  23. TEUKU NYAK MAKAM, PAHLAWAN ACEH TANPA KEPALA 30 JULI 2017;
  24. ASAL MUASAL BUDAYA KOPI DI ACEH 1 AGUSTUS 2017;
  25. MUSIBAH TENGGELAMNYA KMP GURITA 6 AGUSTUS 2017;
  26. PERANG ACEH, KISAH KEGAGALAN SNOUCK HURGRONJE 7 AGUSTUS 2017;
  27. ACEH DI MATA KOLONIALIS 8 AGUSTUS 2017;
  28. MELUKIS SEJARAH 10 AGUSTUS 2017;
  29. ACEH SEPANJANG ABAD 16 AGUSTUS 2017;
  30. PERANG DI JALAN ALLAH 30 AGUSTUS 2017;
  31. ACEH DAERAH MODAL 7 SEPTEMBER 2017;
  32. 59 TAHUN ACEH MERDEKA DI BAWAH PEMERINTAHAN RATU 12 SEPTEMBER 2017;
  33. KERAJAAN ACEH PADA JAMAN SULTAN ISKANDAR MUDA (1609-1636) 13 SEPTEMBER 2017;
  34. PERISTIWA KEMERDEKAAN DI ACEH 14 SEPTEMBER 2017;
  35. PASAI DALAM PERJALANAN SEJARAH 17 SEPTEMBER 2017;
  36. MATA UANG EMAS KERAJAAN-KERAJAAN DI ACEH 19 SEPTEMBER 2017;
  37. ACEH MENDAKWA 21 SEPTEMBER 2017;
  38. MISI MENCARI MAKAM PARA SULTANAH ACEH 6 OKTOBER 2017;
  39. BERZIARAH KE MAKAM SULTANAH MALIKAH NAHRASYIYAH 8 OKTOBER 2017;
  40. EKSPLOITASI SUMBER DAYA ALAM APAKAH BAGUS UNTUK ACEH 15 OKTOBER 2017;
  41. AROMA MEMIKAT DARI DAPUR ACEH 16 OKTOBER 2017;
  42. TARIKH ACEH DAN NUSANTARA 29 OKTOBER 2017;
  43. PEKUBURAN SERDADU BELANDA PEUCUT KHERKHOF DI BANDA ACEH SEBAGAI SAKSI KEDAHSYATAN PERANG ACEH 11 NOVEMBER 2017;
  44. PEMBERONTAKAN KAUM REPUBLIK KASUS DARUL ISLAM ACEH 17 NOVEMBER 2017;
  45. TUANKU HASYIM WALI NANGGROE YANG DILUPAKAN SEJARAH 19 NOVEMBER 2017;
  46. KOPRS MARSOSE SERDADU PRIBUMI PELAYAN RATU BELANDA 8 DESEMBER 2017;
  47. HIKAYAT-HIKAYAT DARI NEGERI ACEH 16 DESEMBER 2017;
  48. LEGENDA GAJAH PUTIH SEBAGAI ASAL NAMA KABUPATEN BENER MERIAH; 12 JANUARI 2018;
  49. SECANGKIR KOPI DARI ACEH; 22 JANUARI 2018;
  50. ACEH PUNGO (ACEH GILA); 8 FEBRUARI 2018;
  51. SIAPAKAH ORANG ACEH SEBENARNYA; 6 APRIL 2018;
  52. ORANG ACEH DALAM SEJARAH SUMATERA; 15 APRIL 2018;
  53. KETIKA IBNU BATTUTA MELAWAT SAMUDERA PASAI; 16 APRIL 2018;
  54. KISAH HIDUP LAKSAMANA MALAHAYATI; 18 APRIL 2018;
  55. PERANAN LEMBAGA TUHA PEUET DALAM MASYARAKAT ACEH PADA MASA LAMPAU; 5 MEI 2018;
  56. MENYINGKAP MAKNA SYAIR KUTINDHIENG SELAKU MANTRA SIHIR ACEH KUNO; 15 MEI 2018;
  57. SEJARAH KERAJAAN LAMURI; 24 JUNI 2018;
  58. KEBIJAKAN POLITIK ISLAM OLEH SNOUCK HURGRONJE SEBAGAI SARAN KEPADA PEMERINTAH HINDIA BELANDA UNTUK MENGHANCURKAN KEKUATAN ISLAM DI INDONESIA; 25 JUNI 2018;
  59. MASA DEPAN POLITIK DUNIA MELAYU; 28 JULI 2018;

Tentang tengkuputeh

Cepat seperti angin // Tekun seperti hujan // Bergairah seperti api // Diam seperti gunung // Misterius seperti laut // Kejam seperti badai // Anggun seperti ngarai // Hening seperti hutan // Dalam seperti lembah // Lembut seperti awan // Tangguh seperti karang // Sederhana seperti debu // Menyelimuti seperti udara // Hangat seperti matahari // Luas seperti angkasa // Berserakan seperti debu //
Pos ini dipublikasikan di Buku, Cuplikan Sejarah, Download, E-Book, Kisah-Kisah, Kolom, Literature, Mari Berpikir, Pengembangan diri, Review dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

138 Balasan ke NASIHAT-NASIHAT C. SNOUCK HURGRONJE

  1. Ping balik: MELUKIS SEJARAH | Tengkuputeh

  2. Ping balik: PEREMPUAN ACEH FULL POWER | Tengkuputeh

  3. Ping balik: MENYELUSURI JEJAK DARA PORTUGIS DI ACEH | Tengkuputeh

  4. Ping balik: FILOSOFI GOB | Tengkuputeh

  5. Ping balik: KEBENARAN YANG SAMAR | Tengkuputeh

  6. Ping balik: PERANG CUMBOK SEBUAH REVOLUSI SOSIAL DI ACEH (1946-1947) | Tengkuputeh

  7. Ping balik: PERADABAN TANPA TULISAN | Tengkuputeh

  8. Ping balik: ACEH DI MATA KOLONIALIS | Tengkuputeh

  9. Ping balik: MENGUNJUNGI PAMERAN BATU NISAN ACEH SEBAGAI WARISAN BUDAYA ISLAM DI ASIA TENGGARA | Tengkuputeh

  10. Ping balik: ACEH SEPANJANG ABAD | Tengkuputeh

  11. Ping balik: TEUKU UMAR PAHLAWAN | Tengkuputeh

  12. Ping balik: TSUNAMI | Tengkuputeh

  13. Ping balik: PARA PENYEBAR KEBOHONGAN | Tengkuputeh

  14. Ping balik: ASAL MUASAL BUDAYA KOPI DI ACEH | Tengkuputeh

  15. Ping balik: PERANG DI JALAN ALLAH | Tengkuputeh

  16. Ping balik: SURAT TENGKU CHIK DI TIRO KEPADA RESIDEN VAN LANGEN AGAR TERCAPAI PERDAMAIAN DALAM PERANG ACEH MAKA BELANDA HARUS MEMELUK AGAMA ISLAM DI TAHUN 1885 | Tengkuputeh

  17. Ping balik: ACEH DAERAH MODAL | Tengkuputeh

  18. Ping balik: GAM CANTOI TIADA | Tengkuputeh

  19. Ping balik: OPERASI PENYERGAPAN BELANDA TERHADAP CUT MEUTIA | Tengkuputeh

  20. Ping balik: SAMUDERA PASAI SEBAGAI TITIK TOLAK ISLAM DI ASIA TENGGARA, SEBUAH UPAYA MELAWAN PSEUDO SEJARAH | Tengkuputeh

  21. Ping balik: EMAS, KAFIR DAN MAUT | Tengkuputeh

  22. Ping balik: MENGENAL LEBIH DEKAT POCUT BAREN | Tengkuputeh

  23. Ping balik: SYARIAT ISLAM SIAPA TAKUT | Tengkuputeh

  24. Ping balik: 59 TAHUN ACEH MERDEKA Dl BAWAH PEMERINTAHAN RATU | Tengkuputeh

  25. Ping balik: 59 TAHUN ACEH MERDEKA DI BAWAH PEMERINTAHAN RATU | Tengkuputeh

  26. Ping balik: KERAJAAN ACEH JAMAN SULTAN ISKANDAR MUDA (1607-1636) | Tengkuputeh

  27. Ping balik: PERISTIWA KEMERDEKAAN DI ACEH | Tengkuputeh

  28. Ping balik: PASAI DALAM PERJALANAN SEJARAH | Tengkuputeh

  29. Ping balik: TEUKU NYAK MAKAM, PAHLAWAN ACEH TANPA KEPALA | Tengkuputeh

  30. Ping balik: KESULTANAN ACEH NEGARA BERDAULAT PERTAMA YANG MENGAKUI KEMERDEKAAN REPUBLIK BELANDA DARI KERAJAAN SPANYOL DI TAHUN 1602 | Tengkuputeh

  31. Ping balik: MATA UANG EMAS KERAJAAN-KERAJAAN DI ACEH | Tengkuputeh

  32. Ping balik: ATJEH MENDAKWA | Tengkuputeh

  33. Ping balik: MENGUNJUNGI RUMAH PAHLAWAN NASIONAL CUT MEUTIA | Tengkuputeh

  34. Ping balik: MISI MENCARI MAKAM PARA SULTANAH ACEH | Tengkuputeh

  35. Ping balik: BERZIARAH KE MAKAM SULTANAH MALIKAH NAHRASYIYAH | Tengkuputeh

  36. Ping balik: EKSPLORASI SUMBER DAYA ALAM APAKAH BAGUS UNTUK ACEH | Tengkuputeh

  37. Ping balik: EKSPLOITASI SUMBER DAYA ALAM APAKAH BAGUS UNTUK ACEH | Tengkuputeh

  38. Ping balik: AROMA MEMIKAT DARI DAPUR ACEH | Tengkuputeh

  39. akmajofri berkata:

    Assalamualaikum Tuan..
    Link ke Jilid ke 7 kok gak ada.. Bisa di kongsi kan link nya?

  40. akmajofri berkata:

    Yang ke 10 juga gak ada.. Harap dibantu.. Terima Kasih

  41. Ping balik: TARIKH ACEH DAN NUSANTARA | Tengkuputeh

  42. Ping balik: HIKAYAT SUKU MANTE | Tengkuputeh

  43. Ping balik: PEKUBURAN SERDADU BELANDA PEUCUT KHERKHOF DI BANDA ACEH SEBAGAI SAKSI KEDAHSYATAN PERANG ACEH | Tengkuputeh

  44. Ping balik: PEMBERONTAKAN KAUM REPUBLIK KASUS DARUL ISLAM ACEH | Tengkuputeh

  45. Ping balik: MUSIBAH TENGGELAMNYA KMP GURITA (1996) | Tengkuputeh

  46. Ping balik: TUANKU HASYIM WALI NANGGROE YANG DILUPAKAN SEJARAH | Tengkuputeh

  47. Ping balik: KORPS MARSOSE, PASUKAN PRIBUMI PELAYAN RATU BELANDA | Tengkuputeh

  48. Ping balik: KORPS MARSOSE, SERDADU PRIBUMI PELAYAN RATU BELANDA | Tengkuputeh

  49. Ping balik: SENJA DI MALAKA | Tengkuputeh

  50. Ping balik: PERANG ACEH KISAH KEGAGALAN SNOUCK HURGRONJE | Tengkuputeh

  51. Ping balik: HIKAYAT-HIKAYAT DARI NEGERI ACEH | Tengkuputeh

  52. Ping balik: HIKAYAT-HIKAYAT DARI NEGERI ACEH | Tengkuputeh

  53. Ping balik: LEGENDA GAJAH PUTIH SEBAGAI ASAL NAMA KABUPATEN BENER MERIAH | Tengkuputeh

  54. Ping balik: SECANGKIR KOPI DARI ACEH | Tengkuputeh

  55. Ping balik: SEGALA SESUATU MEMILIKI ASAL MULA | Tengkuputeh

  56. Ping balik: ACEH PUNGO (ACEH GILA) | Tengkuputeh

  57. Ping balik: SEJARAH JONG ISLAMIETEN BOND | Tengkuputeh

  58. Ping balik: PERANG ACEH KISAH KEGAGALAN SNOUCK HURGRONJE - TengkuputehTengkuputeh

  59. Ping balik: KETIKA IBNU BATTUTA MELAWAT SAMUDERA PASAI | TengkuputehTengkuputeh

  60. Ping balik: PERANAN LEMBAGA TUHA PEUET DALAM MASYARAKAT ACEH PADA MASA LAMPAU | Tengkuputeh

  61. Ping balik: MENYINGKAP MAKNA SYAIR KUTINDHIENG SELAKU MANTRA SIHIR ACEH KUNO | Tengkuputeh

  62. Ping balik: AROMA MEMIKAT DARI DAPUR ACEH | Tengkuputeh

  63. Ping balik: BERZIARAH KE MAKAM SULTANAH MALIKAH NAHRASYIYAH | TengkuputehTengkuputeh

  64. Ping balik: MASA DEPAN POLITIK DUNIA MELAYU | TengkuputehTengkuputeh

  65. Ping balik: EDISI KHUSUS SERI PAHLAWAN NASIONAL PRANGKO 100 TAHUN CUT NYAK DHIEN | TengkuputehTengkuputeh

  66. Ping balik: MEMOAR PANGLIMA POLEM CATATAN SEORANG PEJUANG PERINTIS KEMERDEKAAN INDONESIA | TengkuputehTengkuputeh

  67. Agung berkata:

    Assalamu’alaikum, mohon maaf tengku, kok yang jilid ke-8 pdf nya corrupt ya saya download. Mohon bisa dikasih solusi

    • tengkuputeh berkata:

      Waalaikumsalam Pak Agung. Kebetulan file aslinya rusak, dan saya belum memiliki berkesempatan melakukan scan ulang. Mohon maaf.

  68. Ping balik: CATATAN SEJARAH RANTAI BABI ATAU RANTE BUI DALAM TULISAN YANG DISUSUN KOLONIAL BELANDA | TengkuputehTengkuputeh

  69. Ping balik: MATA UANG EMAS KERAJAAN-KERAJAAN DI ACEH | TengkuputehTengkuputeh

  70. Ping balik: TEUKU NYAK ARIEF SEORANG YANG TULEN BERANI DAN LURUS SEBAGAI RENCONG ACEH DI VOLKSRAAD | TengkuputehTengkuputeh

  71. Ping balik: REVOLUSI DESEMBER 45 DI ACEH ATAU PEMBASMIAN PENGKHIANAT TANAH AIR | Tengkuputeh

  72. Ping balik: PENEMUAN ARCA KEPALA ALALOKITESWARA SEBAGAI JEJAK KEBERADAAN PERADABAN AGAMA BUDHA DI ACEH | Tengkuputeh

  73. Ping balik: CATATAN SEJARAH RANTAI BABI ATAU RANTE BUI DALAM TULISAN YANG DISUSUN KOLONIAL BELANDA | Tengkuputeh

  74. Ping balik: PASUKAN MERIAM NUKUM SANANY SEBUAH PASAK DARI RUMAH GADANG INDONESIA MERDEKA | Tengkuputeh

  75. Ping balik: LEBURNJA KERATON ATJEH | Tengkuputeh

  76. Ping balik: KISAH HIDUP LAKSAMANA MALAHAYATI | Tengkuputeh

  77. Ping balik: HADIH MAJA PENGAJARAN SERTA HIBURAN WARISAN LELUHUR | Tengkuputeh

  78. Ping balik: PERANAN LEMBAGA TUHA PEUT DALAM MASYARAKAT ACEH PADA MASA LAMPAU | Tengkuputeh

  79. Ping balik: MASA DEPAN POLITIK DUNIA MELAYU | Tengkuputeh

  80. Ping balik: HAME ATAU PANTANGAN ORANG ACEH DARI MASA LAMPAU | Tengkuputeh

  81. Ping balik: SEJARAH PARTAI KOMUNIS INDONESIA DI ACEH | Tengkuputeh

  82. Ping balik: KEBIJAKAN POLITIK ISLAM OLEH SNOUCK HURGRONJE SEBAGAI SARAN KEPADA PEMERINTAH HINDIA BELANDA UNTUK MENGHANCURKAN KEKUATAN ISLAM DI INDONESIA | Tengkuputeh

  83. Ping balik: SEJARAH KERAJAAN LAMURI | Tengkuputeh

  84. Ping balik: PEMBERONTAKAN KAUM REPUBLIK KASUS DARUL ISLAM ACEH | Tengkuputeh

  85. Ping balik: RINCIAN ISI KANUN MEUKUTA ALAM PERATURAN UNDANG-UNDANG KESULTANAN ACEH DARUSSALAM YANG DISUSUN PADA MASA PEMERINTAHAN SULTAN ISKANDAR MUDA | Tengkuputeh

  86. Ping balik: SINGA ATJEH BIOGRAPHI SERI SULTAN ISKANDAR MUDA | Tengkuputeh

  87. Roofi Moch. Zakiri berkata:

    Gan, jilid 8 Failed pdf…

  88. Ping balik: BUKU-BUKU SEJARAH ACEH (PDF) – "MENARA MEMBARA"

  89. Ping balik: APA SEBAB RAKYAT ACEH SANGGUP BERPERANG PULUHAN TAHUN MELAWAN AGRESSI BELANDA | Tengkuputeh

  90. Ping balik: MEMOAR PANGLIMA POLEM CATATAN SEORANG PEJUANG PERINTIS KEMERDEKAAN INDONESIA | Tengkuputeh

  91. Anonim berkata:

    Ada gak channel Telegram untuk share buku-buku Awak Bang ??!

  92. Ping balik: PERBANDINGAN PENGUCAPAN BAHASA ACEH DENGAN BAHASA INDONESIA | Tengkuputeh

  93. Ping balik: BERBAGAI BAHASA DAERAH DI ACEH | Tengkuputeh

  94. Ping balik: LOKASI ISTANA KERAJAAN ACEH DULU DAN SEKARANG | Tengkuputeh

  95. Ping balik: MEREKONSTRUKSIKAN KEMBALI LETAK ISTANA DARUDDONYA | Tengkuputeh

  96. Ping balik: LEGENDA DAN MITOS ASAL USUL PENAMAAN PULAU SABANG, GUNUNG SEULAWAH, PANTAI ALUE NAGA DAN KAWASAN ULEE LHEU | Tengkuputeh

  97. Ping balik: LEGENDA ASAL MULA GUNUNG GEURUTEE | Tengkuputeh

  98. Ping balik: MEMOAR HATTA TENTANG PIAGAM JAKARTA | Tengkuputeh

  99. Ping balik: KETIKA ACEH MENGAKUI KEMERDEKAAN BELANDA | Tengkuputeh

  100. Ping balik: KETIKA ACEH MENGAKUI KEMERDEKAAN BELANDA | Tengkuputeh

  101. Ping balik: KANUN MEUKUTA ALAM | Tengkuputeh

  102. Ping balik: SURAT TENGKU CHIK DI TIRO | Tengkuputeh

  103. Ping balik: LEGENDA GAJAH PUTIH BENER MERIAH | Tengkuputeh

  104. Ping balik: TEUKU NYAK ARIEF RENCONG ACEH DI VOLKSRAAD | Tengkuputeh

  105. Ping balik: PERANAN TUHA PEUT DALAM MASYARAKAT ACEH | Tengkuputeh

  106. Ping balik: HAMZAH FANSURI PERINTIS SASTRA MELAYU | Tengkuputeh

  107. Ping balik: GUGURNYA CUT MUTIA | Tengkuputeh

  108. Ping balik: KERAJAAN TEUNOM SUATU MASA | Tengkuputeh

  109. Ping balik: GEREJA PERTAMA DI ACEH | Tengkuputeh

  110. Ping balik: ORANG ACEH DALAM SEJARAH SUMATERA | Tengkuputeh

  111. Ping balik: PUTROE PHANG PUTRI PAHANG | Tengkuputeh

  112. Ping balik: WATAK BERPERANG BANGSA INDONESIA BERBAGAI-BAGAI DAERAH (SUATU PERBANDINGAN) | Tengkuputeh

  113. Ping balik: TUANKU HASYIM WALI NANGGROE YANG DILUPAKAN SEJARAH | Tengkuputeh

  114. Ping balik: PERISTIWA TERBUNUHNYA TEUKU UMAR | Tengkuputeh

  115. Ping balik: SISTEM PERPAJAKAN DAN KEUANGAN KERAJAAN ACEH DARUSSALAM | Tengkuputeh

  116. Ping balik: EKSPLOITASI SUMBER DAYA ALAM APAKAH BAGUS UNTUK ACEH | Tengkuputeh

  117. Ping balik: TUHA PEUT DALAM MASYARAKAT ACEH | Tengkuputeh

  118. Ping balik: SULTANAH MALIKAH NAHRASYIYAH | Tengkuputeh

  119. Ping balik: SEJARAH KERAJAAN PEDIR (POLI) ATAU NEGERI PIDIE | Tengkuputeh

  120. Ping balik: SEJARAH KERAJAAN DAYA (LAMNO) | Tengkuputeh

  121. Ping balik: TEUKU NYAK MAKAM, PAHLAWAN ACEH TANPA KEPALA | Tengkuputeh

  122. Ping balik: PERANG ACEH KISAH KEGAGALAN SNOUCK HURGRONJE | Tengkuputeh

  123. Ping balik: PERBANDINGAN PENGUCAPAN BAHASA ACEH DENGAN BAHASA INDONESIA | Tengkuputeh

  124. Ping balik: MUSIBAH TENGGELAMNYA KMP GURITA (1996) | Tengkuputeh

  125. Ping balik: MENGUNJUNGI RUMAH PAHLAWAN NASIONAL CUT MEUTIA | Tengkuputeh

  126. Ping balik: DIMANA LETAK ISTANA KERAJAAN ACEH DARUD DONYA | Tengkuputeh

  127. Ping balik: KORPS MARSOSE SERDADU PRIBUMI PELAYAN RATU BELANDA | Tengkuputeh

  128. Ping balik: KETIKA ACEH MINTA MENJADI VASAL TURKI USTMANI | Tengkuputeh

  129. Ping balik: KETIKA IBNU BATTUTA MELAWAT SAMUDERA PASAI | Tengkuputeh

  130. Ping balik: EDISI KHUSUS SERI PAHLAWAN NASIONAL PRANGKO 100 TAHUN CUT NYAK DHIEN | Tengkuputeh

  131. Ping balik: HENRICUS CHRISTIAN VERBRAAK MISIONARIS KATOLIK PERTAMA DI ACEH | Tengkuputeh

  132. Ping balik: HENRICUS CHRISTIAN VERBRAAK MISIONARIS PERTAMA DI ACEH | Tengkuputeh

  133. Ping balik: KRONOLOGI GUGURNYA CUT MUTIA | Tengkuputeh

Leave a Reply

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.