SINGA ATJEH BIOGRAPHI SERI SULTAN ISKANDAR MUDA

SINGA ATJEH (Biographi Seri Sultan Iskandar Muda) oleh H.M. Zainuddin; Tjetakan Pertama tahun 1957; Penerbit PUSTAKA ISKANDAR MUDA; Medan.

SINGA ATJEH BIOGRAPHI SERI SULTAN ISKANDAR MUDA

SINGA ATJEH (Biographi Seri Sultan Iskandar Muda) oleh H.M. Zainuddin; Tjetakan Pertama tahun 1957; Penerbit PUSTAKA ISKANDAR MUDA; Medan.

Free download buku SINGA ATJEH BIOGRAPHI SULTAN ISKANDAR MUDA

HM Zainuddin – SINGA ACEH

Extent of Aceh Sultanate during the reign of Iskandar Muda, 1608–1637. Source Wikipedia

Penyerangan Malaka (Portugis) oleh Kesultanan Aceh Darussalam di tahun 1629

Di Atjeh na Alam Peudeueng

Tjap sikureueng lam djaroe radja

Phon di Atjeh troih u Pahang

Tan soe teuntang Iskandar Muda

 

Bangsa Peutugeh angkatan meugah

Abeh geupinah di Atjeh Raya

U Melaka keudeh di pioh

Keunan pih troih geupitjrok teuma

 

Iskandar Sani duk geunatoe

Lakoe putroe Tadjul Mulia

Kota Melaka teuman geu engkhoe

Peutugeh odiwue keudeh u Gua

Review buku SINGA ATJEH BIOGRAPHI SULTAN ISKANDAR MUDA

Lukisan Sultan Iskandar Muda

Secara umum diketahui bahwa Kesultanan Aceh Darussalam pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda mencapai puncak kejayaannya. Meskipun kemudian Sultan Iskandar Muda mangkat tapi nama baginda tetap hidup pada zaman pemerintahan Sultan-Sultan Aceh kemudian. Semangat giat bekerja untuk memakmurkan kerajaan dan agamanya, begitupula keadilan Baginda, tetap menjadi puja dan puji oleh putra dan putri Aceh.

Baginda Sultan Iskandar Muda memperoleh gelar “POTEU MEURUHOM MEUKUTA ALAM” artinya Sultan almarhum Mahkota Alam. Peribahasa Aceh “Adat bak Poteu Meureuhom, hukom bak Syiah Kuala.” Berarti adat istiadat asalnya dari almarhum Sultan Iskandar Muda dan hukum-hukum Islam pada Syech Abdurrauf Fansuri (Syiah Kuala), masihlah melekat pada orang-orang Aceh yang masih mengenang zaman keemasan Kerajaan Aceh Darussalam.

Maka bacalah buku ini. SINGA ATJEH BIOGRAPHI SULTAN ISKANDAR MUDA agar putra-putri Aceh memiliki pengetahuan tentang dirinya, asal-muasal dirinya serta kisah leluhurnya.

Sebelum H.M. Zainuddin menulis buku SINGA ATJEH BIOGRAPHI SULTAN ISKANDAR MUDA belum ada kitab yang lengkap memuaskan tentang diri dan pemerintahan Baginda Sultan Iskandar Muda di zaman bahari itu. Buku ini sebenarnya hampir serupa dengan buku-buku yang telah ada baik itu hikayat maupun berita asing yang telah terlebih dahulu ada. Hanya H.M. Zainuddin menambahkan pendapat serta cerita atau dongengan dari orang-orang tua di masa lampau sehingga dapat menambah pengetahuan tentang sejarah lama.

Makam Sultan Iskandar Muda di Banda Aceh pada tanggal 19 Desember 1952 ditemukan kembali oleh bekas pemaisuri salah satu Sultan Aceh bernama Pocut Meurah (Ketika Belanda menyerang ia masih kanak-kanak). Makam tersebut dibangun kembali berdasarkan contoh makam Sultan Mansur Syah (1857-1870).

Tanpa membaca maka sejarah akan menjadi mitos ataupun legenda. Sebagaimana tujuan Kolonial Belanda yang menghancurkan makam Sultan Iskandar Muda kemudian membangun bangunan diatasnya seolah tidak mungkin ada sesuatu dibaliknya, tujuan kolonial Belanda jejak beliau musnah. Sehingga orang Aceh tidak memiliki kebanggaan atas kegemilangan masa lalunya.

Maka bacalah buku ini. SINGA ATJEH BIOGRAPHI SULTAN ISKANDAR MUDA agar putra-putri Aceh memiliki pengetahuan tentang dirinya, asal-muasal dirinya serta kisah leluhurnya. Tidak mengetahui apa yang terjadi sebelum engkau lahir berarti engkau selalu menjadi kanak-kanak. Karena apalah arti hidup menusia, kecuali jika hidup itu terjalin dengan hidup para leluhur, melalui catatan sejarah.

Artikel-artikel tentang Aceh:

  1. MENGENAL LEBIH DEKAT POCUT BAREN 5 MEI 2017;
  2. OPERASI PENYERGAPAN BELANDA TERHADAP CUT MEUTIA 7 MEI 2017;
  3. MENGUNJUNGI PAMERAN BATU NISAN ACEH SEBAGAI WARISAN BUDAYA ISLAM DI ASIA TENGGARA 15 MEI 2017;
  4. KESULTANAN ACEH NEGARA BERDAULAT PERTAMA YANG MENGAKUI KEMERDEKAAN REPUBLIK BELANDA DARI KERAJAAN SPANYOL DI TAHUN 1602 18 MEI 2017;
  5. SYARIAT ISLAM SIAPA TAKUT 6 JUNI 2017;
  6. SENJA DI MALAKA 14 JUNI 2017;
  7. KRITIK KEPADA SULTAN ISKANDAR MUDA 4 JULI 2017;
  8. HIKAYAT SUKU MANTE 5 JULI 2017;
  9. TEUKU NYAK MAKAM, PAHLAWAN ACEH TANPA KEPALA 30 JULI 2017;
  10. ASAL MUASAL BUDAYA KOPI DI ACEH 1 AGUSTUS 2017;
  11. MUSIBAH TENGGELAMNYA KMP GURITA 6 AGUSTUS 2017;
  12. PERANG ACEH, KISAH KEGAGALAN SNOUCK HURGRONJE 7 AGUSTUS 2017;
  13. ACEH DI MATA KOLONIALIS 8 AGUSTUS 2017;
  14. MELUKIS SEJARAH 10 AGUSTUS 2017;
  15. NASIHAT-NASIHAT C. SNOUCK HURGRONJE SEMASA KEPEGAWAIANNYA KEPADA PEMERINTAH HINDIA BELANDA 1889-1936 14 AGUSTUS 2017;
  16. ACEH SEPANJANG ABAD 16 AGUSTUS 2017;
  17. PERANG DI JALAN ALLAH 30 AGUSTUS 2017;
  18. ACEH DAERAH MODAL 7 SEPTEMBER 2017;
  19. 59 TAHUN ACEH MERDEKA DI BAWAH PEMERINTAHAN RATU 12 SEPTEMBER 2017;
  20. KERAJAAN ACEH PADA JAMAN SULTAN ISKANDAR MUDA (1609-1636) 13 SEPTEMBER 2017;
  21. PERISTIWA KEMERDEKAAN DI ACEH 14 SEPTEMBER 2017;
  22. PASAI DALAM PERJALANAN SEJARAH 17 SEPTEMBER 2017;
  23. MATA UANG EMAS KERAJAAN-KERAJAAN DI ACEH 19 SEPTEMBER 2017;
  24. ATJEH MENDAKWA,SEBUAH BUKU YANG MENJADI SAKSI SEPAK TERJANG PARTAI KOMUNIS INDONESIA DI ACEH 21 SEPTEMBER 2017;
  25. SEJARAH PARTAI KOMUNIS INDONESIA DI ACEH 21 SEPTEMBER 2017;
  26. MISI MENCARI MAKAM PARA SULTANAH ACEH 6 OKTOBER 2017;
  27. BERZIARAH KE MAKAM SULTANAH MALIKAH NAHRASYIYAH 8 OKTOBER 2017;
  28. EKSPLOITASI SUMBER DAYA ALAM APAKAH BAGUS UNTUK ACEH 15 OKTOBER 2017;
  29. AROMA MEMIKAT DARI DAPUR ACEH 16 OKTOBER 2017;
  30. TARIKH ACEH DAN NUSANTARA 29 OKTOBER 2017;
  31. PEKUBURAN SERDADU BELANDA PEUCUT KHERKHOF DI BANDA ACEH SEBAGAI SAKSI KEDAHSYATAN PERANG ACEH 11 NOVEMBER 2017;
  32. PEMBERONTAKAN KAUM REPUBLIK KASUS DARUL ISLAM ACEH 17 NOVEMBER 2017;
  33. TUANKU HASYIM WALI NANGGROE YANG DILUPAKAN SEJARAH 19 NOVEMBER 2017;
  34. KOPRS MARSOSE SERDADU PRIBUMI PELAYAN RATU BELANDA 8 DESEMBER 2017;
  35. HIKAYAT-HIKAYAT DARI NEGERI ACEH 16 DESEMBER 2017;
  36. LEGENDA GAJAH PUTIH SEBAGAI ASAL NAMA KABUPATEN BENER MERIAH; 12 JANUARI 2018;
  37. SECANGKIR KOPI DARI ACEH; 22 JANUARI 2018;
  38. ACEH PUNGO (ACEH GILA); 8 FEBRUARI 2018;
  39. SIAPAKAH ORANG ACEH SEBENARNYA; 6 APRIL 2018;
  40. ORANG ACEH DALAM SEJARAH SUMATERA; 15 APRIL 2018;
  41. KETIKA IBNU BATTUTA MELAWAT SAMUDERA PASAI; 16 APRIL 2018;
  42. KISAH HIDUP LAKSAMANA MALAHAYATI; 18 APRIL 2018;
  43. PERANAN LEMBAGA TUHA PEUET DALAM MASYARAKAT ACEH PADA MASA LAMPAU; 5 MEI 2018;
  44. MENYINGKAP MAKNA SYAIR KUTINDHIENG SELAKU MANTRA SIHIR ACEH KUNO; 15 MEI 2018;
  45. SEJARAH KERAJAAN LAMURI; 24 JUNI 2018;
  46. KEBIJAKAN POLITIK ISLAM OLEH SNOUCK HURGRONJE SEBAGAI SARAN KEPADA PEMERINTAH HINDIA BELANDA UNTUK MENGHANCURKAN KEKUATAN ISLAM DI INDONESIA; 25 JUNI 2018;
  47. MASA DEPAN POLITIK DUNIA MELAYU; 28 JULI 2018;
  48. EDISI KHUSUS SERI PAHLAWAN NASIONAL PRANGKO 100 TAHUN CUT NYAK DHIEN; 8 AGUSTUS 2018;
  49. MEMOAR PANGLIMA POLEM SEORANG PEJUANG PERINTIS KEMERDEKAAN; 19 SEPTEMBER 2018;
  50. PUTROE PHANG JULUKAN DARI TENGKU KAMALIAH SEORANG PUTRI KESULTANAN PAHANG; 28 SEPTEMBER 2018;
  51. TEUKU NYAK ARIEF SEORANG YANG TULEN BERANI DAN LURUS SEBAGAI RENCONG ACEH DI VOLKSRAAD; 17 OKTOBER 2018;
  52. RINCIAN ISI KANUN MEUKUTA ALAM PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN KESULTANAN ACEH DARUSSALAM YANG DISUSUN PADA MASA PEMERINTAHAN SULTAN ISKANDAR MUDA; 26 OKTOBER 2018;
  53. CATATAN SEJARAH RANTAI BABI ATAU RANTE BUI DALAM TULISAN YANG DISUSUN KOLONIAL BELANDA; 26 OKTOBER 2018;
  54. PASUKAN MERIAM NUKUM SANANY SEBUAH PASAK DARI RUMAH GADANG INDONESIA MERDEKA; 4 NOVEMBER 2018;
  55. PENEMUAN ARCA KEPALA ALALOKITESWARA SEBAGAI JEJAK KEBERADAAN PERADABAN AGAMA BUDHA DI ACEH; 18 NOVEMBER 2018;
  56. REVOLUSI DESEMBER ’45 DI ACEH ATAU PEMBESMIAN PENKHIANAT TANAH AIR; 6 FEBRUARI 2019;
  57. LEBURNJA KERATON ATJEH; 11 MARET 2019;
  58. HADIH MAJA PENGAJARAN SERTA HIBURAN WARISAN LELUHUR; 27 MARET 2019;
  59. HAME ATAU PANTANGAN ORANG ACEH DARI MASA LAMPAU; 19 JUNI 2019;
Advertisements

About tengkuputeh

Cepat seperti angin // Tekun seperti hujan // Bergairah seperti api // Diam seperti gunung // Misterius seperti laut // Kejam seperti badai // Anggun seperti ngarai // Hening seperti hutan // Dalam seperti lembah // Lembut seperti awan // Tangguh seperti karang // Sederhana seperti debu // Menyelimuti seperti udara // Hangat seperti matahari // Luas seperti angkasa // Berserakan seperti debu //
This entry was posted in Buku, Cuplikan Sejarah, E-Book, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri, Review and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.