PROLOG

Abu alias Tengkuputeh

PROLOG

Perkenalkan namaku adalah Abu, kalian tidak mengenalku? Wajar karena aku bukanlah tokoh terkenal seperti yang tercantum dalam mitologi maupun epik Yunani Purba. Namun kalian pasti mengetahui cerita Perang Troya, Illiad, Odyseus bukan? Legenda yang bertahan selama berabad bahkan sampai dipilemkan oleh Hollywood. Baiklah agar kalian tahu, kisah itu bukan karanganku.

Aku adalah penulis cerita disini, jujur kukatakan bukan (hanya) aku yang mengarang ini semua. Ini adalah kisah nyata yang aku alami atau yang diceritakan kepadaku, mungkin aku akan menambahkan bumbu agar cerita lebih sedap.

Aku menulis cerita ini karena pertimbangan bahwa sejarah tak sepatutnya disembunyikan. Terserah kalian apakah mau membacanya, dan adalah hak kalian untuk tidak berkomentar. Aku hanya menyelesaikan apa yang menjadi tanggungjawabku.

Kisah ini adalah bisa apa saja. Entah cerita, opini atau puisi entah berantah. Aku belum tahu apa yang akan aku tuliskan nanti. Mungkin akan ada pertentangan waktu dan tokoh yang akan membingungkan anda, namun saya yakin anda semua dapat memecahkannya karena kalian adalah orang-orang cerdas yang terpilih untuk membacanya.

Terimakasih kepada segenap kru tengkuputeh.com yang telah bersedia menampung, mengolah dan mempublikasikan buah pikir saya. Dan penghargaan yang tak terhingga kepada anda yang membacanya. Lebih kurang, saya yang bernama Abu alias Tengkuputeh mohon maaf. Kepada anda semua selamat bertualang bersama kami.

Advertisements

About tengkuputeh

Cepat seperti angin // Tekun seperti hujan // Bergairah seperti api // Diam seperti gunung // Misterius seperti laut // Kejam seperti badai // Anggun seperti ngarai // Hening seperti hutan // Dalam seperti lembah // Lembut seperti awan // Tangguh seperti karang // Sederhana seperti debu // Menyelimuti seperti udara // Hangat seperti matahari // Luas seperti angkasa // Berserakan seperti debu //
This entry was posted in Cerita and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to PROLOG

  1. Pingback: DITOLAK KOMPAS | Tengkuputeh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s