Tag Archives: Malaikat

GENDERANG PULANG SANG RAJAWALI

GENDERANG PULANG SANG RAJAWALI. Alkisah, dimasa lalu hiduplah seekor rajawali, ia adalah burung yang kuat, pemangsa yang yang kebanggaannya, bukanlah memburu tikus, melainkan pada “memburu malaikat.” Tetapi, burung yang tinggi hati itu oleh seorang perempuan celaka, Nyonya Dunia menangkapnya. Continue reading

Advertisements
Advertisements
Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom, Literature, Mari Berpikir | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 10 Comments

WAWANCARA DENGAN SANG IBLIS

WAWANCARA DENGAN SANG IBLIS. Sepanjang sejarah umat manusia, sebagaimana yang dijelaskan dalam kitab suci. Makhluk yang senantiasa mempengaruhi manusia tanpa merubah sifat, karakter dan wujudnya hanya ada satu. Ia adalah Sang Iblis. Continue reading

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom, Literature, Mari Berpikir, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | 17 Comments

MENITI JALAN YANG LURUS

Perjalanan yang bercita-cita dalam siradjtul mustaqim (jalan yang lurus) mungkin mudah, tapi juga mungkin tak akan pernah berhasil, tanpa terlebih dahulu menghadapi berbagai macam rintangan. Continue reading

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , , , | 2 Comments

A MAN OF FUTURE

Life like an incarnation in its struggle with uncomprehending, prosaic ordinaries, the eternal conflict between the ideal and the real. Continue reading

Posted in Fiction, International, Literature, Poetry, Review, Story | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Comments

RISALAH SANG DURJANA BAGIAN ENAM BELAS

Perang di kampong lembu, pada hari 25 Desember 1873
Setelah kejatuhan Benteng Lhambhuek (Lembu)

29 Desember 1873 – Belanda menguasai Peunayong

6 Januari 1874 – Masjid Raya Baiturrahman diduduki.

24 Januari 1874 – Istana Aceh Darussalam lebur untuk selamanya. Continue reading

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 27 Comments

JAJAK PENDAPAT, ABL TERFAVORIT VERSI PEMBACA

Alkisah ini kisah tentang “Assosiasi Budjang lapok.” Sekumpulan orang-orang tak beruntung atau tak mau mengambil keuntungan dari asmara hingga menjalin persatuan dan kesatuan pada Assosiasi Budjang Lapok. tersebutlah sebuah perkumpulan legenda yang bergelar “Assosiasi Budjang Lapok” yang kerjaannya setiap hari kongkow di lepau nasi. Continue reading

Posted in Asal Usil | Tagged , , , , , , , , , | 6 Comments

RISALAH SANG DURJANA BAGIAN EMPAT

Kenapa aku bisa melupakan hal yang sebegitu penting, aku tak boleh menyerah. Banyak hal yang telah aku pelajari, cara dan semangat. Saat melawan musuh yang lebih besar, menyelinaplah di daerah penjagaannya dan gunakan kesempatan. Aku tidak akan menang kalau berpikir tidak akan menang, begitu juga sebaliknya. Continue reading

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 32 Comments

ANNUAL REPORT 2012

Ditahun 2012, terdapat 60 tulisan baru, sehingga jumlah total arsip tulisan menjadi 239. Dimana terdapat 47 gambar diunggah sehingga menjadikan total kapasitas penyimpanan menjadi 7 MB dari 3 GB ruang yang disediakan oleh wordpress.com. Dengan rata-rata 4 foto perbulan. Continue reading

Posted in Asal Usil, Reportase | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

EFEK KUPU-KUPU

Ketahuilah bahwa kita hidup tidak bersendirian meski sedang bersendiri, ada malaikat di sisi sekaligus Iblis di sisi yang lain. Engkau si batu merah berhati-hatilah sekaligus jangan terlalu berhati-hati. Jikalah mungkin, tantanglah sang matahari. Milikilah kemarahan yang membara. Gagallah berkali-kali, jatuhlah dengan teruk. Karena dengan jatuh, engkau belajar untuk bangkit. Continue reading

Posted in Cerita, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 4 Comments

POLITIK ABU NAWAS

Abu Nawas terasa begitu akrab. Tiap kali seorang tokoh ditampilkan dengan perkasa, tercipta jarak. Jarak untuk mengangumi dari jauh, berusaha paham dengan arif. Dan untuk itu Abu Nawas hadir menampilkan ironi, membuka pintu menuju arif. Tak heran ia menjangkau siapa saja. Continue reading

Posted in Cuplikan Sejarah, Kolom, Mari Berpikir, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 6 Comments