Advertisements
Advertisements

Tengkuputeh

I love words, I have fallen into the joy of writing them
Adakah kuasa malam menahan pagi?

MALAM YANG TERTAKLUKKAN

Adakah kuasa malam menahan pagi? Hitam, gelap dan malam bagi kebanyakan orang merupakan hal yang sama. Sebelum lampu ditemukan malam menjadi penjara bagi sebagian orang, banyak orang pada saat itu berada di tempat tidurnya masing-masing tapi masih melek.

Malam juga menjadi sarang dari kejahatan, dimana perampokan dan pencurian kerap terjadi. Banyak dogma-dogma lain tentang malam yang jelas membuatnya semakin angker. Maka hitam, gelap, malam merupakan asumsi dari “evil” yang bahkan masih berlaku hingga saat ini.

Namun ketika malam tertaklukkan, lampu-lampu jalan dipasang di sudut-sudut kota, kejahatan menurun akan tetapi muncul problematika baru yaitu berkembangnya prostitusi, hiburan malam menjamur. Malam menjadi gemerlap.

Binatang dihalau, jin diusir, manusia menjadi penguasa mutlak dari malam.

Percayakah anda bahwa malam merupakan suku kata yang khusus dalam bahasa indonesia dimana dia walaupun dibalik tetap menjadi malam.

TAMAT

Renungan:

  1. Raja Hati Vs Perdana Menteri Otak; 3 Agustus 2008
  2. Hari yang Indah; 4 Agustus 2008
  3. Bidadari Fakta atau Fiksi; 12 September 2008
  4. Tafsir Sang Penafsir; 19 September 2008
  5. Pahamilah Apakah Hidup Dalam Diri Manusia; 22 September 2008
  6. Topeng; 9 Oktober 2008
  7. Hanyalah Seorang Hamba; 20 November 2008;
  8. Terima Kasih Telah Menolakku Kemarin; 34 November 2008;
  9. Melebihi Keangkuhan Iblis; 5 Desember 2008;
  10. Malam Yang Tertaklukkan; 10 Desember 2008;
  11. Tuhan Izinkan Hamba Untuk Tidak Jatuh Cinta; 13 Januari 2009;
  12. Menjadi Seseorang; 27 Januari 2009;
  13. Kehidupan Yang Terkadang Paradoks; 30 Januari 2009;
  14. Hantu; 20 Februari 2009;
  15. Kekuatan Syair; 3 Maret 2009;
  16. Wajah Iblis Sang Malaikat; 12 Maret 2009;
  17. Bukan Roman Picisan; 24 Maret 2009;
  18. Malam Ini Biarkanku Menyendiri; 20 April 2009;
  19. Duhai Diriku Mengapa Engkau Bersedih; 13 Mei 2009;
  20. Selamat Kembali Pulang Sahabat; 25 Mei 2009;
  21. Ode Seekor Elang; 8 Juni 2009;
  22. Pledoi Iblis; 12 Juni 2009;
  23. Cerita Tentang Masa Lalu; 1 Juli 2009;
  24. Salam Rindu Selalu; 9 Juli 2009;
  25. Perjalanan ini; 18 Agustus 2009;
  26. Menegakkan Keadilan; 3 November 2009;
  27. Angin; 19 Februari 2010;
  28. Manusia; 18 Maret 2010;
  29. Kekuatan Hati; 27 Maret 2010;
  30. Pledoi Iblis Jilid Dua; 14 Mei 2010;
  31. Memoar Romantik; 15 Juni 2010;
  32. Sang Maha Durjana; 18 Juni 2010;
  33. Bermain Dengan Waktu; 21 Mei 2011;
  34. To Kill A Mocking Bird; 19 Juli 2011;
  35. Poker Face; 13 Januari 2012;
  36. Mengapa Harus Berkata; 3 Februari 2012;
  37. Tentang Aku, Kamu Dan Kita; 10 Februari 2012;
  38. Pada Akhirnya Kita (Juga) Tak Paham; 19 Februari 2012;
  39. Terima Kasih Pada Sastra; 29 Februari 2012;
  40. Cela Sempurna; 5 Maret 2012;
Advertisements
Advertisements

5 thoughts on “MALAM YANG TERTAKLUKKAN

  1. Jawab
    @ Aulia ==> Hehehe, ada sih cita2 jadi Novelis tapi belum kesampaian…
    Grubik ==> Sepertinya di di Skandinavia, hehehe… Atau kutub Utara dan Selatan…

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: