Tag Archives: Iblis

HUJJAH SENJA

Terkadang ketika matahari tenggelam dibalik gunung, ketika cahayanya hilang perlahan. Merasakan gelap datang. Terlintas kutuk akan rindu, rindu yang teramat sangat akan sebuah hati, yang disakiti berkali. Tanpa permaafan, tanpa penyesalan, tanpa pilihan untuk kembali. Bahwa semua harapan yang pernah ada, tiada tersisa. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

IBLIS NAMEC VS MANUSIA SAIYA

Ini bukan hanya pertarungan hidup dan mati. Ini adalah pertarungan akan kehidupan, meski aku enggan mengatakan ini pertarungan. Ini hanyalah ilusi. Aku yang berkali mati mampu bangkit kembali. Asalkan kepalaku utuh, maka ragaku mampu membentuk kembali tanpa harus bola naga. Merasakan lelah akan permainan ini, tiada lagi hasrat akan kemenangan. Untuk itu aku pergi. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 59 Comments

MANIFESTO POLITIK

Semua Negara, semua bentuk kekuasaan, yang pernah memegang dan tengah memegang kekuasaan atas nasib orang banyak dan sampai sekarang ini baik berbentuk demokrasi atau keturunan adalah sama. Jangan berharap terlalu, ada budi didalamnya. Continue reading

Rate this:

Posted in Mari Berpikir | Tagged , , , , , , , , , , | 10 Comments

KETIKA IBLIS MEMBUNUH SEJARAH

Maka rasakanlah tusukan tombak ini langsung ke ulu hatimu, duhai sejarah. Sejarah yang malang dan tanpa bersalah. Dan setiap pembalasan membutuhkan tumbal, maka merupakan aibmu yang terkoyak-koyak taringku. Sejarah aku akan hadir dalam pemakamanmu, sebagai tanda kebuasanku. Sebagai prasasti akan kegemilangan seorang durjana. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom, Puisiku | Tagged , , , , , , , | 4 Comments

RISALAH SANG DURJANA BAGIAN SEPULUH

Setelah menahan derita dan kerugian besar, dan setelah permintaan mundur dikabulkan oleh Pemerintah Hindia Belanda. Gontai dan kehilangan harga diri kapal itu meninggalkan perairan Aceh, disambut gegap gempita. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 45 Comments

TERIMA KASIH PADA SASTRA

Terima kasih kepada sastra yang telah membebaskan untuk berkata tentang “apa” tanpa harus menjadi “apa”, sehingga “apa” yang dikatakannya mungkin dirasa “benar” namun yang berkata sendiri, mungkin bukanlah “wajah” kebenaran Continue reading

Rate this:

Posted in Asal Usil, Cerita, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kisah-Kisah, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 7 Comments

ROTTEN

A bunch of rotten rotten would never talk about the purity of ideas, where he was like gold. A foul is a thief who carefully and lovingly smiles on the mask. And if my words are sweet believe me this is all a mask of self-centered. Continue reading

Rate this:

Posted in International, Literature, Poetry, Story | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 8 Comments

PADA AKHIRNYA KITA (JUGA) TAK PAHAM

Bahwa sifat serakah adalah sesuatu berbahaya, dia melingkupi segala cela. Kesombongan dan kekejian. Tidak mesti harta namun segalanya, bahkan sidrom langka yang begitu kuat sehingga masuk ke wilayah cemas dan akut. Bahwa rahmat tuhan tak dilihat sebagai sesuatu yang terpancar namun sebagai sesuatu yang harus diperebutkan. Continue reading

Rate this:

Posted in Kisah-Kisah, Mari Berpikir, Opini | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 4 Comments

SETIAP ORANG HINGGA KEMATIANNYA

Kehidupan bukanlah berupa dongeng yang indah, dimana dalam sebuah pembebasan para tokoh Protagonis tak selamanya berhati murni dan memiliki akhlak mulia, terkadang kita harus melihat dengan mata kepala sosok-sosok oportunis dipuja sebagai pahlawan setelah revolusi selesai. Continue reading

Rate this:

Posted in Asal Usil, Cerita, Kisah-Kisah, Mari Berpikir | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment

APA YANG MACHIAVELLI LAKUKAN

Jika anda hidup di Negara penuh kekacauan, seperti Italia di abad ke 15 di mana sang Begawan lahir. Maka pilihlah seorang Machivelli maka segala urusan akan terselesaikan. Namun sama sekali tidak perlu jika hidup dinegara aman sentausa, atau setengah sentausa. Hanya negara chaos. Ingat peringatan saya!!! Continue reading

Rate this:

Posted in Buku, Cerita, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Mari Berpikir, Opini, Review | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 16 Comments