-
Recent Posts
- MAHLIGAI KEMASYGULAN
- AMANAH WALI: SELAMATKAN HUTAN ACEH
- TUNTUTAN KALAM
- SENJAKALA KATA
- MENJAWAB POLEMIK MAKAM TANDINGAN SYEKH ABDUR RAUF AS-SINGKILI ATAU TENGKU SYIAH KUALA
- INGATAN SEBATANG POHON ASAM
- BAGAIMANA MENGELOLA HARTA MENURUT HIKAYAT KALILAH WA DIMNAH
- INFOGRAFIS TSUNAMI ACEH
- POLIFONI BERGERAK MEMENCAR
- CONTOH PUISI CINTA BAHASA PORTUGIS (PERDER)
- DITAMPAR KEBENARAN
- RAJA ZALIM DAN MENTERI-MENTERI CELAKA
- NASEHAT KEPADA KAUM MUDA
- PUBLIKASI TESIS: ANALISIS AKAD MUSYARAKAH BANK ACEH SYARIAH DENGAN PT. ALGIBRAN PROPERTY DALAM MEMBANGUN RUMAH BAGI NASABAH DI KOTA LANGSA
- LEUMOH HUKOM DIATOE LEE PANGKAT LEUMOH TANOH KEUBUE MEUKUBANG
- SEJARAH BENTUK DAN FILOSOFI RUMAH ACEH
- CONTOH PUISI CINTA BAHASA FINLANDIA (RAKASTAMAALLE)
- MASIHKAH ORANG ACEH BERJIWA PENYAIR
- HIKAYAT SEJARAH ASAL MULA RENCONG
- KEMBALI PADA KEKASIH
Fans Page
Twitter
My Tweets
Tag Archives: Mimpi
ABU NAWAS MENASEHATI RAJA
Kadang kala ketika merasa sangat dekat kita merasa raja itu adalah seorang teman biasa, dan melupakan bahwa dia adalah raja. Seorang raja dengan kekuasaannya bisa sangat kejam, ada pepatah yang mengatakan, “Tuhan jauh, raja dekat.” Continue reading
Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri
Tagged Arab, Budaya, Cerita, Dunia, Gelap, Hidup, Hikayat, Hikmah, Islam, Kerajaan Lama, Kota, Kuno, Laki-laki, Legenda, logika, Manusia, Metropolis, Mimpi, Pahlawan, Pengembangan, Peradaban, Politik, Revolusi, Saga, Sejarah, Tradisi, Tragedi, Waktu
18 Comments
DIMANA LETAK ISTANA KERAJAAN ACEH DARUD DONYA
Melalui penghancuran Istana Daruddonya Belanda ingin menghapus identitas orang Aceh, menjadi manusia baru yang tidak kenal siapa nenek moyangnya, tidak kenal asal usulnya dan merasa rendah diri dihadapan mereka. Sebagai bangsa yang jumawa, Belanda sempat mengabadikan beberapa foto. Bahkan untuk keperluan perang mereka sempat membuat peta, tanpa mereka sadari ini membantu ketika kita ingin merekonstruksi kembali letak istana Daroddonya. Continue reading
Posted in Cuplikan Sejarah, History, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri, Reportase
Tagged Aceh, Banda Aceh, Bangsa Paringgi, Budaya, Dunia, Durjana, Gelap, Hidup, Hikayat, Hikmah, Indonesia, Islam, Kampung, Kembali, Kerajaan Lama, Kota, Lanun, Laut, Legenda, logika, Manusia, Melayu, Mimpi, Nusantara, Pahlawan, Pengembangan, Peradaban, Perang, Politik, Saga, Sejarah, Sosial, Surealis, Tradisi, Tragedi, Waktu
5 Comments
MEMBACA ANGIN MENGHINDARI BADAI
Alkisah pada suatu hari yang panas, Sultan Aceh sedang menerima utusan bangsa Portugis. Sultan sehari sebelumnya terlalu banyak makan gulai kambing, perut beliau cenat cenut. Saat Sultan hendak bertitah akhirnya tak tertahankan lagi, Praak. Sultan mengeluarkan kentut basah. Continue reading
Posted in Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri
Tagged Aceh, Banda Aceh, Bangsa Paringgi, Budaya, Cerita, Dunia, Hidup, Hikayat, Hikmah, Indonesia, Islam, Kampung, Kerajaan Lama, Kota, Laki-laki, Legenda, logika, Manusia, Mimpi, Nusantara, Pahlawan, Pengembangan, Peradaban, Politik, Sejarah, Sosial, Tradisi, Waktu
19 Comments
SINGA ATJEH BIOGRAPHI SERI SULTAN ISKANDAR MUDA
Maka bacalah buku ini. SINGA ATJEH BIOGRAPHI SULTAN ISKANDAR MUDA agar putra-putri Aceh memiliki pengetahuan tentang dirinya, asal-muasal dirinya serta kisah leluhurnya. Tidak mengetahui apa yang terjadi sebelum engkau lahir berarti engkau selalu menjadi kanak-kanak. Karena apalah arti hidup menusia, kecuali jika hidup itu terjalin dengan hidup para leluhur, melalui catatan sejarah. Continue reading
Posted in Buku, Cuplikan Sejarah, E-Book, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri, Review
Tagged Aceh, Ancient, Archipelago, Asia Timur, Banda Aceh, Bangsa Paringgi, Budaya, Buku, Cerita, Civilization, Country, Culture, Development, Drama, Dunia, E-Books, Hidup, Hikayat, Hikmah, History, Indonesia, Islam, Kampung, Kembali, Kerajaan Lama, Kota, Laki-laki, Laut, Legend, Legenda, logika, Manusia, Melayu, Metropolis, Mimpi, Pahlawan, Pengembangan, Peradaban, Perang, Politik, Revolusi, Saga, Sejarah, Sosial, Tradisi, Waktu
36 Comments
SEORANG TANPA NAMA TANPA GELAR
Wajah seorang pencinta harus menyala, berkilau dan berkobar-kobar bagaikan api. Cinta yang sejati tak mengenal resiko yang menyusul kemudian, dengan cinta, baik dan buruk menjadi tiada. Continue reading