Tag Archives: Cinta

IBLIS NAMEC VS MANUSIA SAIYA

Ini bukan hanya pertarungan hidup dan mati. Ini adalah pertarungan akan kehidupan, meski aku enggan mengatakan ini pertarungan. Ini hanyalah ilusi. Aku yang berkali mati mampu bangkit kembali. Asalkan kepalaku utuh, maka ragaku mampu membentuk kembali tanpa harus bola naga. Merasakan lelah akan permainan ini, tiada lagi hasrat akan kemenangan. Untuk itu aku pergi. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 59 Comments

SANTIAGO SANG PELAUT

Memaklumatkan menafikan segala gahar dunia, membuang jauh rasa benci dan iri pada dunia. Tiada ingin lagi terlibat dalam dunia, di mana yang luhur katanya diperjuangkan, ketika yang busuk tersebar. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Literature, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 63 Comments

POETRY OF THEBES

I am Oedipus, the accursed. And a city can be so surprising. In this Thebes. Oedipus never understand the will of the gods. Acting alone, to face and cope with the temporal power. Commemorate the passion and death. Continue reading

Rate this:

Posted in International, Literature, Poetry, Story | Tagged , , , , , , , , , , , , , | 8 Comments

RISAU ASSOSIASI BUDJANG LAPOK

Bahwa apapun cerita mereka adalah subjek korban, yang mungkin menderita, tapi tabah. Karena tiada bersendiri. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 43 Comments

PAHIT

Pahit yang tak mesti selalu hitam, kadang ia hijau, merah, kuning maupun biru. Dalam banyak warna pahit menjelma. Dan sungguh pahit yang jernih menyegarkan. Meski kenangan membuat kita selalu mengingat bahwa pahit itu hitam, mungkin segelas kopi. Continue reading

Rate this:

Posted in Kolom, Mari Berpikir, Pengembangan diri, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | 10 Comments

CELA SEMPURNA

Dan celalah dunia ini kawan, bahwa ini zaman yang besar yang dibopong oleh orang-orang kerdil. Dalam secangkir gelas kita tertawa dan saling menertawakan akan nasib kita. Bahwa disitulah sebuah dunia tak pernah hilang, dunia yang telah menjadi ilusi, dikemas diteriakkan sebagai sesuatu yang baru, justu tak diciptakan kembali. Continue reading

Rate this:

Posted in Mari Berpikir, Pengembangan diri, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment

BOIKOT ASSOSIASI BUDJANG LAPOK

Kami, Assosiasi Budjang Lapok dengan ini menyatakan tidak menerima perlakuan pihak lepau polong terhadap anggota kami tersayang Laksamana Chen, maka saya selaku ketua ABL dengan ini menyatakan memboikot lepau polong. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 45 Comments

TERIMA KASIH PADA SASTRA

Terima kasih kepada sastra yang telah membebaskan untuk berkata tentang “apa” tanpa harus menjadi “apa”, sehingga “apa” yang dikatakannya mungkin dirasa “benar” namun yang berkata sendiri, mungkin bukanlah “wajah” kebenaran Continue reading

Rate this:

Posted in Asal Usil, Cerita, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kisah-Kisah, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 7 Comments

ADA SETELAH TIADA

Segala yang ada bermulai dari tiada, ada masa bahkan waktu pun tak ada. Continue reading

Rate this:

Posted in Kisah-Kisah, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 6 Comments

RAGA ASSOSIASI BUDJANG LAPOK

Assosiasi Budjang Lapok selalu punya bahan permainan, mungkin dalam diri mereka terdapatlah sisi kanak-kanak yang belum terpuaskan dengan penuh pada waktunya. Sehingga berkelanjutan sehingga dewasa. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 44 Comments