Advertisements
Advertisements

Tengkuputeh

I love words, I have fallen into the joy of writing them
Parodi adalah hal sehat bukan? Ia adalah suara sumbang dalam nada harmoni. Assosiasi Budjang Lapok

RISAU ASSOSIASI BUDJANG LAPOK

Parodi adalah hal sehat bukan? Ia adalah suara sumbang dalam nada harmoni. Ia membiarkan dunia dilihatnya ditengah tanpa bingkai yang tegar, ia membiarkan dunia terlihat menari seakan-akan berbeda tiap kali. Tiada melihat sesuatu yang luar biasa dengan ketakjuban, melainkan hal sederhana, mengundang takjub. Penuh kebijaksanaan dan ternyata belum terlihat secara utuh menyeluruh.

Ketika seorang pelaut pulang, ia akan membawa banyak cerita. Ketika seorang sahabat lama membezuk, ia akan disambut gegap gempita. Ketika para bajingan bercengkrama maka mereka akan tertawa. Alkisah pulanglah Santiago sang pelaut. Berpakansi ke Bandar, menghadiri beberapa kenduri, sebelum kembali melaut.

Santiago adalah sejenis Titan, Dewa lama, dalam Assosiasi Budjang Lapok. Seseorang dengan kualitas brutal dengan gaya anggun, terlihat layaknya pandir, pemikiran pandita dilengkapi lidah berandalan. Dalam kedalaman kata, mungkin hanya Barbarossa yang disegani. Seumpama mereka Dewa yang tua. Dalam Olympus, Assosiasi Budjang Lapok Kota Bandar.

“Barbarossa! Ahli cuci tangan!”

“Laksamana Chen! Naga tidur!”

“Mister Big! Pencitraan!”

“Penyair, Sensitif dan Idealistik!”

“Professor Gahul! Serakah!”

“Amish Khan! Dangkal!”

Hanya dalam sengsara dan mengenal sengsara, kebesaran jiwa bukanlah kesombongan. Dalam sebuah lepau nasi yang tak jauh dari lepau nasi lainnya. Beberapa orang berkumpul, tertawa dan menertawakan nasib. Siapapun yang berada disini, tentunya memiliki masalah dan masalah itu menjadi sebuah tawa bukan cela ketika seorang sahabat lama menghantam kesana kemari, kadang dibantu yang lain. Kadang mengeroyok, kadang terpojok. Santigo adalah ahli membantai, mungkin karena ia banya mengalami pembantaian.

Maka satu persatu ABL bertumbangan dalam keriasauan. Tersirat makna dalam kata-kata Santiago, dengan budi bahasa yang halus. Bahwa apapun cerita mereka adalah subjek korban, yang mungkin menderita, tapi tabah. Karena tiada bersendiri.

Santiago membawa sebuah suara, suara yang menganggu perasaaan, seperti sembilu yang lentur, halus, tajam, khas pasar. Ia menjangkau khayalak, tanpa menjadi sumbang.

XXXXXX

KATALOG SERI ABL

  1. GEMPAR
  2. TERLARANG
  3. NASIB
  4. RAGA
  5. BOIKOT
  6. RISAU
  7. BAHAGIA
  8. BERAI
  9. LALAI
  10. CIDUK
  11. UNDANGAN
  12. LINGKARAN
  13. PLEDOI
  14. KURANG
  15. HILANG
  16. DENDANG
  17. PERKASA
  18. ENIGMA
  19. ALIANSI
  20. MEMORI
  21. BAYANGAN
  22. MERAJOK
  23. BATAS
  24. ILUSI
  25. EVOLUSI
  26. BUKU
  27. VIRTUE
  28. REALITAS
  29. KRISIS
  30. BERSATULAH
Advertisements
Advertisements

38 thoughts on “RISAU ASSOSIASI BUDJANG LAPOK

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: