-
Recent Posts
- MAHLIGAI KEMASYGULAN
- AMANAH WALI: SELAMATKAN HUTAN ACEH
- TUNTUTAN KALAM
- SENJAKALA KATA
- MENJAWAB POLEMIK MAKAM TANDINGAN SYEKH ABDUR RAUF AS-SINGKILI ATAU TENGKU SYIAH KUALA
- INGATAN SEBATANG POHON ASAM
- BAGAIMANA MENGELOLA HARTA MENURUT HIKAYAT KALILAH WA DIMNAH
- INFOGRAFIS TSUNAMI ACEH
- POLIFONI BERGERAK MEMENCAR
- CONTOH PUISI CINTA BAHASA PORTUGIS (PERDER)
- DITAMPAR KEBENARAN
- RAJA ZALIM DAN MENTERI-MENTERI CELAKA
- NASEHAT KEPADA KAUM MUDA
- PUBLIKASI TESIS: ANALISIS AKAD MUSYARAKAH BANK ACEH SYARIAH DENGAN PT. ALGIBRAN PROPERTY DALAM MEMBANGUN RUMAH BAGI NASABAH DI KOTA LANGSA
- LEUMOH HUKOM DIATOE LEE PANGKAT LEUMOH TANOH KEUBUE MEUKUBANG
- SEJARAH BENTUK DAN FILOSOFI RUMAH ACEH
- CONTOH PUISI CINTA BAHASA FINLANDIA (RAKASTAMAALLE)
- MASIHKAH ORANG ACEH BERJIWA PENYAIR
- HIKAYAT SEJARAH ASAL MULA RENCONG
- KEMBALI PADA KEKASIH
Fans Page
Twitter
My Tweets
Category Archives: Data dan Fakta
KORPS MARSOSE SERDADU PRIBUMI PELAYAN RATU BELANDA
Marsose terdiri dari 1.200 orang dari berbagai bangsa, terdiri orang-orang Belanda, Perancis, Swiss, Belgia, Afrika, Ambon, Ambon, Menado, Jawa, juga beberapa orang Nias dan Timor. Pasukan ini, selain dipersenjatai karaben, juga dipersenjatai dengan senjata tradisional seperti klewang, rencong dan sebagainya. Mereka tidak tergantung pada angkutan militer dan biasa berjalan kaki. Mereka tidak bergantung pada jalur suplai logistik. Continue reading
Posted in Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Opini
Tagged Aceh, Assosiasi, Banda Aceh, Bangsa Paringgi, Budaya, Dunia, Durjana, Hidup, Iblis, Indonesia, Islam, Kembali, Kerajaan Lama, Laki-laki, Manusia, Nusantara, Peradaban, Perang, Politik, Revolusi, Saga, Sejarah, Sosial, Tradisi, Tragedi, Waktu
109 Comments
PEMBERONTAKAN KAUM REPUBLIK KASUS DARUL ISLAM ACEH
Hubungan antara Aceh dan Pemerintah Pusat menyajikan suatu gambaran yang unik dalam sejarah politik Indonesia. Kekhasan sejarah dan kebudayaan masyarakatnya menjadikan Aceh daerah khas yang harus dihadapi Pemerintah Pusat, terutama sekali pada tahun-tahun pertama sesudah tercapainya kemerdekaan. Continue reading
Posted in Buku, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Download, E-Book, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Review
Tagged Aceh, Banda Aceh, Budaya, Buku, Cerita, Drama, Dunia, Gelap, Hidup, Indonesia, Islam, Kampung, Kembali, Kota, Laki-laki, Legenda, Manusia, Nusantara, Pengembangan, Peradaban, Perang, Politik, Revolusi, Saga, Sastra, Sejarah, Sosial, Tradisi, Tragedi, Waktu
62 Comments
PEUCUT
PEUCUT. Pekuburan “Peucut”, adalah nama sebuah tempat dimana serdadu-serdadu Belanda selama Perang Aceh-Belanda dikuburkan di Banda Aceh. (The “Peucut” cemetery, is the name of a place where Dutch soldiers during the Aceh-Dutch War were buried in Banda Aceh.) Continue reading
Posted in Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, History, International, Photography, Reportase
Tagged Aceh, Ancient, Archipelago, Banda Aceh, Bangsa Paringgi, Budaya, Civilization, Country, Culture, Dunia, Hidup, History, Human, Indonesia, Man, Manusia, Nusantara, Peradaban, Saga, Sejarah, Time, Waktu, Western, World
1 Comment
TUANKU ABDUL HAMID
TUANKU ABDUL HAMID. Duta besar pertama kerajaan di Asia Tenggara kepada bangsa-bangsa Eropa. (The first ambassador of the kingdom in Southeast Asia to the Europeans). Continue reading
Posted in Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, History, International, Photography
Tagged Aceh, Ancient, Archipelago, Bangsa Paringgi, Budaya, Civilization, Country, Culture, Dunia, Hikayat, History, Indonesia, Kerajaan Lama, Kota, Laki-laki, Legend, Legenda, Life, Manusia, Nusantara, Peradaban, Reign, Saga, Sea, Sejarah, Time, Tradisi, Tradition, Waktu, Western, World
7 Comments
PEKUBURAN SERDADU BELANDA PEUCUT KERKHOF DI BANDA ACEH SEBAGAI SAKSI KEDAHSYATAN PERANG ACEH
Pada makam-makam ini telah dikuburkan lebih dari 2.200 orang tentara Belanda, dari serdadu biasa sampai Mayor Jenderal, dari suku-suku bangsa Indonesia, bangsa Belanda serta bangsa-bangsa lain yang menjadi serdadu upahan Belanda. Diantara kuburan-kuburan itu masih terdapat catatan yang dapat dibaca nama, pangkat serta tahun serta tempat mereka tewas. Nama-nama mereka diukir demikian indah pada marmer yang merupakan dinding pintu gerbang kehormatan “erepoort” makam para pahlawan Belanda tersebut. Continue reading
Posted in Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kisah-Kisah, Mari Berpikir, Reportase
Tagged Aceh, Banda Aceh, Bangsa Paringgi, Budaya, Cerita, Dunia, Durjana, Hidup, Hikayat, Hikmah, Indonesia, Islam, Kampung, Kembali, Kerajaan Lama, Kota, Laki-laki, Laut, Legenda, Manusia, Nusantara, Pahlawan, Peradaban, Politik, Saga, Sejarah, Sosial, Syair, Tradisi, Tragedi, Waktu
70 Comments
AROMA MEMIKAT DARI DAPUR ACEH
Cita rasa rempah-rempah telah melayarkan ribuan kapal, harganya bak mas permata. Aromanya mengundang pelaut-pelaut dunia untuk terjun dalam perburuan rempah ke pulau-pulau Nusantara beberapa abad silam. Bersaing untuk berlabuh pertama kali di tanah tujuan. Tak hanya sekedar penjelajahan, namun juga kisah yang suram, tentang penjajahan. Continue reading
Posted in Asal Usil, Data dan Fakta, Reportase
Tagged Aceh, Arab, Asia Timur, Banda Aceh, Budaya, Cerita, Dara, Dunia, Hidup, Indonesia, Kampung, Kembali, Kerajaan Lama, Kota, Kuno, Laut, Legenda, Manusia, Nona, Nusantara, Pengembangan, Peradaban, Perempuan, Sejarah, Sosial, Tradisi, Waktu
122 Comments
EKSPLOITASI SUMBER DAYA ALAM APAKAH BAGUS UNTUK ACEH
Haruskah Aceh yang sejak tahun 1200 Masehi sudah menjadi pusat perdagangan dunia menjadi teronggok di sudut Nusantara. Zaman berganti, kota-kota yang dulunya adalah pusat peradaban tempat berkumpulnya segala bangsa, kini terlupakan, terkurung di dalam garis batas-batas baru yang tenggelam dalam warna-warni peta dunia. Continue reading
Posted in Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri, Reportase
Tagged Aceh, Banda Aceh, Bangsa Paringgi, Budaya, Cerita, Ekonomi, Hidup, Hikayat, Indonesia, Islam, Kembali, Kerajaan Lama, Kota, Laut, logika, Manusia, Metropolis, Mimpi, Nusantara, Pengembangan, Peradaban, Politik, Revolusi, Sejarah, Tradisi, Tragedi, Waktu
105 Comments