Tag Archives: Syair

NASIB PARA PION

Pion adalah prajurit, dalam kisah apapun nasibnya tidak dituliskan. Sebagaimana sejarah sedikit menulis keberadaan orang-orang kecil. Tapi mereka adalah jiwa permainan catur, dengan segala kemampuan terbatas, bidak sering menentukan sifat dan hasil permainan. Untuk kemudian dilupakan. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 3 Comments

HARAP DAMAI

HARAP DAMAI. Sebuah Puisi yang ditulis ketika konflik Aceh sedang berada di titik puncak. Dalam setiap peperangan yang paling menderita, paling sengsara adalah mereka yang lemah dan tak berdaya. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kisah-Kisah, Literature, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , | 5 Comments

UNTUK SEBUAH SENYUMAN

UNTUK SEBUAH SENYUMAN
Didiri yang semakin terbuang cemas untuk kembali
Merasakan ragu sepanjang waktu dan membisu
Mengumpulkan sisa-sisa keberanian berjuang
Untuk sebuah senyuman terindah Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Literature, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment

PERANG DI JALAN ALLAH

Perang di Jalan Allah Perang Aceh 1873-1912; oleh Ibrahim Alfian; Dari manakah sumber kekuatan Aceh sehingga bisa bertahan demikian lama, bahkan hampir tiada henti? Inilah pokok yang menjadi pertanyaan Teuku Ibrahim Alfian dalam menulis buku ini. Apakah yang disebut dengan “Perang Sabil” itu dalam kesadaran Aceh? Bagaimanakah para ulama membina semangat perang sabil dan menjadikannya sebagai bagian dari kesadaran Aceh? Continue reading

Rate this:

Posted in Buku, Cuplikan Sejarah, Download, E-Book, Review | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 120 Comments

YANG MENGGELANDANG

YANG MENGGELANDANG
Kita mesti pergi pagi-pagi
Sebelum kita kena guyur lagi
Sama pemilik emperan toko ini
Seperti kemarin kita alami Continue reading

Rate this:

Posted in Asal Usil, Cerita, Kisah-Kisah, Mari Berpikir, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 5 Comments

NASIHAT-NASIHAT C. SNOUCK HURGRONJE

Buku “Nasihat-nasihat C. Snouck Hurgronje semasa Kepegawaiannya” atau dalam edisi Gobee dan Adriaanse berjudul Ambtelijke Adviezen van C.  Snouck Hurgronje memberikan informasi yang sangat berharga tentang nasihat-nasihat Snouck Hurgronje kepada pemerintah Hindia Belanda terutama untuk menghancurkan kekuatan Islam yang dianggap sebagai ancaman utama terhadap keberlangsungan penjajahan kolonial Belanda di Indonesia. Continue reading

Rate this:

Posted in Buku, Cuplikan Sejarah, Download, E-Book, Kisah-Kisah, Kolom, Literature, Mari Berpikir, Pengembangan diri, Review | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 143 Comments

RINDU

RINDU. Mungkin aku merindukannya. Dia yang selalu memberiku semangat sekaligus kebanggaan Aku rindu dia. Setiap kali melihat matanya berbinar-binar seperti anak kecil, aku merasa sebagai pria terbaik.
Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , | 2 Comments

ASAL MUASAL BUDAYA KOPI DI ACEH

Di Aceh, kedai kopi merupakan tempat berkumpul, bertemu dan membicarakan segala topik. Bagi orang-orang Aceh, mengunjungi kedai kopi merupakan bagian yang tak terpisahkan dari aktifitas sehari-hari. Di situ mereka bersosialisasi dan menjalin silaturahmi sambil menikmati kopi. Continue reading

Rate this:

Posted in Buku, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Review | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 120 Comments

SALAM KEPADA MALAHAYATI

Ia dan aku sama, merindukan sang kekasih nan jauh di Selat Malaka. Yang tercinta, Malahayati. Wahai angin, kutitipkan salam untuknya, kuharap disana ia baik-baik saja. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah, Kolom, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Comments

BILA AKU PULANG

Pulang memiliki makna yang dalam, kata “pulang” menandakan akhir dari perjalanan. “Setinggi-tingginya burung terbang niscaya (rindu) akan kembali ke sarang” Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment