-
Recent Posts
- MEMENTO MORI
- MAHLIGAI KEMASYGULAN
- AMANAH WALI: SELAMATKAN HUTAN ACEH
- TUNTUTAN KALAM
- SENJAKALA KATA
- MENJAWAB POLEMIK MAKAM TANDINGAN SYEKH ABDUR RAUF AS-SINGKILI ATAU TENGKU SYIAH KUALA
- INGATAN SEBATANG POHON ASAM
- BAGAIMANA MENGELOLA HARTA MENURUT HIKAYAT KALILAH WA DIMNAH
- INFOGRAFIS TSUNAMI ACEH
- POLIFONI BERGERAK MEMENCAR
- CONTOH PUISI CINTA BAHASA PORTUGIS (PERDER)
- DITAMPAR KEBENARAN
- RAJA ZALIM DAN MENTERI-MENTERI CELAKA
- NASEHAT KEPADA KAUM MUDA
- PUBLIKASI TESIS: ANALISIS AKAD MUSYARAKAH BANK ACEH SYARIAH DENGAN PT. ALGIBRAN PROPERTY DALAM MEMBANGUN RUMAH BAGI NASABAH DI KOTA LANGSA
- LEUMOH HUKOM DIATOE LEE PANGKAT LEUMOH TANOH KEUBUE MEUKUBANG
- SEJARAH BENTUK DAN FILOSOFI RUMAH ACEH
- CONTOH PUISI CINTA BAHASA FINLANDIA (RAKASTAMAALLE)
- MASIHKAH ORANG ACEH BERJIWA PENYAIR
- HIKAYAT SEJARAH ASAL MULA RENCONG
Fans Page
Twitter
My Tweets
Tag Archives: Nona
PADA PANDANGAN PERTAMA
Dia adalah perwujudan sifat indiffrent, acuh. Wajahnya setenang telaga yang tak terduga kedalamannya bagi siapapun jua. Dia adalah pembuktian mengapa patung dewi Venus selalu dipuja dalam keheningannya. Continue reading
TEMPAT TIADA KEMBALI
Inikah perempuan yang bertahun lalu mencuri hatiku. Memang senyumnya masih sama, tapi garis waktu telah menenggelamkan kemudaan darinya. Continue reading
KETIDAKAGUNGAN CINTA
Layakkah dirimu, yang telah menolakku mendapatkan cintaku. Meski sebuah kerajaan engkau tawarkan padaku, sama saja. Ikatan itu telah pudar. Arang telah mencoreng keningku. Continue reading
PADAMU PEREMPUANKU
Senyum merekah bibir merah
Bagai mawar ditengah sepi
Menanti cinta musafir lalu
Luruh dan lusuh terenggut paksa
Lirikan mata yang sayu
Biru seperti pelangi Continue reading
BENCI DI ATAS CINTA
Yah, nona akhirnya engkau menemukanku disini. Dipersembunyian yang amat kurahasiakan darimu, sebagai liang pencurahan hati dan pikiran bebas lepas. Engkau yang berkata menitikkan air mata membacanya. Maka ketahuilah bahwa aku tak percaya pada kata-katamu lagi meski engkau mengatakan siang itu terang, dan malam itu gelap. Continue reading
Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Literature, Puisiku
Tagged Aceh, Andalusia, Arab, Budaya, Bujang, Cerita, Cinta, Dara, Dunia, Hikayat, Indonesia, Islam, Kampung, Kembali, Kerajaan Lama, Kota, Laki-laki, Legenda, Manusia, Mimpi, Nona, Nusantara, Peradaban, Perempuan, Puisi, Sastra, Sejarah, Syair, Tradisi
19 Comments
KITA YANG TAK AKAN BERTEMU KEMBALI
Dinda, kita yang takkan bertemu kembali
Ku ingin tiada lagi air matamu untukku
Dinda dimanapun engkau berada
Kuharap engkau bahagia disana
Continue reading