HANYALAH SEORANG HAMBA

Dinding Madrasah yang telah kehilangan bintang

HANYALAH SEORANG HAMBA

Tuhan engkau adalah penguasa apa-apa yang dilangit dan dibumi. Engkau Maha Tahu siapa hamba-MU ini yang telah Engkau limpahi kasih dan sayang-Mu sepanjang hidupnya. Engkau bentuk ia dengan tangan-MU sehingga jadilah ia.

Tuhan dihadapan-MU bahkan lidah hamba kelu. Engkau Maha Mengetahui apa-apa yang ada didalam dada hambamu. Yang mencoba tak berpaling dari jalan-MU, yang merasa takut, yang merasa kerdil, yang lemah, yang tak berdaya upaya, yang manja dan hanya mengharap pada rahmat-MU.

Tuhan, hamba-Mu ini angkuh. Dengan polah dan tingkah yang mengotori bumi-MU. Hamba memohon keampunan dari-MU sebelum dan sesudahnya. Hamba hanyalah seorang licik yang memanfaatkan Kepengasihan dan Kepenyayangan-MU. Hamba malu dengan sebenar-benarnya rasa malu.

Tuhan, sebegitu banyak karunia-Mu kepada hamba. Mohon jangan masukkan hamba dalam golongan orang-orang yang tiada mensyukuri nikmat-MU.

Tuhan, Engkaulah tempat hamba mengadu. Menyambut hamba dengan tangan terbuka. Belaian dan kasih sayang-MU menyejukkan hamba-MU yang keras kepala. Yang tiada berusaha keras untuk meraih-MU namun takut sangat akan murka-MU.

Hamba hanyalah seorang hamba yang remuk dan rindu akan ridha-MU.

Tentang tengkuputeh

Cepat seperti angin // Tekun seperti hujan // Bergairah seperti api // Diam seperti gunung // Misterius seperti laut // Kejam seperti badai // Anggun seperti ngarai // Hening seperti hutan // Dalam seperti lembah // Lembut seperti awan // Tangguh seperti karang // Sederhana seperti debu // Menyelimuti seperti udara // Hangat seperti matahari // Luas seperti angkasa // Berserakan seperti debu //
Pos ini dipublikasikan di Asal Usil, Kisah-Kisah, Kolom, Pengembangan diri, Puisiku dan tag , , , , , , , , , . Tandai permalink.

10 Balasan ke HANYALAH SEORANG HAMBA

  1. Aulia berkata:

    Sama teuku, lon tuan juga hanya seorang hamba yang banyak berlumuaran dosa!

  2. tengkuputeh berkata:

    Ya kita sama, sama-sama…
    ==Jadi lupa mau bilang apa==
    Kehabisan kata-kata ni Adun…

  3. Ping balik: ANAK ANAK BERMAIN BOLA - TengkuputehTengkuputeh

  4. Ping balik: MELEBIHI KEANGKUHAN IBLIS - TengkuputehTengkuputeh

  5. Ping balik: BUAH AMARAH - TengkuputehTengkuputeh

  6. Ping balik: SURGA - TengkuputehTengkuputeh

  7. Ping balik: BARA API IDEALISME | Tengkuputeh

  8. Ping balik: POHON KEKEKALAN | Tengkuputeh

  9. Ping balik: IBRAHIM | Tengkuputeh

  10. Ping balik: NASIB PARA PION | Tengkuputeh

Leave a Reply

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.