Advertisements
Advertisements

Tengkuputeh

I love words, I have fallen into the joy of writing them
Hamba hanyalah seorang hamba yang remuk dan rindu akan ridha-MU.

HANYALAH SEORANG HAMBA

Tuhan engkau adalah penguasa apa-apa yang dilangit dan dibumi. Engkau Maha Tahu siapa hamba-MU ini yang telah Engkau limpahi kasih dan sayang-Mu sepanjang hidupnya. Engkau bentuk ia dengan tangan-MU sehingga jadilah ia.

Tuhan dihadapan-MU bahkan lidah hamba kelu. Engkau Maha Mengetahui apa-apa yang ada didalam dada hambamu. Yang mencoba tak berpaling dari jalan-MU, yang merasa takut, yang merasa kerdil, yang lemah, yang tak berdaya upaya, yang manja dan hanya mengharap pada rahmat-MU.

Tuhan, hamba-Mu ini angkuh. Dengan polah dan tingkah yang mengotori bumi-MU. Hamba memohon keampunan dari-MU sebelum dan sesudahnya. Hamba hanyalah seorang licik yang memanfaatkan Kepengasihan dan Kepenyayangan-MU. Hamba malu dengan sebenar-benarnya rasa malu.

Tuhan, sebegitu banyak karunia-Mu kepada hamba. Mohon jangan masukkan hamba dalam golongan orang-orang yang tiada mensyukuri nikmat-MU.

Tuhan, Engkaulah tempat hamba mengadu. Menyambut hamba dengan tangan terbuka. Belaian dan kasih sayang-MU menyejukkan hamba-MU yang keras kepala. Yang tiada berusaha keras untuk meraih-MU namun takut sangat akan murka-MU.

Hamba hanyalah seorang hamba yang remuk dan rindu akan ridha-MU.

Advertisements
Advertisements

6 thoughts on “HANYALAH SEORANG HAMBA

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: