ORANG ASING TERASING

Sufi yang terasing dari dunia

ORANG ASING TERASING

Ketika terjaga, tak tahu diriku ini siapa? Bau badan ini milik siapa? Muka acak-acakan dicermin itu akukah? Mungkin hatiku telah dipenuhi belatung. Mungkin otakku sudah membusuk hingga tak mengenali sosok sendiri. Begitu menakutkan sehingga diriku pun gemetar ketakutan pada bayangan hitam dibelakang. Dimana ini, diruang pengap tiga kali enam meter, mendapati diri dibawah lampu teplok kuning. Kasus tipis dan bantal penuh liur. Hidungku mencium bau apak menyengat. Deru debu bercampur tahi cicak. Sungguh persemayaman yang menyeramkan. Kupandangi cat dinding mengelupas, seperti wajahku yang telah bopeng oleh sayatan kuku tajam. Luka ditubuhku belum sepenuhnya sembuh. Tertembus baja satu hasta. Berbalut perban kuning tidak putih. Aku marah, mengerang lalu menjerit, hingga mendapati aku hanya bersama diriku. Aku merasa asing, pada semuanya. Bahkan pada diriku sendiri. Siapakah aku?

Beberapa Kisah:

  1. Tafsir Sang Penafsir; 19 September 2008
  2. Hanyalah Seorang Hamba; 20 November 2008;
  3. Terima Kasih Telah Menolakku Kemarin; 24 November 2008;
  4. Tuhan Izinkan Hamba Untuk Tidak Jatuh Cinta; 13 Januari 2009;
  5. Malam Ini Biarkanku Menyendiri; 20 April 2009;
  6. Duhai Diriku Mengapa Engkau Bersedih; 13 Mei 2009;
  7. Tentang Aku, Kamu Dan Kita; 10 Februari 2012;
  8. Pada Akhirnya Kita (Juga) Tak Paham; 19 Februari 2012;
  9. Terima Kasih Pada Sastra; 29 Februari 2012;
  10. Ketika Iblis Membunuh Sejarah; 10 Maret 2012;
  11. Cerita (Belum) Selesai; 29 Maret 2012;
  12. Sebuah Perjalanan Sebuah Cerita; 28 April 2012;
  13. Yang Memukau Tak Selamanya Memukau; 30 Agutus 2012;
  14. Setitik Noktah Di Dalam Noktah; 25 Februari 2015;
  15. Pesan Dalam Cermin; 18 April 2015;
Advertisements
Advertisements

About tengkuputeh

Cepat seperti angin // Tekun seperti hujan // Bergairah seperti api // Diam seperti gunung // Misterius seperti laut // Kejam seperti badai // Anggun seperti ngarai // Hening seperti hutan // Dalam seperti lembah // Lembut seperti awan // Tangguh seperti karang // Sederhana seperti debu // Menyelimuti seperti udara // Hangat seperti matahari // Luas seperti angkasa // Berserakan seperti debu //
This entry was posted in Asal Usil, Cerita, Kisah-Kisah, Literature, Puisiku and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

9 Responses to ORANG ASING TERASING

  1. Baka Klana says:

    Begitu kalau Ijrail sudah datang memanggil Tgk
    berarti kita sudah berada di negeri asing terasing

  2. Baka Klana says:

    Mudah-mudahan kita idak termasung orang asing terasing disaat Ijrail datang menjemput kita

  3. karangsati says:

    …makin sempurna dalam keterasingan…

    ditelan rinai hujan,
    didera imsonia,
    belum lelap
    dipagut
    pagi

    ~k’sati~

  4. tengkuputeh says:

    Jawab

    @Bang Baka ==> Ketika izrail datang memanggil, jasad terbujur dipembaringan…

    @KarangSatie ==> Kalau tak merasa sepi, maka kita juga tak merasa ramai…

  5. suryaden says:

    ngeri aku, …
    kadang releksi diri pun membuatku takut…

  6. tengkuputeh says:

    Hihihi, takut melihat wajah sendiri dicermin???

  7. Ihan says:

    sudah sepatutnya kita sering bercermin, bukan hanya secara fisik tetapi juga secara non fisik, supaya kita tahu apa yang masih menjadi kekurangan kita sehingga bisa segera diperbaiki, dan apa pula kelebihan kita sehingga bisa dimanfaatkan untuk kebaikan.

  8. tengkuputeh says:

    Setuju bung Ihan

  9. Pingback: KITA YANG TAK AKAN BERTEMU KEMBALI - TengkuputehTengkuputeh

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.