-
Recent Posts
- MEMENTO MORI
- MAHLIGAI KEMASYGULAN
- AMANAH WALI: SELAMATKAN HUTAN ACEH
- TUNTUTAN KALAM
- SENJAKALA KATA
- MENJAWAB POLEMIK MAKAM TANDINGAN SYEKH ABDUR RAUF AS-SINGKILI ATAU TENGKU SYIAH KUALA
- INGATAN SEBATANG POHON ASAM
- BAGAIMANA MENGELOLA HARTA MENURUT HIKAYAT KALILAH WA DIMNAH
- INFOGRAFIS TSUNAMI ACEH
- POLIFONI BERGERAK MEMENCAR
- CONTOH PUISI CINTA BAHASA PORTUGIS (PERDER)
- DITAMPAR KEBENARAN
- RAJA ZALIM DAN MENTERI-MENTERI CELAKA
- NASEHAT KEPADA KAUM MUDA
- PUBLIKASI TESIS: ANALISIS AKAD MUSYARAKAH BANK ACEH SYARIAH DENGAN PT. ALGIBRAN PROPERTY DALAM MEMBANGUN RUMAH BAGI NASABAH DI KOTA LANGSA
- LEUMOH HUKOM DIATOE LEE PANGKAT LEUMOH TANOH KEUBUE MEUKUBANG
- SEJARAH BENTUK DAN FILOSOFI RUMAH ACEH
- CONTOH PUISI CINTA BAHASA FINLANDIA (RAKASTAMAALLE)
- MASIHKAH ORANG ACEH BERJIWA PENYAIR
- HIKAYAT SEJARAH ASAL MULA RENCONG
Fans Page
Twitter
My Tweets
Tag Archives: Hikayat
WAJAH IBLIS SANG MALAIKAT
“Sebaik apapun seorang lelaki (atau perempuan), tetap saja ada kebusukkan dan keburukkan didalamnya (begitupun sebaliknya). Maka jangan menganggap bahwa selamanya madu adalah manis, bisa saja ia menjadi racun yang membunuh” Continue reading
KEKUATAN SYAIR
Masyarakat Arab di zaman kuno (jahiliyah) sangat menghormati seseorang jika ia memiliki dua keahlian, pertama bergulat dan kedua bersyair. Dapat dipastikan jika ada seorang yang menjadi jawara dibidang tersebut maka tak pelak ia akan menjadi kebanggaan kabilahnya. Intinya masyarakat di jazirah Arab saat itu menggangumi dua hal yang menjadi paradoks yaitu kekuatan dan kelembutan. Continue reading
Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kisah-Kisah, Mari Berpikir, Pengembangan diri, Puisiku
Tagged Andalusia, Arab, Budaya, Cerita, Drama, Dunia, Durjana, Hidup, Hikayat, Islam, Kembali, Kota, Laki-laki, Laut, Legenda, logika, Mimpi, Pengembangan, Peradaban, Politik, Puisi, Sastra, Sejarah, Syair, Tradisi, Tragedi, Waktu
44 Comments
DUA PULUH LIMA TAHUN, SEPEREMPAT ABAD SUDAH
Dua puluh lima tahun, mengutip perrkataan sahabat lama seperempat abad sudah. Tanpa ada penggulangan tanggal ditahun ini. Tersenyum mendapati diri sudah sejauh ini. Dua puluh lima tahun, menurut agama Islam adalah usia setiap manusia dibangkitkan kelak, seberapapun umur hidupnya. Continue reading
WASIAT TERUNTUK ADINDA MALIN KUNDANG
Kepada Adinda Kakanda berpesan, jika telah berhasil di Betawi sana maka segeralah pulang. Jengguklah bunda Kanduang yang sangat mencintaimu. Continue reading
Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah, Mari Berpikir
Tagged Budaya, Cerita, Cinta, Dara, Drama, Dunia, Durjana, Hidup, Hikayat, Kampung, Kerajaan Lama, Kota, Laki-laki, Laut, Legenda, Malam, Mimpi, Nona, Nusantara, Peradaban, Perempuan, Puisi, Saga, Sastra, Sejarah, Syair, Tradisi, Tragedi, Waktu
65 Comments
TRAGEDI ANDALUSIA MUNGKINKAH BERULANG
Sangatlah tidak mungkin Andalusia, ataupun Abbassiyah ataupun Turki Ustmani atau siapapun dapat terpuruk jatuh dengan sedemikian mudah kecuali dia sudah bobrok dari dalam. Pada contoh kasus di Andalusia, serangan dari pasukan Castila dan Aragon hanyalah mempercepat kematiannya yang sudah sekarat. Continue reading
Posted in Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Mari Berpikir, Opini
Tagged Andalusia, Arab, Budaya, Dunia, Hidup, Hikayat, Islam, Kerajaan Lama, Kota, Laki-laki, Laut, Legenda, Metropolis, Pengembangan, Peradaban, Revolusi, Saga, Sejarah, Tradisi, Tragedi, Waktu
37 Comments
UDIK INVATION
Belajar dari masa lalu, lihatlah bagaimana bangsa Indo German menghancurkan Romawi Barat, bangsa Arab menghapuskan Kerajaan Persia yang berusia ribuan tahun, Mongol/Tatar membumihanguskan Baghdad ibukota kekhalifahan Abbassiyah, bangsa Turki mengalahkan Kekaisaran Byantium dan memduduki ibukotanya Konstantinopel dan menganti namanya menjadi Istanbul. Continue reading
Posted in Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri
Tagged Arab, Budaya, Dunia, Hikayat, Hikmah, Islam, Kampung, Kota, Legenda, logika, Metropolis, Pengembangan, Peradaban, Revolusi, Saga, Sejarah, Tradisi, Waktu
27 Comments
MELEBIHI KEANGKUHAN IBLIS
MELEBIHI KEANGKUHAN IBLIS “Iblis yang karena keangkuhannya menolak keampunan dari Tuhan-Nya, sehingga harus menelan kesombongannya menjadi penghuni neraka pada akhir zaman pun memerlukan teman. Untuk itu ia merayu manusia untuk menjadi sahabatnya didasar neraka.” Katamu menusuk jantungku. “Mengapakah kamu manusia … Continue reading