DUA PULUH LIMA TAHUN, SEPEREMPAT ABAD SUDAH

Dua puluh lima tahun sudah seperempat abad

DUA PULUH LIMA TAHUN, SEPEREMPAT ABAD SUDAH

Dua puluh lima tahun, mengutip perkataan sahabat lama seperempat abad sudah. Tanpa ada penggulangan tanggal ditahun ini. Tersenyum mendapati diri sudah sejauh ini. Dua puluh lima tahun, menurut agama Islam adalah usia setiap manusia dibangkitkan kelak, seberapapun umur hidupnya.

Hidup di bawah langit

Seperempat abad

Kepada dunia

Apa yang telah diberi

Impian dan cita

Akan berakhir

Wahai tanah leluhur

Sudikah engkau menanti

Lelaki yang tak tahu

Kapan malam terakhir

Untuk kembali

Kepada-NYA

Krueng Sabee, 29 Pebruari 1984 pukul 14.00 WIB. Milvan Murtadha

Untuk sebuah tanggal yang menghilang dari kalender tahun 2009, Selamat Ulang Tahun.

Puisi-puisi tentang diri:

  1. Catatan Seorang Pecundang; 1 Agustus 2008;
  2. Dalam Jubah Sufiku; 3 Agustus 2008;
  3. Surat Kepada Sepotong Masa Lalu; 3 Agustus 2008;
  4. Kita Yang Tak Akan Bertemu Kembali; 9 September 2008;
  5. Padamu Perempuanku; 25 September 2008;
  6. Hikayat Sang Pengembara; 6 Oktober 2008;
  7. Mengenang Sebuah Perjalanan Cinta; 3 November 2008;
  8. Hanyalah Seorang Hamba; 20 November 2008;
  9. Terima Kasih Telah Menolakku Kemarin; 24 November 2008;
  10. Tuhan Izinkan Hamba Untuk Tidak Jatuh Cinta; 13 Januari 2009;
  11. Sepucuk Surat Untuk Lisa; 1 Januari 2009;
  12. Malam Ini Biarkanku Menyendiri; 20 April 2009;
  13. Selamat Ulang Tahun Mama; 1 Februari 2010;
  14. Kenangan Akan Gerimis; 11 Februari 2012;
  15. Direbut Kabut Kelam; 10 Agustus 2013;
  16. Yang Tercinta Malahayati; 2 Oktober 2014;
  17. Setitik Noktah Di Dalam Noktah; 25 Februari 2015;
  18. Supaya Aku, Kamu Dan Kita (Lebih) Saleh; 9 Desember 2016;
  19. Aku Mencintaimu Dengan Sederhana; 15 Mei 2017;
  20. Renungan Malam; 19 November 2017;
Advertisements
Advertisements

About tengkuputeh

Cepat seperti angin // Tekun seperti hujan // Bergairah seperti api // Diam seperti gunung // Misterius seperti laut // Kejam seperti badai // Anggun seperti ngarai // Hening seperti hutan // Dalam seperti lembah // Lembut seperti awan // Tangguh seperti karang // Sederhana seperti debu // Menyelimuti seperti udara // Hangat seperti matahari // Luas seperti angkasa // Berserakan seperti debu //
This entry was posted in Asal Usil, Kisah-Kisah, Puisiku and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

17 Responses to DUA PULUH LIMA TAHUN, SEPEREMPAT ABAD SUDAH

  1. karangs@ti says:

    selamat atas ulang tahunnya yang hilang, abu hehehe….

    semoga umurnya tambah barokah

  2. suryaden says:

    semoga tambah berkah dan tabah, amin

  3. karangs@ti says:

    selamat atas ulang tahunnya yang hilang hehehe

  4. ladangkata says:

    Selamat ulang tahun, Abu…meski tanggalnya muncul empat tahun sekali, bukan berarti putaran usiamu juga empat tahun sekali kan? hehehehhehe

    Semoga berkah dan rahmat selalu dilimpahkan buatmu..selamat menempuh tahun-tahun berikutnya dengan senyum..:)

  5. Aulia says:

    kata-katanya sungguh memberikan inspirasi selama 25 tahun ini….

    tengkuputeh sang melankolis jiwa raga yang tenang dan damai untuk kesuksesan pemuda Nanggroe. Met Milad Tengku 🙂

  6. zawawi says:

    selamat ulang taun. semoga tambah usia tambah baik.

    selamat ilang taun. semoga berkurangnya usia berkurang pula kejelekannya.

  7. masicang says:

    saya ngga ngucapin selamat ulang tahun karena emang ditahun ini kelahiran mas abu ngga diulang.. hehee

    ngga da kabisat tahun ini. so saya tunggu ketika tahunnya tepat .

    anda orang yang langka mas abu. harus dimuseumkan..

    hehe.. cek postingan terakhir blog saya ya?

  8. tengkuputeh says:

    Jawab…

    @Karang ==> Terimakasih Bung Karang…

    @Suryaden ==> Amin Mas Suryaden…

    @Karang ==> Hilang berarti pernah ada 🙂

    @Mbak Lisa ==> Kalau dihitung2 Abu masih enam tahun lho… Hahahahaha…

    @Aulia ==> tengkuputeh sang melankolis jiwa raga yang tenang dan damai ==> Kata2 yang membuat Abu merasa gmn gitu 😀

    @Mas Zizaw ==> Tahu saja, siapa Abu.

    @Masicang ==> Abu paling suka ke musium, byk benda2 bersejarah… Kyknya kerja di Dinas Purbakala enak juga ya… Hahahaha…

  9. Pingback: Karena Mereka Kita Juga Bisa « Orekan Waktu Luang

  10. wah!!! ada yang ultah ne??? slamat ulang tahun yah ^^
    semoga dengan makin tuanya dirimu (doh-3tahun diatasku-), makin berpikir bijak N dewasa + ga tinggal shalatnya ..

    kwakakakakkk….^^

    saleum meuturi dari dhe^^

  11. Ozank says:

    O.. ka ulang tahun lagoe. Seulamat.

  12. husni says:

    Selamat ultah syedara lon,,,, n Maaf…telat ucapinnya, smga umurnya barakah

  13. tengkuputeh says:

    Jawab….

    Aulia aka Hack87 berkitab, orekan waktu luang ==> Tengkyu very much…

    Dhe Kucing_Kabur ==> Hahahahahaha, betul.. betul sekali saran Dhe…

    Bang Ozank ==> Terimong Geunaseh Cut Bang…

    Husni ==> No Problemo Husni…

  14. Kang Nur says:

    wa masih cukup muda ternyata, utk seseorang yg menulis banyak cerita2 bijak seperti ini. Panjang Umur, Bang; moga bermanfaat ‘tuk orang banyak

  15. tengkuputeh says:

    Jawab…
    Terim kasih kang Nur 🙂

  16. bocahcilik says:

    selamat untuk ulang tahun yang tak pernah terjadi.

    * keren euy, ulang tahunnya 29 februari…

  17. tengkuputeh says:

    Mas Ucup, banyak yang bilang aneh. Senang mendapat apresiasi…

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.