-
Recent Posts
- MEMENTO MORI
- MAHLIGAI KEMASYGULAN
- AMANAH WALI: SELAMATKAN HUTAN ACEH
- TUNTUTAN KALAM
- SENJAKALA KATA
- MENJAWAB POLEMIK MAKAM TANDINGAN SYEKH ABDUR RAUF AS-SINGKILI ATAU TENGKU SYIAH KUALA
- INGATAN SEBATANG POHON ASAM
- BAGAIMANA MENGELOLA HARTA MENURUT HIKAYAT KALILAH WA DIMNAH
- INFOGRAFIS TSUNAMI ACEH
- POLIFONI BERGERAK MEMENCAR
- CONTOH PUISI CINTA BAHASA PORTUGIS (PERDER)
- DITAMPAR KEBENARAN
- RAJA ZALIM DAN MENTERI-MENTERI CELAKA
- NASEHAT KEPADA KAUM MUDA
- PUBLIKASI TESIS: ANALISIS AKAD MUSYARAKAH BANK ACEH SYARIAH DENGAN PT. ALGIBRAN PROPERTY DALAM MEMBANGUN RUMAH BAGI NASABAH DI KOTA LANGSA
- LEUMOH HUKOM DIATOE LEE PANGKAT LEUMOH TANOH KEUBUE MEUKUBANG
- SEJARAH BENTUK DAN FILOSOFI RUMAH ACEH
- CONTOH PUISI CINTA BAHASA FINLANDIA (RAKASTAMAALLE)
- MASIHKAH ORANG ACEH BERJIWA PENYAIR
- HIKAYAT SEJARAH ASAL MULA RENCONG
Fans Page
Twitter
My Tweets
Tag Archives: Gelap
TAFSIR SANG PENAFSIR
Menjalani daif, kesalahan. Siapakah yang memastikan sepanjang jalan kehidupan dalam hari-hari mengalir, ataukah pernah dia menumbuhkan cinta, menetapkan hati. Benarkah ia? Tak ada dendam disana, tak ada rasa ingin membalas, menuntut, atau melakukan tindakan membela diri. Ataukah bebaskah ia? Dari rasa dengki menjadi-jadi. Continue reading →
Rate this:
Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom, Literature, Mari Berpikir, Pengembangan diri, Puisiku
|
Tagged Aceh, Andalusia, Arab, Assosiasi, Banda Aceh, Bangsa Paringgi, Budaya, Bujang, Cerita, Cinta, Dara, Dunia, Durjana, Gelap, Hikayat, Iblis, Islam, Kampung, Kembali, Kerajaan Lama, Kota, Laki-laki, Lanun, Laut, Legenda, Lhokseumawe, logika, Malaikat, Malam, Manusia, Menulis, Mesin, Mimpi, Nona, Nusantara, Pengembangan, Peradaban, Perempuan, Puisi, Sastra, Sejarah, Surealis, Syair, Tradisi, Wilayah Barat
|
20 Comments
MANAJEMEN KRITIK
Seseorang yang berhenti mendengarkan kritik dan belajar walau sehebat apapun dia tak akan menjadi lebih baik. Dalam berbagai kasus, kritik telah menghancurkan mental banyak orang. Sehingga mereka terpuruk dan tak dapat kembali lagi. Continue reading →
Rate this:
KEINDAHAN SANG REMBULAN
Bulan dalam kesendiriannya, menahan gempuran segala meteroid menghantam hanya untuk memantulkan cahaya matahari ke bumi. Membuatku merasa tak sendiri disaat paling sepi sekalipun. Continue reading →
Rate this:
Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Literature
|
Tagged Bangsa Paringgi, Budaya, Cerita, Cinta, Dara, Drama, Dunia, Gelap, Hidup, Hikayat, Kerajaan Lama, Kota, logika, Malam, Mimpi, Nona, Pengembangan, Perempuan, Puisi, Sastra, Sejarah, Surealis, Syair, Tradisi, Waktu, Wilayah Barat
|
73 Comments
ELEGI PAGI HARI SEBUAH CERPEN
Entah bau apa ini, sejenis apak menyengat. Suasana Pasar Pagi membawa keharuman tindih menindih antara pesing ikan, anyir darah serta bau alami sayuran dan buah. Lapak pedagang campur baur dengan lalu lalang pembeli, kepalaku berputar-putar bertambah pusing dengan sengatan matahari yang lansung menerpa ubun-ubun. Continue reading →
Rate this:
THINK GLOBALLY, DRESS LOCALLY
“Think Globally Dress Locally,” Sebuah palmflet tertera pada resepsionis Losmen Singgahan yang terletak di pasar kota Lamno di pesisir Barat Aceh, artinya “Berpikir global berpakaian lokal”. Kota yang terkenal dengan keturunan Portugisnya dulu. Continue reading →
Rate this:
Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir
|
Tagged Aceh, Assosiasi, Budaya, Cerita, Dunia, Gelap, Hidup, Indonesia, Islam, Kampung, Kembali, Kerajaan Lama, Laki-laki, Legenda, logika, Manusia, Pengembangan, Peradaban, Sejarah, Sosial, Tradisi, Waktu, Wilayah Barat
|
3 Comments
TERJERAT KESOMBONGAN
Sombong, adakah sifat itu didiri ini? Sekuat apapun seseorang mengatakan tidak namun orang lainlah yang menilai. Dan itulah penilaian banyak teman tentang diri ini, hiks…hiks…hiks… Continue reading →
Rate this:
Posted in Asal Usil, Cerita, Kisah-Kisah, Pengembangan diri
|
Tagged Aceh, Banda Aceh, Budaya, Cerita, Drama, Dunia, Gelap, Hidup, Iblis, Kembali, Kota, Laki-laki, Legenda, Lhokseumawe, logika, Manusia, Menulis, Mesin, Saga
|
Leave a comment
ELEGI PAGI HARI SEBUAH PUISI
Ketika terbangun pagi ini
Ku sadari hidup trus berlanjut
Memandang lurus ke depan
Dengan kepala terdonggak
Dalam setiap tarikan nafas
Ku sadari hidup ini terlalu berharga
Tuk sekedar tertawa
Atau hanya memejamkan mata
Mana cita-cita yang dulu membara
Haruskah pupus berjalan waktu
Betapa misteri diri
Tak terpahami oleh jiwa
Kemana semua tanya kubawa
Ketika tubuh merenta
Tulang-tulang merapuh sudah
Dan matahari trus meninggi
Lhokseumawe, 1 April 2008 Continue reading →
Rate this:
PEREMPUAN ACEH FULL POWER
Di masa lalu, rasanya tak ada seorang penulis roman manapun yang sanggup dan berhasil mengungkapkan daya khayalnya yang segila-gilanya seperti yang telah dibuktikan perempuan Aceh dalam kenyataannya. Continue reading →
Rate this:
Posted in Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri, Reportase
|
Tagged Aceh, Bangsa Paringgi, Budaya, Cerita, Drama, Dunia, Gelap, Hidup, Hikayat, Indonesia, Islam, Kampung, Kembali, Kerajaan Lama, Kota, Legenda, logika, Manusia, Menulis, Mesin, Mimpi, Nusantara, Pahlawan, Peradaban, Perang, Perempuan, Politik, Saga, Sastra, Sejarah, Sosial, Tradisi, Waktu
|
142 Comments
JANGAN TERLALU NAIF
Jangan terlalu naif memandang dunia karena ia tak sama dengan literatur yang ada di buku-buku. Hidup selalu berkembang dan berubah tak seperti perpustakaan yang selalu sama isinya. Continue reading →
Rate this:
Posted in Asal Usil, Cerita, Kisah-Kisah, Opini
|
Tagged Aceh, Banda Aceh, Budaya, Bujang, Buku, Cerita, Cinta, Dara, Dunia, Gelap, Hidup, Islam, Kampung, Kembali, Kota, Laki-laki, logika, Manusia, Menulis, Mimpi, Nona, Nusantara, Pengembangan, Perempuan, Surealis, Tradisi, Waktu, Wilayah Barat
|
4 Comments
HARI YANG INDAH
Bajingan keparat itu, aku berbicara tentang lelaki yang sedang menulis. Kupandangi wajahnya dari webcam dilaptop ini. Sialnya aku terperangkap dalam tubuh ini. Sekuat apapun kuberteriak tentang kebebasan ia hanya tersenyum tiada bergeming. Continue reading →
Rate this:
Posted in Asal Usil, Kisah-Kisah, Mari Berpikir, Opini
|
Tagged Budaya, Bujang, Drama, Dunia, Gelap, Iblis, Kota, Laki-laki, Lhokseumawe, logika, Malam, Manusia, Menulis, Mesin, Mimpi, Pengembangan, Perempuan, Surealis, Syair
|
5 Comments