Advertisements
Advertisements

Tengkuputeh

I love words, I have fallen into the joy of writing them
Manajemen Kritik

MANAJEMEN KRITIK

“Seseorang yang berhenti mendengarkan kritik dan belajar walau sehebat apapun dia tak akan menjadi lebih baik”

Dalam berbagai kasus, kritik telah menghancurkan mental banyak orang. Sehingga mereka terpuruk dan tak dapat kembali lagi.

Tapi dengan kemampuan manajeman kritik tidak sedikit pula, orang-orang yang membalikkan keadaan. Justru kritik membuat mereka menjadi lebih baik, kritik justru menempa batin dan jiwa mereka.

Namun terlalu mendengar kritik juga tidak terlalu baik, sering maju mundur karena terlalu mendengar kritik, sehingga segala perencanaan dan keinginan justru hancur sebelum dimulai.

Tak sedikit pula yang menulikan telinga mereka menghadapi kritik, menurut pengamatan penulis orang-orang yang tidak mau mendengar kritik justru memiliki karakter yang mapan, artinya sikap dan mental sudah mencapai final sehingga tidak mungkin mengubahnya kembali.

Secara umum ada 3 reaksi dalam menerima kritik :Menerima, menolak dan terakhir bernegoisasi. Bagaimana dengan pilihan anda sendiri dalam menerima kritik? Segalanya terserah kepada anda. Tetap keukeuh dengan pendirian walau dibilang sebagai kepala batu namun kelebihannya memiliki dasar karakter yang kuat. Atau menuruti kritik tersebut dengan resiko dianggap terombang-ambing namun kelebihan dari pilihan ini kita selalu masih ingin belajar.

Apapun pilihan anda, saran penulis jangan berlebihan.

Advertisements
Advertisements

6 thoughts on “MANAJEMEN KRITIK

  1. –haiii–
    biasanya yang mengkritik justru orang yang paling susah ngejalanin apa yang dia omongkan. hueheheheh…

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: