-
Recent Posts
- CONTOH PUISI CINTA BAHASA GREENLAND/KALAALLISUT (EQQAAMASSAT DRZZLE-MIK)
- RIWAYAT HIDUP TEUNGKU HAJI AHMAD HASBALLAH INDRAPURI
- YANG DIKALAHKAN OLEH NAFSU
- MEMENTO MORI
- MAHLIGAI KEMASYGULAN
- AMANAH WALI: SELAMATKAN HUTAN ACEH
- TUNTUTAN KALAM
- SENJAKALA KATA
- MENJAWAB POLEMIK MAKAM TANDINGAN SYEKH ABDUR RAUF AS-SINGKILI ATAU TENGKU SYIAH KUALA
- INGATAN SEBATANG POHON ASAM
- BAGAIMANA MENGELOLA HARTA MENURUT HIKAYAT KALILAH WA DIMNAH
- INFOGRAFIS TSUNAMI ACEH
- POLIFONI BERGERAK MEMENCAR
- CONTOH PUISI CINTA BAHASA PORTUGIS (PERDER)
- DITAMPAR KEBENARAN
- RAJA ZALIM DAN MENTERI-MENTERI CELAKA
- NASEHAT KEPADA KAUM MUDA
- PUBLIKASI TESIS: ANALISIS AKAD MUSYARAKAH BANK ACEH SYARIAH DENGAN PT. ALGIBRAN PROPERTY DALAM MEMBANGUN RUMAH BAGI NASABAH DI KOTA LANGSA
- LEUMOH HUKOM DIATOE LEE PANGKAT LEUMOH TANOH KEUBUE MEUKUBANG
- SEJARAH BENTUK DAN FILOSOFI RUMAH ACEH
Fans Page
Twitter
My Tweets
Tag Archives: Wilayah Barat
SEBUAH PUSAKA UNTUKMU ANAKKU
Adalah engkau, anakku alasan itu. Ada yang terindukan ketika aku menyebut namamu. Disitu pula ada gentar yang getar. Apakah ini mendahului takdir-Nya, dan keyakinanku bahwa IA maha pengasih lagi maha penyayang, membuatku berazzam melanjutkan menulis untukmu bersama pasrah sekaligus gairah. Continue reading →
Rate this:
CIDUK ASSOSIASI BUDJANG LAPOK
Seekor kuda masuk kepelataran lepau nasi, segera Laksamana Chen masuk tergopoh-gopoh. “Cepat kabur! Kabur! Ada pencidukan!” Continue reading →
Rate this:
Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom
|
Tagged Assosiasi, Budaya, Bujang, Cerita, Cinta, Dara, Drama, Dunia, Gelap, Hidup, Hikayat, Kampung, Kembali, Kerajaan Lama, Kota, Laki-laki, Legenda, logika, Manusia, Menulis, Mimpi, Nona, Perempuan, Saga, Sastra, Sejarah, Surealis, Tradisi, Waktu, Wilayah Barat
|
43 Comments
EFEK KUPU-KUPU
Ketahuilah bahwa kita hidup tidak bersendirian meski sedang bersendiri, ada malaikat di sisi sekaligus Iblis di sisi yang lain. Engkau si batu merah berhati-hatilah sekaligus jangan terlalu berhati-hati. Jikalah mungkin, tantanglah sang matahari. Milikilah kemarahan yang membara. Gagallah berkali-kali, jatuhlah dengan teruk. Karena dengan jatuh, engkau belajar untuk bangkit. Continue reading →
Rate this:
POLITIK ABU NAWAS
Abu Nawas terasa begitu akrab. Tiap kali seorang tokoh ditampilkan dengan perkasa, tercipta jarak. Jarak untuk mengangumi dari jauh, berusaha paham dengan arif. Dan untuk itu Abu Nawas hadir menampilkan ironi, membuka pintu menuju arif. Tak heran ia menjangkau siapa saja. Continue reading →
Rate this:
Posted in Cuplikan Sejarah, Kolom, Mari Berpikir, Pengembangan diri
|
Tagged Andalusia, Arab, Bangsa Paringgi, Budaya, Cerita, Cinta, Drama, Dunia, Hidup, Hikayat, Islam, Kampung, Kerajaan Lama, Kota, Kuno, Laki-laki, Legenda, logika, Malaikat, Manusia, Menulis, Metropolis, Pengembangan, Peradaban, Politik, Sastra, Sejarah, Syair, Tradisi, Waktu, Wilayah Barat
|
13 Comments
SEBUAH PERJALANAN SEBUAH CERITA
Dan ketika perjalanan usai, ada yang tak menjadi bekas. Bahwa bukan hanya usia saja yang bertambah. Sungguh awal dari semua yang ada adalah ketiadaan. Disitulah apa yang berhenti tak akan hilang, dan manusia diteriakkan menjadi sesuatu yang baru. Continue reading →
Rate this:
HUJJAH SENJA
Terkadang ketika matahari tenggelam dibalik gunung, ketika cahayanya hilang perlahan. Merasakan gelap datang. Terlintas kutuk akan rindu, rindu yang teramat sangat akan sebuah hati, yang disakiti berkali. Tanpa permaafan, tanpa penyesalan, tanpa pilihan untuk kembali. Bahwa semua harapan yang pernah ada, tiada tersisa. Continue reading →
Rate this:
Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Puisiku
|
Tagged Aceh, Banda Aceh, Bujang, Cerita, Cinta, Dara, Dunia, Durjana, Gelap, Hikayat, Iblis, Kampung, Kembali, Kerajaan Lama, Kota, Laki-laki, Lanun, Laut, Legenda, Malam, Manusia, Mimpi, Perempuan, Puisi, Sastra, Sejarah, Surealis, Syair, Tradisi, Wilayah Barat
|
Leave a comment
BAHAGIA ASSOSIASI BUDJANG LAPOK
Dimasa bujang, sesuatu yang pasti akan dirindukan, betapapun bahagia nanti. Nanti ketika telah berkeluarga. Bahagia untuk apa? Bahagia untuk sebuah harga diri. Bahwa di masa bujang bahagia, jangan sampai ketika menikah menderita. Continue reading →
Rate this:
Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom
|
Tagged Assosiasi, Budaya, Bujang, Cerita, Cinta, Dara, Drama, Dunia, Hidup, Hikayat, Kampung, Kembali, Kerajaan Lama, Kota, Laki-laki, Laut, Legenda, logika, Manusia, Mimpi, Saga, Sastra, Sejarah, Sosial, Surealis, Syair, Tradisi, Waktu, Wilayah Barat
|
43 Comments
CERITA (BELUM) SELESAI
Perjuangan, mungkin menyelamatkan. Bukanlah sebuah keajaiban, melainkan sebuah keganjilan, sikap acuh pada ketakutan. Bahwa waktu bersama usia yang akan menambahkannya ke tubuh renta, menjadi legenda kepada generasi selanjutnya. Continue reading →
Rate this:
Posted in Kisah-Kisah, Pengembangan diri, Puisiku
|
Tagged Andalusia, Bangsa Paringgi, Bujang, Cerita, Dara, Dunia, Durjana, Gelap, Hikayat, Kembali, Kerajaan Lama, Kota, Laki-laki, Legenda, Malam, Manusia, Mimpi, Peradaban, Puisi, Sastra, Sejarah, Tradisi, Wilayah Barat
|
Leave a comment
MANIFESTO POLITIK
Semua Negara, semua bentuk kekuasaan, yang pernah memegang dan tengah memegang kekuasaan atas nasib orang banyak dan sampai sekarang ini baik berbentuk demokrasi atau keturunan adalah sama. Jangan berharap terlalu, ada budi didalamnya. Continue reading →
Rate this:
Posted in Mari Berpikir
|
Tagged Bangsa Paringgi, Dunia, Durjana, Iblis, Lanun, Manusia, Pengembangan, Peradaban, Sejarah, Tradisi, Wilayah Barat
|
10 Comments
POETRY OF THEBES
I am Oedipus, the accursed. And a city can be so surprising. In this Thebes. Oedipus never understand the will of the gods. Acting alone, to face and cope with the temporal power. Commemorate the passion and death. Continue reading →
Rate this:
Posted in International, Literature, Poetry, Story
|
Tagged Cerita, Cinta, Dunia, Hikayat, Kota, Laki-laki, Legenda, Manusia, Puisi, Sastra, Sejarah, Surealis, Syair, Wilayah Barat
|
8 Comments