Tag Archives: Malam

NUN

Nun, demi kalam dan apa yang tertulis, Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina, yang banyak mencela, yang kian ke mari menghambur fitnah, yang banyak menghalangi perbuatan baik, yang melampaui batas. Continue reading

Rate this:

Posted in Kolom, Literature, Mari Berpikir, Pengembangan diri, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 13 Comments

VIRTUE ASSOSIASI BUDJANG LAPOK

Nyaman dengan hidup, dan selalu menyempatkan diri bersantai, tertawa, makan dan tidur. Sederhana. Dia adalah Barbarossa. Ngok..Ngok..Ngok.. Dia itu Babi!!! (Amish Khan) Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 24 Comments

BUKU ASSOSIASI BUDJANG LAPOK

“Beta masih mengingat judul bukunya satu : Mengapa Babi Diharamkan dan dua : Bahaya Onani Bagi Generasi Muda.” Penyair menjawab dengan cemberut. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 21 Comments

LALAI

Mungkin aku lupa, akan cara berkreasi, padahal Tuhan sendiri ialah IA yang tak menyesali apa yang ia ciptakan sendiri. Tiap hari, tiap kali. Berbuat merupakan sebuah petualangan baru, ada berbagai kemungkinan langkah ke depan yang tak diduga. Continue reading

Rate this:

Posted in Kisah-Kisah, Pengembangan diri, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 3 Comments

EVOLUSI ASSOSIASI BUDJANG LAPOK

Pernikahan telah berlangsung, Penyair pun menghilang tanpa kabar, suasana lepau nasi begitu lenggang tanpa si “orang aneh”, sepi tanpa orang yang selalu ada. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 22 Comments

MAKNA NOSTAGIA

Masa lalu tak pernah berdiri sendiri. Andai ia berdiri sendiri, ia tak akan pernah ada. Kita mengingat, dan itu sebenarnya mengaitkan apa yang kita ingat sesuatu yang muncul kembali dalam kepala kita dengan isi kepala yang ada di tubuh kita hari ini. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 3 Comments

CINCIN

Dan aku menyadari jatuh cinta. Bukan lagi jatuh. Aku terjun bebas. Tanpa tali pengaman. Tanpa peduli apa yang menyambutku di dasar sana, kalau memang ada dasarnya. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | 3 Comments

LELAKI TUA YANG MISKIN

Aku hanya seorang pria tua yang miskin. Berkeinginan untuk kaya, dan kekayaan yang sebenarnya adalah menerima berbagai sisi tanpa gentar. Segalanya mungkin. Continue reading

Rate this:

Posted in Asal Usil, Cerita, Kisah-Kisah, Mari Berpikir, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 4 Comments

ILUSI ASSOSIASI BUDJANG LAPOK

“Aku tidak jadi menikah.” Mas Jaim mengaku. Suasana lepau nasi menjadi hening, sejak tahun lalu Mas Jaim sudah berancang mengakhiri masa bujang, semua anggota Assosiasi menyadari itu. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 27 Comments

BATAS ASSOSIASI BUDJANG LAPOK

“Adakah kalian mengenal Professor Gahul?” Tanya Barbarossa. “Dialah meteor di langit setiap orang. Penuh kesan, tapi dengan cepat melesat hilang.” Analogi Penyair. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 9 Comments