Arsip Tag: Malam

KAYA TANPA HARTA

Saat ini konsep kebahagian yang ditawarkan oleh media adalah kemewahan, pengaruh, populer dan kesehatan. Apakah itu benar? Haruskan kita menelan mentah-mentah konsep itu? Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Data dan Fakta, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Komentar

LAWAN PERUNDUNGAN

Berdayakah seorang manusia menghadapi sejarah? Ingatan bisa dikembalikan, luka bisa dibuka kembali. Jalan yang (pernah) kita lalui memiliki noda dibelakangnya. Semua pilihan yang pernah kamu buat, semua jalan yang pernah kamu pilih menjadikan jati dirimu hari ini. Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Cerita, Kisah-Kisah | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

MEMBACA BUKU MENGHIDU KENANGAN

Silahkan membaca buku kemudian menghidu kenangan. Tapi ingatlah selalu bahwa kenangan memang tak sepenuhnya utuh dan bersih, sebuah kisah yang pribadi memang bukan sebuah buku sejarah. Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Buku, Cerita, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

BERSYUKUR MEMBUAT BAHAGIA

Setiap orang pasti menginginkan kebahagiaan, tapi jangan lupa bukan kebahagiaan yang membuat kita bersyukur, tapi rasa syukurlah yang membuat kita bahagia. Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Buku, Cerita, Kisah-Kisah | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

MENAFSIR ALAM MEMBACA MASA DEPAN

Membaca zaman, membaca masa depan adalah sebuah ilmu memahami manusia. Mengerti  orang lain (atau sekumpulan orang) adalah kemampuan menafsir alam. Manusia sebagai makhluk tentunya adalah bagian dari alam semesta yang maha besar ini. Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , | 3 Komentar

ROMAN LEBURNJA KERATON ATJEH

Hari itu, Kamis pukul 12 siang, 24 Januari 1874. Belanda menyerbu ke dalam. Belanda memperoleh kemenangan atas Keraton Aceh setelah rakyat dan tentara Aceh bertahan 10 hari dalam padang peperangan yang sempit, untuk melindungi jarak antara pangkalan musuh dengan keraton yang hanya berjarak 100 meter saja. Hari itu adalah hari leburnya keraton Aceh. Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Buku, Cerita, Download, E-Book, Fiction, Kisah-Kisah, Kolom, Literature | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 25 Komentar

BERBAGI INGATAN

Berbagi Ingat. Sebuah kenangan bisa menjadi surga yang tak ingin kita tinggalkan, tetapi ia juga mungkin neraka yang tak mampu kita hindari. Kenangan, ingatan masa lalu bisa jadi tak sama persis dengan keadaan yang sebenarnya. Tapi sesungguhnya memang begitulah wujud kenangan, yang sebenarnya adalah penafsiran seorang manusia tentang apa yang dia alami. Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Cerita, Kisah-Kisah, Kolom, Literature, Mari Berpikir, Pengembangan diri | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

JIKA HARI INI ADALAH KEMARIN

Ruang dan waktu menyimpan tipu daya bagi mereka yang matanya belum terbuka. Seperti halnya ada kemungkinan bahwa hari ini adalah kemarin, dan ternyata besok (telah) datang tapi kita masih terpaku pada hari ini. Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Kisah-Kisah, Kolom, Literature, Mari Berpikir, Puisiku | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 9 Komentar

LAUT DAN SENJA

Laut dan senja, kekosongan dan kehampaan mengundang misteri dalam putih sempurna yang sungguh luas, membuat kita merenung, apakah kehidupan di samudera hampa itu dalam waktu yang terus bergulir. Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Cerita, Kolom, Puisiku | Tag , , , , , , , , , , , , , , , | 11 Komentar

TELATAH YANG PATAH-PATAH

Selalu hidup adalah hasrat, atau ia menghimbau selayaknya fajar, tiap kali didatangi, ia fana, namun disanalah waktu ditetapkan. Shubuh datang, maghrib menjelang kemudian shubuh lagi, tapi repetisi itu tak terasa rutin, tiap menit, tiap jam, dan tiap hari. Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Kolom, Literature, Pengembangan diri, Puisiku | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar