-
Recent Posts
- RIWAYAT HIDUP TEUNGKU HAJI AHMAD HASBALLAH INDRAPURI
- YANG DIKALAHKAN OLEH NAFSU
- MEMENTO MORI
- MAHLIGAI KEMASYGULAN
- AMANAH WALI: SELAMATKAN HUTAN ACEH
- TUNTUTAN KALAM
- SENJAKALA KATA
- MENJAWAB POLEMIK MAKAM TANDINGAN SYEKH ABDUR RAUF AS-SINGKILI ATAU TENGKU SYIAH KUALA
- INGATAN SEBATANG POHON ASAM
- BAGAIMANA MENGELOLA HARTA MENURUT HIKAYAT KALILAH WA DIMNAH
- INFOGRAFIS TSUNAMI ACEH
- POLIFONI BERGERAK MEMENCAR
- CONTOH PUISI CINTA BAHASA PORTUGIS (PERDER)
- DITAMPAR KEBENARAN
- RAJA ZALIM DAN MENTERI-MENTERI CELAKA
- NASEHAT KEPADA KAUM MUDA
- PUBLIKASI TESIS: ANALISIS AKAD MUSYARAKAH BANK ACEH SYARIAH DENGAN PT. ALGIBRAN PROPERTY DALAM MEMBANGUN RUMAH BAGI NASABAH DI KOTA LANGSA
- LEUMOH HUKOM DIATOE LEE PANGKAT LEUMOH TANOH KEUBUE MEUKUBANG
- SEJARAH BENTUK DAN FILOSOFI RUMAH ACEH
- CONTOH PUISI CINTA BAHASA FINLANDIA (RAKASTAMAALLE)
Fans Page
Twitter
My Tweets
Tag Archives: Menulis
NILAI SEORANG MANUSIA
Berjuang setia bagi mimpi, untuk memberikan yang baik bagi dunia meskipun terlihat mustahil, adalah sebuah kegilaan yang memberi nilai seorang manusia. Hidup untuk memberi, mempesona, seperti mengubah kata menjadi puisi. Continue reading →
Rate this:
MENCARI PAHLAWAN MEMILIH JAGOAN
Ketika para pahlawan datang, karena pendongeng mendahului mereka. Tapi sebelum keduanya ada, pemirsa terlebih dahulu ada. Kita semua, kebanyakan hanyalah hadirin. Seperti umumnya legenda, yang banal pun bisa jadi bagus, yang biasa seakan-akan dalam, kita tak peduli lagi bila yang ada di dalam pikiran (mungkin) jangan-jangan hanyalah fantasi. Continue reading →
Rate this:
SYAIR PERAHU OLEH HAMZAH FANSURI
Wahai muda kenali dirimu, ialah perahu tamsil tubuhmu, tiadalah berapa lama hidupmu, ke akhirat jua kekal diammu. Continue reading →
Rate this:
Posted in Kolom, Literature, Mari Berpikir, Pengembangan diri, Puisiku
|
Tagged Aceh, Arab, Budaya, Cinta, Dunia, Hikayat, Hikmah, Indonesia, Islam, Kampung, Kembali, Kerajaan Lama, Kota, Kuno, Laki-laki, Laut, Legenda, logika, Manusia, Melayu, Menulis, Metropolis, Nusantara, Pahlawan, Peradaban, Politik, Puisi, Saga, Sastra, Sejarah, Sosial, Syair, Tradisi, Tragedi
|
9 Comments
HADIH MAJA PENGAJARAN SERTA HIBURAN WARISAN DARI LELUHUR
Hadih maja adalah nasehat yang menampilkan sejarah masa lampau Aceh, memadukan pengajaran serta hiburan. Dari sisi sejarah juga dapat dimasukkan dalam kategori hadih maja yakni cerita atau tradisi para nenek. Continue reading →
Rate this:
Posted in Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri, Reportase
|
Tagged Aceh, Ancient, Budaya, Cerita, Culture, Development, Drama, Dunia, Hidup, Hikayat, History, Indonesia, Kampung, Kembali, Kerajaan Lama, Kuno, Laki-laki, Legenda, Literature, logika, Manusia, Melayu, Menulis, Nusantara, Pengembangan, Peradaban, Saga, Sastra, Sejarah, Sosial, Surealis, Syair, Tradisi, Waktu
|
47 Comments
ROMAN LEBURNJA KERATON ATJEH
Hari itu, Kamis pukul 12 siang, 24 Januari 1874. Belanda menyerbu ke dalam. Belanda memperoleh kemenangan atas Keraton Aceh setelah rakyat dan tentara Aceh bertahan 10 hari dalam padang peperangan yang sempit, untuk melindungi jarak antara pangkalan musuh dengan keraton yang hanya berjarak 100 meter saja. Hari itu adalah hari leburnya keraton Aceh. Continue reading →
Rate this:
Posted in Buku, Cerita, Download, E-Book, Fiction, Kisah-Kisah, Kolom, Literature
|
Tagged Aceh, Bangsa Paringgi, Budaya, Buku, Cerita, Cinta, Dara, Drama, Dunia, Durjana, E-Books, Hidup, Hikayat, Hikmah, Indonesia, Islam, Kampung, Kerajaan Lama, Kota, Laki-laki, Laut, Legenda, logika, Malam, Manusia, Melayu, Menulis, Nusantara, Pahlawan, Peradaban, Perempuan, Politik, Revolusi, Saga, Sastra, Sejarah, Sosial, Tradisi, Tragedi, Waktu
|
38 Comments
BERBAGI INGATAN
Berbagi Ingat. Sebuah kenangan bisa menjadi surga yang tak ingin kita tinggalkan, tetapi ia juga mungkin neraka yang tak mampu kita hindari. Kenangan, ingatan masa lalu bisa jadi tak sama persis dengan keadaan yang sebenarnya. Tapi sesungguhnya memang begitulah wujud kenangan, yang sebenarnya adalah penafsiran seorang manusia tentang apa yang dia alami. Continue reading →
Rate this:
JIKA HARI INI ADALAH KEMARIN
Ruang dan waktu menyimpan tipu daya bagi mereka yang matanya belum terbuka. Seperti halnya ada kemungkinan bahwa hari ini adalah kemarin, dan ternyata besok (telah) datang tapi kita masih terpaku pada hari ini. Continue reading →
Rate this:
Posted in Kisah-Kisah, Kolom, Literature, Mari Berpikir, Puisiku
|
Tagged Budaya, Cerita, Cinta, Drama, Dunia, Hidup, Hikayat, Hikmah, Kembali, Kota, Laki-laki, Laut, Legenda, logika, Malam, Manusia, Menulis, Mimpi, Nusantara, Pengembangan, Peradaban, Puisi, Saga, Sastra, Sejarah, Sosial, Surealis, Syair, Tradisi, Tragedi, Waktu
|
21 Comments
REVOLUSI DESEMBER 45 DI ACEH ATAU PEMBASMIAN PENGKHIANAT TANAH AIR
Revolusi Sosial dan Pembasmian Kaum Uleebalang adalah perang saudara yang terjadi di Aceh antara pihak Uleebalang dan PUSA. Dalam sejarah Aceh inilah kali pertama orang Aceh membunuh orang Aceh. Sebuah catatan sejarah kelam yang seolah hapus dari ingatan orang-orang Aceh masa kini. Continue reading →
Rate this:
Posted in Buku, Cuplikan Sejarah, Download, E-Book, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Reportase, Review
|
Tagged Aceh, Bangsa Paringgi, Budaya, Buku, Cerita, Dunia, Gelap, Hidup, Indonesia, Islam, Kampung, Kuno, Manusia, Melayu, Menulis, Nusantara, Pahlawan, Peradaban, Perang, Politik, Revolusi, Sejarah, Sosial, Tradisi, Tragedi, Waktu
|
19 Comments
MELAWAN KAPITALISME AMERIKA
MELAWAN KAPITALISME AMERIKA Ketika uang (berbentuk logam emas) pertama sekali diciptakan, Iblis datang dan menghampiri. Ia mencium uang tersebut dan bersumpah: “Sesungguhnya aku telah ridha jika engkau disembah oleh manusia melebihi aku, mulai hari ini kita adalah sekutu sekufu seiring … Continue reading →
Rate this:
Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir
|
Tagged Bangsa Paringgi, Budaya, Cerita, Drama, Dunia, Ekonomi, Gelap, Hidup, Kampung, Kerajaan Lama, Kopi, Kota, Kuno, Laki-laki, Legenda, logika, Manusia, Melayu, Menulis, Metropolis, Nusantara, Pahlawan, Peradaban, Politik, Saga, Sosial, Surealis, Tradisi, Waktu
|
16 Comments
TELATAH YANG PATAH-PATAH
Selalu hidup adalah hasrat, atau ia menghimbau selayaknya fajar, tiap kali didatangi, ia fana, namun disanalah waktu ditetapkan. Shubuh datang, maghrib menjelang kemudian shubuh lagi, tapi repetisi itu tak terasa rutin, tiap menit, tiap jam, dan tiap hari. Continue reading →