-
Recent Posts
- RIWAYAT HIDUP TEUNGKU HAJI AHMAD HASBALLAH INDRAPURI
- YANG DIKALAHKAN OLEH NAFSU
- MEMENTO MORI
- MAHLIGAI KEMASYGULAN
- AMANAH WALI: SELAMATKAN HUTAN ACEH
- TUNTUTAN KALAM
- SENJAKALA KATA
- MENJAWAB POLEMIK MAKAM TANDINGAN SYEKH ABDUR RAUF AS-SINGKILI ATAU TENGKU SYIAH KUALA
- INGATAN SEBATANG POHON ASAM
- BAGAIMANA MENGELOLA HARTA MENURUT HIKAYAT KALILAH WA DIMNAH
- INFOGRAFIS TSUNAMI ACEH
- POLIFONI BERGERAK MEMENCAR
- CONTOH PUISI CINTA BAHASA PORTUGIS (PERDER)
- DITAMPAR KEBENARAN
- RAJA ZALIM DAN MENTERI-MENTERI CELAKA
- NASEHAT KEPADA KAUM MUDA
- PUBLIKASI TESIS: ANALISIS AKAD MUSYARAKAH BANK ACEH SYARIAH DENGAN PT. ALGIBRAN PROPERTY DALAM MEMBANGUN RUMAH BAGI NASABAH DI KOTA LANGSA
- LEUMOH HUKOM DIATOE LEE PANGKAT LEUMOH TANOH KEUBUE MEUKUBANG
- SEJARAH BENTUK DAN FILOSOFI RUMAH ACEH
- CONTOH PUISI CINTA BAHASA FINLANDIA (RAKASTAMAALLE)
Fans Page
Twitter
My Tweets
Tag Archives: Menulis
MEMAHAMI MAKNA PENISTA
Jika kata dasar “nista” merupakan adverbia, kata bentukan “penistaan” merupakan nomina. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia penistaan adalah proses, cara, perbuatan menistakan. kata “nista” selalu identik dengan agama dan kepercayaan. Contoh : Pasal penistaan agama, Orang berdemo karena Ahok dianggap melakukan penistaan agama. Continue reading →
Rate this:
MENCARI JURUS PENANGKAL FITNAH, SEBUAH JURNAL ILMIAH
Bagaimana menangkal penyebaran fitnah? Simaklah jurnal yang (diusahakan) Ilmiah. Sebuah pensil yang (berusaha) menyuarakan kebenaran, suluh dunia. Dengan beradab tentunya, dengan santun sekaligus Meski itu hanya lilin kecil yang rentan ditiup angin. Kami hanya ingin mengatakan jadilah manusia merdeka namun bertanggungjawab. Continue reading →
Rate this:
Posted in Mari Berpikir, Pengembangan diri
|
Tagged Budaya, Cerita, Durjana, Gelap, Hidup, Hikayat, Iblis, Indonesia, Islam, Kembali, Kerajaan Lama, Kota, Kuno, Laki-laki, Legenda, logika, Manusia, Menulis, Nusantara, Pengembangan, Peradaban, Politik, Saga, Sejarah, Sosial, Surealis, Tradisi, Waktu
|
5 Comments
RADIKALISME YANG TAK AKAN PERNAH MATI
Kemurnian niat, ketika membantu orang. Itu adalah harta berharga bagi Indonesia. Itulah Radikalisme yang sesungguhnya, membantu tanpa mengharapkan materi. Islam sendiri adalah rumah yang ramah, yang hijau. Ketika ketika memiliki masalah yang tak terselesaikan, kemanakah kita hendak mengadu? Kemanakah kita menuntut keadilan yang mungkin sulit dicapai di dunia ini. Hanya kepada Allah S.W.T semata. Continue reading →
Rate this:
Posted in Asal Usil, Cerita, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Reportase
|
Tagged Aceh, Banda Aceh, Budaya, Bujang, Dara, Dunia, Indonesia, Islam, Kota, Laki-laki, Manusia, Menulis, Nusantara, Perempuan
|
1 Comment
MENGENAL LEBIH DEKAT POCUT BAREN
Pocut Baren seorang Uleebalang (Raja Kecil) Tungkop. Merupakan bagian dari federasi Kawai XVI terletak di pedalaman Woyla hulu. Memimpin perjuangan melawan pemerintah Kolonial Belanda periode 1903-1910. Continue reading →
Rate this:
Posted in Asal Usil, Buku, Cerita, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kisah-Kisah, Kolom, Opinion, Reportase, Review
|
Tagged Aceh, Banda Aceh, Budaya, Cerita, Cinta, Dara, Drama, Dunia, Hidup, Hikayat, Indonesia, Islam, Kampung, Kembali, Kerajaan Lama, Kota, Legenda, Manusia, Menulis, Pahlawan, Peradaban, Perang, Perempuan, Politik, Puisi, Saga, Sejarah, Sosial, Syair, Tradisi, Waktu, Wilayah Barat
|
117 Comments
GULA DAN SEJARAH PENINDASAN
Namun gara-gara gula, orang Eropa mencari koloni untuk menanam gula. Penjelajahan dunia baru dimulai, penjajahan diikuti penindasan pun terjadi. Sejarah gula sebetul tidak lebih keji daripada kebanyakan produk tropis lainnya. Anehnya, haus gula bersifat universal. Dan gula satu-satunya produk yang produksi dan konsumsinya naik terus selama 10.000 tahun terakhir. Continue reading →
Rate this:
Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kisah-Kisah, Kolom, Opini, Reportase, Review
|
Tagged Aceh, Andalusia, Arab, Bangsa Paringgi, Budaya, Cerita, Drama, Dunia, Durjana, Gelap, Hidup, Hikayat, Indonesia, Islam, Kampung, Kembali, Kerajaan Lama, Kota, Laki-laki, Lanun, Laut, Legenda, logika, Manusia, Menulis, Mesin, Mimpi, Nusantara, Pengembangan, Peradaban, Politik, Saga, Sejarah, Sosial, Surealis, Tradisi, Waktu, Wilayah Barat
|
8 Comments
BARA API IDEALISME
Dunia kemahasiswaan adalah dunia idealisme penuh dengan mimpi, amarah dan energi. Ia punya impian, kemarahan yang benar, tapi ia ternyata juga punya batas. Continue reading →
Rate this:
Posted in Asal Usil, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri, Puisiku
|
Tagged Aceh, Budaya, Bujang, Cerita, Dunia, Durjana, Gelap, Hidup, Indonesia, Kampung, Kota, Laki-laki, Lhokseumawe, logika, Manusia, Menulis, Mimpi, Politik, Puisi, Revolution, Saga, Sastra, Sosial, Syair
|
1 Comment
SAMUDERA PASAI SEBAGAI TITIK TOLAK ISLAM DI ASIA TENGGARA
Dari sisi rekonstruksi sejarah, arus utama tentang sejarah mula Islam di Nusantara menyebutkan Samudera Pasai sebagai kerajaan Islam pertama. Kerajaan ini merupakan gabungan dua kerajaan Hindu, yaitu Samudera dan Pasai, dengan raja Meurah Silue yang kemudian bergelar Sultan Malikussaleh. Continue reading →
Rate this:
Posted in Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Reportase, Review
|
Tagged Aceh, Arab, Banda Aceh, Bangsa Paringgi, Budaya, Cerita, Drama, Dunia, Hidup, Hikayat, Indonesia, Islam, Kampung, Kembali, Kerajaan Lama, Kota, Kuno, Laki-laki, Laut, Legenda, Lhokseumawe, logika, Malam, Manusia, Menulis, Mimpi, Nusantara, Pahlawan, Pengembangan, Peradaban, Politik, Saga, Sejarah, Tradisi, Waktu
|
83 Comments
BERSATULAH ASSOSIASI BUDJANG LAPOK
Penyair menghimbau, “wahai para bujang lapok diseluruh dunia. Bersatulah! Jangan biarkan ada siapapun yang merendahkan kalian. Dan jika ada yang berhak menertawakan kalian, itu hanya Tuhan sendiri!” Continue reading →
Rate this:
Posted in Asal Usil, Cerita, Kisah-Kisah
|
Tagged Aceh, Assosiasi, Budaya, Bujang, Cerita, Cinta, Dara, Drama, Dunia, Gelap, Hidup, Hikayat, Kampung, Kembali, Kerajaan Lama, Kota, Laki-laki, Legenda, logika, Malam, Manusia, Menulis, Mesin, Mimpi, Nona, Nusantara, Pengembangan, Saga, Sastra, Tradisi, Waktu
|
19 Comments
KEPADA CINTA YANG BERUMUR SEMINGGU
Hanya dialah satu-satunya yang pernah menjadi kekasihku. Aku masih mengingat Hari itu takdir mempertemukan kami, ia memungutku yang tak punya cinta, seperti keajaiban ia memilihku. Continue reading →
Rate this:
MUHASABAH
Jika kau masih menyimpan buku tulis dari kelas-kelasmu dari tahun-tahun sebelum sekarang, atau catatan-catatan lama lainnya. Kalau membolak-balik halamannya, kita sering merasa heran bagaimana kita berubah dalam waktu yang singkat sejak tulisan itu dibuat. Continue reading →