-
Recent Posts
- RIWAYAT HIDUP TEUNGKU HAJI AHMAD HASBALLAH INDRAPURI
- YANG DIKALAHKAN OLEH NAFSU
- MEMENTO MORI
- MAHLIGAI KEMASYGULAN
- AMANAH WALI: SELAMATKAN HUTAN ACEH
- TUNTUTAN KALAM
- SENJAKALA KATA
- MENJAWAB POLEMIK MAKAM TANDINGAN SYEKH ABDUR RAUF AS-SINGKILI ATAU TENGKU SYIAH KUALA
- INGATAN SEBATANG POHON ASAM
- BAGAIMANA MENGELOLA HARTA MENURUT HIKAYAT KALILAH WA DIMNAH
- INFOGRAFIS TSUNAMI ACEH
- POLIFONI BERGERAK MEMENCAR
- CONTOH PUISI CINTA BAHASA PORTUGIS (PERDER)
- DITAMPAR KEBENARAN
- RAJA ZALIM DAN MENTERI-MENTERI CELAKA
- NASEHAT KEPADA KAUM MUDA
- PUBLIKASI TESIS: ANALISIS AKAD MUSYARAKAH BANK ACEH SYARIAH DENGAN PT. ALGIBRAN PROPERTY DALAM MEMBANGUN RUMAH BAGI NASABAH DI KOTA LANGSA
- LEUMOH HUKOM DIATOE LEE PANGKAT LEUMOH TANOH KEUBUE MEUKUBANG
- SEJARAH BENTUK DAN FILOSOFI RUMAH ACEH
- CONTOH PUISI CINTA BAHASA FINLANDIA (RAKASTAMAALLE)
Fans Page
Twitter
My Tweets
Category Archives: Puisiku
KEKUATAN SYAIR
Masyarakat Arab di zaman kuno (jahiliyah) sangat menghormati seseorang jika ia memiliki dua keahlian, pertama bergulat dan kedua bersyair. Dapat dipastikan jika ada seorang yang menjadi jawara dibidang tersebut maka tak pelak ia akan menjadi kebanggaan kabilahnya. Intinya masyarakat di jazirah Arab saat itu menggangumi dua hal yang menjadi paradoks yaitu kekuatan dan kelembutan. Continue reading
Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kisah-Kisah, Mari Berpikir, Pengembangan diri, Puisiku
Tagged Andalusia, Arab, Budaya, Cerita, Drama, Dunia, Durjana, Hidup, Hikayat, Islam, Kembali, Kota, Laki-laki, Laut, Legenda, logika, Mimpi, Pengembangan, Peradaban, Politik, Puisi, Sastra, Sejarah, Syair, Tradisi, Tragedi, Waktu
44 Comments
DUA PULUH LIMA TAHUN, SEPEREMPAT ABAD SUDAH
Dua puluh lima tahun, mengutip perrkataan sahabat lama seperempat abad sudah. Tanpa ada penggulangan tanggal ditahun ini. Tersenyum mendapati diri sudah sejauh ini. Dua puluh lima tahun, menurut agama Islam adalah usia setiap manusia dibangkitkan kelak, seberapapun umur hidupnya. Continue reading
ANAK ANAK BERMAIN BOLA
anak-anak bermain bola dalam rintik hujan
dalam nikmatnya kebersamaan
anak-anak bermain bola tanpa beban kesengsaraan
tanpa dibayangi ketakutan
anak-anak bermain bola dalam luasnya jagad raya Continue reading
PUISI TENTANG GERIMIS
PUISI TENTANG GERIMIS Kala gerimis membasahi bumi Dengarlah suara kematian yang semakin dekat di setiap detiknya Titik-titik hujan itu pelan Aku berpulang dengan perasaan enggan Tahun ini apa yang telah aku lakukan Tetesan hujan dipunggungku semua tertelan gemuruh dilangit Sebenarnya … Continue reading
ODE SEORANG BUJANG
Dahulu tak pernah terpikir akan sendiri dimana teman-teman selalu mengelilingi, semendung apapun dunia persahabatan selalu tertawa. Continue reading
SELAMANYA
“Selamanya.” Masih juga kamu ucapkan itu. Datar. Dunia berubah begitupun aku namun kamu tetap bertahan di kenangan zaman lama. Ketika engkau masih menjadi seorang dewi yang penuh akan mantra dan puja. Sadarlah nona. Continue reading