Category Archives: Cuplikan Sejarah

POLITIK ABU NAWAS

Abu Nawas terasa begitu akrab. Tiap kali seorang tokoh ditampilkan dengan perkasa, tercipta jarak. Jarak untuk mengangumi dari jauh, berusaha paham dengan arif. Dan untuk itu Abu Nawas hadir menampilkan ironi, membuka pintu menuju arif. Tak heran ia menjangkau siapa saja. Continue reading

Rate this:

Posted in Cuplikan Sejarah, Kolom, Mari Berpikir, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 13 Comments

TRAGEDI KEMATIAN JULIUS CEASAR

Shakespiere mengabadikan adegan itu, pembunuhan oleh orang-orang terhormat. Senat yang mulia. Dua puluh tiga tusukan, diakhiri oleh Brutus. Sang terpercaya, sejarah kerap menampikan ironi ketika yang terpercaya justru berkhianat. Bahkan sejarah butuh drama. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Mari Berpikir | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment

RISALAH SANG DURJANA BAGIAN SEPULUH

Setelah menahan derita dan kerugian besar, dan setelah permintaan mundur dikabulkan oleh Pemerintah Hindia Belanda. Gontai dan kehilangan harga diri kapal itu meninggalkan perairan Aceh, disambut gegap gempita. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 45 Comments

RISALAH SANG DURJANA BAGIAN SEMBILAN

Umar anak Meulaboh mengetok lantai kayu, bagaimanapun ia adalah keturunan Raja besar wilayah Barat. Tak senang dibantah apalagi diacuhkan. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 48 Comments

TERIMA KASIH PADA SASTRA

Terima kasih kepada sastra yang telah membebaskan untuk berkata tentang “apa” tanpa harus menjadi “apa”, sehingga “apa” yang dikatakannya mungkin dirasa “benar” namun yang berkata sendiri, mungkin bukanlah “wajah” kebenaran Continue reading

Rate this:

Posted in Asal Usil, Cerita, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kisah-Kisah, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 7 Comments

FILOSOFI GOB

Gob bisa berarti orang lain. Gob adalah anarsir diluar lingkungan yang mendengarkan, tidak termasuk kepada organ-organ formal dan informal. Gob adalah anarsir bebas yang tak terduga. Gob adalah sekumpulan individu dengan ragam latar belakang yang membentuk pola penjagaan terhadap norma. Continue reading

Rate this:

Posted in Cuplikan Sejarah, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 114 Comments

SEJARAH SYAHDU SEBUAH NEGERI

Agustus ini, jangan bicara tentang nasionalisme terutama dengan lantang. Karena kita sudah terbiasa melihat orang-orang berkata tentang nasionalisme dengan gegap gempita secepat angin berbalik arah mengkhianatinya. Mungkin, sebaiknya nasionalisme lebih baik dalam diam. Namun tulus. Continue reading

Rate this:

Posted in Cuplikan Sejarah, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | 8 Comments

APA YANG MACHIAVELLI LAKUKAN

Jika anda hidup di Negara penuh kekacauan, seperti Italia di abad ke 15 di mana sang Begawan lahir. Maka pilihlah seorang Machivelli maka segala urusan akan terselesaikan. Namun sama sekali tidak perlu jika hidup dinegara aman sentausa, atau setengah sentausa. Hanya negara chaos. Ingat peringatan saya!!! Continue reading

Rate this:

Posted in Buku, Cerita, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Mari Berpikir, Opini, Review | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 16 Comments

GENERASI YANG HILANG

Apa jadinya sebuah bangsa apabila generasi terdahulu lebih baik dibanding generasi sekarang? Maka masa lalu akan penuh sanjung puji dan masa kini yang dijalani akan penuh kegeraman paling baik, atau caci maki bagi kekesalan yang melebihi batas. Namun generasi yang paling buruk nasibnya adalah sebuah generasi yang tidak memiliki sosok yang diteladani. Continue reading

Rate this:

Posted in Cuplikan Sejarah, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 6 Comments

PENYIHIR TERAKHIR

Seorang penyihir tidak bisa menangis, begitulah takdirnya namun ia terlihat terisak. Mendapati dirinya sendiri dan terkhianati. Dagunya yang menonjol keluar dan muka kehijauan tersebut terlihat sangat bersedih. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 57 Comments