Tag Archives: Tradisi

TRAGEDI

Ada yang menyakitkan menyaksikan macan akar tewas pada aspal hitam ditengah hari menuju puncak, aroma laut naik perlahan menuju langit. Salah satu tercantik Spesies Panthera Pardus menjemput ajal ketika “hanya” ingin menyeberang jalan, tergilas oleh roda kenderaan beberapa jam sebelumnya tergeletak, kondisi kepala remuk, satu dua lalat mendatangi darah beku disekitar. Continue reading

Rate this:

Posted in Kolom, Mari Berpikir | Tagged , , , , , , , , , , , | 5 Comments

TAKUT

Bukan pula karena aku takut tak mampu menyembunyikan rasa takutku lagi. Tapi karena kami adalah sepasang musuh yang tak pernah bertemu (lagi), dimana aku gentar padanya, terhukum untuk cinta yang sama. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | 4 Comments

TAHU

Tapi bagaimanapun kita harus tahu, atau setidaknya mencoba untuk tahu. Karena siapa tahu, kebodohan bisa sangat menakutkan. Yang terlihat bisa jadi sebuah fatamorgana, sepertinya kebenaran belum tentu bersama khalayak ramai, dibeberapa waktu ia hanya berada disedikit orang. Continue reading

Rate this:

Posted in Mari Berpikir, Puisiku | Tagged , , , , , | 2 Comments

LINGKARAN ASSOSIASI BUDJANG LAPOK

Lingkaran hanya akan berulang pada dirinya, sebuah keabadian yang tak abadi. Di situ, pada waktu yang bergerak Assosiasi Budjang Lapok ada. Di lepau nasi mereka ber-repetisi, tokoh-tokoh yang hadir masih dengan langgam yang sama. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 37 Comments

BUKAN MANUSIA ZAMAN INI

“Apa kau mengingat kejadian saat usiamu dua puluh dua? Ada setengah lusin almanak berganti. Disana ada jarak, lembar-lembar kelender silih berganti adalah tanda, waktu berjalan. Apa yang akan kau lakukan saat gagal mewujudkan impian? Menjadi lemah dan beralasakah? Padahal mungkin keadaan tak seburuk yang dipikirkan. Masa depan jelas tak dapat diperkirakan, sebuah hukum mutlak yang perlu dingatkan pada segala zaman. Sekuat apapun engkau mencoba, kau tak akan mampu kembali kemasa lalu. Maka hadapilah masa kini, dengan gagah berani.” Continue reading

Rate this:

Posted in Kisah-Kisah, Mari Berpikir | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Comments

GUGATAN KAMI

Bagaimana kecerobohan menempatkan standar moral menjadi hukum berdasarkan praduga, membuat seorang memilih mengakhiri hidup karena malu dituduh menjual diri. Continue reading

Rate this:

Posted in Mari Berpikir, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | 4 Comments

PASRAH

Aku mundur dari medan pertempuran, untuk alasan-alasan yang sekarang pun tak mampu kusarikan dalam kata-kata, aku mendapati diriku menangis, tetapi mungkin karena aku terlalu lelah. Kalau aku tidak ingin menjadi sesuatu yang kubenci, maka lebih baik aku pergi. Aku merasa letih dan ingin sendiri. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kolom, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment

UNDANGAN ASSOSIASI BUDJANG LAPOK

Hanya ada satu manusia di bumi yang luas ini, berani melemparkan sebuah undangan sekurang ajar ini!!! Ia yang penuh senyum jahil. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 37 Comments

SEBUAH PUSAKA UNTUKMU ANAKKU

Adalah engkau, anakku alasan itu. Ada yang terindukan ketika aku menyebut namamu. Disitu pula ada gentar yang getar. Apakah ini mendahului takdir-Nya, dan keyakinanku bahwa IA maha pengasih lagi maha penyayang, membuatku berazzam melanjutkan menulis untukmu bersama pasrah sekaligus gairah. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 4 Comments

YANG MEMUKAU TAK SELAMANYA MEMUKAU

Ketika masa lalu mengelak, ketika (kita) tak merasa terkait dengan petilasan tua, disitulah harapan hadir. Harapan atas keyakinan berjuang untuk setia pada mimpi, adalah kegilaan yang memberi harga pada manusia. Continue reading

Rate this:

Posted in Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 4 Comments