Tag Archives: Puisi

POETRY OF THEBES

I am Oedipus, the accursed. And a city can be so surprising. In this Thebes. Oedipus never understand the will of the gods. Acting alone, to face and cope with the temporal power. Commemorate the passion and death. Continue reading

Rate this:

Posted in International, Literature, Poetry, Story | Tagged , , , , , , , , , , , , , | 8 Comments

KETIKA IBLIS MEMBUNUH SEJARAH

Maka rasakanlah tusukan tombak ini langsung ke ulu hatimu, duhai sejarah. Sejarah yang malang dan tanpa bersalah. Dan setiap pembalasan membutuhkan tumbal, maka merupakan aibmu yang terkoyak-koyak taringku. Sejarah aku akan hadir dalam pemakamanmu, sebagai tanda kebuasanku. Sebagai prasasti akan kegemilangan seorang durjana. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom, Puisiku | Tagged , , , , , , , | 4 Comments

PAHIT

Pahit yang tak mesti selalu hitam, kadang ia hijau, merah, kuning maupun biru. Dalam banyak warna pahit menjelma. Dan sungguh pahit yang jernih menyegarkan. Meski kenangan membuat kita selalu mengingat bahwa pahit itu hitam, mungkin segelas kopi. Continue reading

Rate this:

Posted in Kolom, Mari Berpikir, Pengembangan diri, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | 10 Comments

CELA SEMPURNA

Dan celalah dunia ini kawan, bahwa ini zaman yang besar yang dibopong oleh orang-orang kerdil. Dalam secangkir gelas kita tertawa dan saling menertawakan akan nasib kita. Bahwa disitulah sebuah dunia tak pernah hilang, dunia yang telah menjadi ilusi, dikemas diteriakkan sebagai sesuatu yang baru, justu tak diciptakan kembali. Continue reading

Rate this:

Posted in Mari Berpikir, Pengembangan diri, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment

TERIMA KASIH PADA SASTRA

Terima kasih kepada sastra yang telah membebaskan untuk berkata tentang “apa” tanpa harus menjadi “apa”, sehingga “apa” yang dikatakannya mungkin dirasa “benar” namun yang berkata sendiri, mungkin bukanlah “wajah” kebenaran Continue reading

Rate this:

Posted in Asal Usil, Cerita, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kisah-Kisah, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 7 Comments

ADA SETELAH TIADA

Segala yang ada bermulai dari tiada, ada masa bahkan waktu pun tak ada. Continue reading

Rate this:

Posted in Kisah-Kisah, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 6 Comments

ANGIN DINGIN MENEPATI JANJI

“Angin dingin menepati janji bulan purnama tiada batas, rasa rindu membuatku melewati sehari bagaikan setahun, walaupun aku tidak tampan namun aku memiliki dada yang lapang dan tangan yang kuaaaat.” Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Mari Berpikir | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 3 Comments

ROTTEN

A bunch of rotten rotten would never talk about the purity of ideas, where he was like gold. A foul is a thief who carefully and lovingly smiles on the mask. And if my words are sweet believe me this is all a mask of self-centered. Continue reading

Rate this:

Posted in International, Literature, Poetry, Story | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 8 Comments

KENANGAN AKAN GERIMIS

Adakah engkau masih mengingat kala gerimis membasahi bumi. Kita pernah berjalan pelan mengharumi aroma hujan berdua. Ketika itu kita masih muda, penuh cita dan cinta. Menantang kejam dunia dengan rasa dan sekejap saja kita telah menua Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 11 Comments

TENTANG AKU, KAMU DAN KITA

“Kau tidak akan pernah bisa memahami seseorang hingga kau melihat segala sesuatu dari sudut pandangnya. Hingga kau menyusup ke balik kulitnya dan menjalani hidup dengan caranya.” Continue reading

Rate this:

Posted in Kolom, Mari Berpikir | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | 6 Comments