Tag Archives: Legenda

ANAK-ANAK

Ada yang terbongkok-bongkok memikul kaleng minyak sepanjang jalan. Atau membujuk tamu dari lantai warung yang kotor agar suka mengupahnya untuk menyemir sepatu. Pantai dunia mereka sangat terbatas. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom, Literature, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Comments

EVOLUSI ASSOSIASI BUDJANG LAPOK

Pernikahan telah berlangsung, Penyair pun menghilang tanpa kabar, suasana lepau nasi begitu lenggang tanpa si “orang aneh”, sepi tanpa orang yang selalu ada. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 22 Comments

KENANGAN AYAHANDA

Bilamana engkau (selalu) percaya pada dirimu sendiri, bahkan ketika semua orang telah merasa ragu terhadapmu. Tetapi engkau juga memperhatikan (mempelajari) keragu-raguan mereka. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , | 14 Comments

LELAKI TUA YANG MISKIN

Aku hanya seorang pria tua yang miskin. Berkeinginan untuk kaya, dan kekayaan yang sebenarnya adalah menerima berbagai sisi tanpa gentar. Segalanya mungkin. Continue reading

Rate this:

Posted in Asal Usil, Cerita, Kisah-Kisah, Mari Berpikir, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 4 Comments

ILUSI ASSOSIASI BUDJANG LAPOK

“Aku tidak jadi menikah.” Mas Jaim mengaku. Suasana lepau nasi menjadi hening, sejak tahun lalu Mas Jaim sudah berancang mengakhiri masa bujang, semua anggota Assosiasi menyadari itu. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 27 Comments

BATAS ASSOSIASI BUDJANG LAPOK

“Adakah kalian mengenal Professor Gahul?” Tanya Barbarossa. “Dialah meteor di langit setiap orang. Penuh kesan, tapi dengan cepat melesat hilang.” Analogi Penyair. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 9 Comments

LELAKI SUNGAI

Cemas, Yudhistira pun pergi menyusul sampai di tepi sungai yang jernih. Ia melihat tubuh dua saudara kandungnya seibu, Bhima dan Arjuna tergeletak. Tak bernyawa. Lalu ia menemukan juga mayat dua adiknya yang lain, Sadewa dan Nakula, Putra Pandhu dari ibu Madrim. Yudhistira terhenyak. Keempat saudaranya mati tanpa bekas pertempuran. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir, Pengembangan diri, Review | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 56 Comments

JARING KAMALANGA

Sang Kamalanga, tak bersuara menangis, tak bersayap terbang, jauhkan diri dari jerat jaringnya, bergigi mengigit, mulut berbisik, mula-mula ia memamah lalu mengunyah, kemudian diam tak berubah. Sang Kamalanga, benda ini makan segalanya. Sang Kamalanga, dan jaring-jaringnya. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 51 Comments

MEREKA YANG BANGKIT (KEMBALI)

Pernahkan anda merasa gagal? Pernahkah anda mempunyai perasaan tidak bisa bangkit kembali? Hal itu dikarenakan anda berada dititik nadir kehidupan anda, maka optimislah dan teruslah berusaha untuk bangkit dan memperbaiki diri. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kisah-Kisah, Kolom, Literature, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri, Reportase | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | 12 Comments

NISBI

Dan (terkadang) kita harus pasrah menerima (beberapa) nasib buruk sebagai takdir. Dan (mungkin) tak ada tafsir kata yang akan tepat berbicara, ketika lidah seolah menolak berkata-kata padahal banyak yang ingin diungkapkan. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kolom, Literature, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 5 Comments