Arsip Tag: Lanun

RISALAH SANG DURJANA BAGIAN SEMBILAN

Umar anak Meulaboh mengetok lantai kayu, bagaimanapun ia adalah keturunan Raja besar wilayah Barat. Tak senang dibantah apalagi diacuhkan. Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 48 Komentar

TERIMA KASIH PADA SASTRA

TERIMA KASIH PADA SASTRA Telah tiba waktu seseorang yang bertambah usianya berkata. Terima kasih kepada sastra yang telah membebaskan untuk berkata tentang “apa” tanpa harus menjadi “apa”, sehingga “apa” yang dikatakannya mungkin dirasa “benar” namun yang berkata sendiri, mungkin bukanlah … Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Asal Usil, Cerita, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kisah-Kisah, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri, Puisiku | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 7 Komentar

PETUALANGAN CHAN (2) : KEKACAUAN DI INDIA, MENUJU BIRMA

Cakar Peremuk Tulang. Orang pertama maju sambil berteriak menyebut nama Dewa mereka. Tanpa kuda-kuda dan sembrono dengan cepat kucengkram lehernya. Mati kau! Ia menggelepar-gelepar. Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Cerita, Kisah-Kisah | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , | 8 Komentar

SANG MAHA DURJANA

Sang Maha Durjana, kamu bukanlah sosok itu lagi. Kamu adalah kamu, namun waktu telah menjebakmu. Sejarahmu tak membentukmu menjadi bijak, entah angkara apa yang merasukimu. Ya, waktu telah mengubah segalanya. Ketika kamu menjadikan dirimu orang yang paling kamu benci, dahulu. Tak sangka itu dirimu sendiri. Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir, Puisiku | Tag , , , , , , , , , , , , , | 18 Komentar

MENELUSURI SEJARAH PERANG SALIB

Kota dan Desa adalah dua sisi mata uang, keduanya memiliki sisi baik dan sisi buruk, keduanya melengkapi satu sama lain. Namun mengapa kita sering kali hanya mengikuti segala sesuatunya berdasarkan sisi buruknya saja? Itulah pertanyaannya, mampukah kita menjawabnya. Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Cerita, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Mari Berpikir, Pengembangan diri | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 15 Komentar

CERITA SEBUAH GUDANG

Hanya sebuah gudang

Dimana setiap sudutnya dihuni serangga

Dimana setiap sisinya dipenuhi kegelapan

Kumuh dan berdebu Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Kolom, Literature, Puisiku | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 14 Komentar

RISALAH SANG DURJANA BAGIAN LIMA

Haruskah aku yang berjuluk sang Durjana, bajak laut yang telah mengarungi tujuh samudera mengatakan padanya bahwa diriku tak pernah menyentuh perempuan manapun dimuka bumi, tak terbiasa akan pesonanya dan tak pernah menyerahkan hatiku. Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 48 Komentar

RISALAH SANG DURJANA BAGIAN TIGA

Kami adalah kaum yang tega meludahi, mencincang, bahkan mengencingi lawan sambil tertawa. Belanda menyebut kami sebagai bangsa perompak tua yang harus diberantas. Tapi dihadapan ibu kami tak lebih dari seorang kanak-kanak, berapapun usia kami.  Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 45 Komentar

RISALAH SANG DURJANA BAGIAN DUA

Beginikah nasib Aceh Darussalam, jalan setapaknya masih sama. Orang-orang lama semakin tua, dan orang-orang baru tak lebih baik. Untuk apa kepulanganku ini? Kadang-kadang kubertanya pada diriku sendiri sehingga benar-benar meyakini bahwa kepulanganku adalah untuk membela bangsaku sendiri. Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 51 Komentar

KEHIDUPAN YANG TERKADANG PARADOKS

Penampilan luar sungguh menipu, kehalusan budi bisa saja sebuah topeng. Sebaliknya penampilan kumal bukan berarti tak berilmu, bersikap keras juga bukan berarti kasar. Manusia berubah begitupun zaman, kebaikan hari ini bukan berarti besok berarti sama. Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 16 Komentar