CERITA SEBUAH GUDANG

A warehouse as a world

Dalam sebuah gudang, terlewat dari hiruk pikuk dunia

CERITA SEBUAH GUDANG

Hanya sebuah gudang

Dimana setiap sudutnya dihuni serangga

Dimana setiap sisinya dipenuhi kegelapan

Kumuh dan berdebu

 

Diantara bangku dan meja yang lapuk

Duduk termenung menghayati hidup

Merasakan dunia ini laksana sebuah gudang

Dan diri ini semakin kecil dan kerdil

 

Dulu, aku berusaha mengubahnya dengan teriakan-teriakan

Walau mereka ,menutup kedua daun telinga

Dan kini melupakan dan mencampakkan

Kesini disebuah gudang tua

 

Dalam sebuah gudang, terlewat dari hiruk pikuk dunia

Hanya ada keterasingan dan terlupakan

Merasakan nikmatnya sebuah keterasingan

Bersama-sama dengan tikus-tikusnya

 

Banda Aceh, Sabtu 5 Oktober 2002

Puisi-puisi yang lain:

  1. Inikah Cinta; 1 Agustus 2008;
  2. Catatan Seorang Pecundang; 1 Agustus 2008;
  3. Maksud Hatiku Padamu; 1 Agustus 2008;
  4. Dinda Dimanakah Engkau Berada; 1 Agustus 2008;
  5. Elegi Puisi Kematian Cinta; 3 Agustus 2008;
  6. Dalam Jubah Sufiku; 3 Agustus 2008;
  7. Dipersimpang Jalan; 3 Agustus 2008;
  8. Puisi Terindah; 3 Agustus 2008;
  9. Maghribi dan East; 3 Agustus 2008;
  10. Surat Kepada Sepotong Masa Lalu; 3 Agustus 2008;
  11. Tahukah Engkau Cinta; 4 Agustus 2008;
  12. Dua Puluh Empat Setengah Tahun; 6 Agustus 2008;
  13. Elegi Pagi Hari, Sebuah Puisi; 7 Agustus 2008;
  14. Cryptogram; 4 September 2008;
  15. Keindahan Sang Rembulan; 5 September 2008;
  16. Kita Yang Tak Akan Bertemu Kembali; 9 September 2008;
  17. Benci diatas Cinta; 13 September 2008;
  18. Indah Bunga; 20 September 2008;
  19. Padamu Perempuanku; 25 September 2008;
  20. Hikayat Sang Pengembara; 6 Oktober 2008;
Advertisements
Advertisements

About tengkuputeh

Cepat seperti angin // Tekun seperti hujan // Bergairah seperti api // Diam seperti gunung // Misterius seperti laut // Kejam seperti badai // Anggun seperti ngarai // Hening seperti hutan // Dalam seperti lembah // Lembut seperti awan // Tangguh seperti karang // Sederhana seperti debu // Menyelimuti seperti udara // Hangat seperti matahari // Luas seperti angkasa // Berserakan seperti debu //
This entry was posted in Kolom, Literature, Puisiku and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

11 Responses to CERITA SEBUAH GUDANG

  1. liza says:

    pertamax nih abu

  2. liza says:

    selamat menyepi di dalam gudang wahai abu
    semoga tikus-tikus itu tidak menularkan leptospirosis padamu.

    sepi itu terkadang indah
    mesti yang terdengar hanya suara cicak atau pun tikus

  3. buraqmanari says:

    Ketiga pun boleh,….
    assalamu’alaikum tengku,
    Cerita mengenai Gudang nih, saya jadi ingat sebuah Gudang di kampung saya yang pernah terlantar, dan setelah DOM terjadi, gudang tersebut kembali hidup sebagai tempat penyiksaan…
    Yach,… apapun itu semua telah berlalu… namun Gudang tersebut sekarang kembali berubah fungsi sebagai Gudangnya Setan Gentayangan yang juga suka berteriak- teriak setiap malam,.. Hiyyyy….

    • tengkuputeh says:

      Waalaikumsalam bro,,,,
      Setiap bangunan dalam bentuk fisik pasti punya cerita ya kan 😀 Manusialah yang menjadi pelakunya. Baik itu baik ataupun buruk.

  4. kalau gudang penjaranya seperti yang dinikmati oleh si ayin alias aralyta suryani, pasti ndak akan ada tikus yang berani melintasinya, mas tengku, hehe …

  5. karangsati says:

    selain debu,
    barang-barang terlupakan. gudang juga menyimpan sepi

  6. Pingback: Homepage

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.