Tag Archives: Kerajaan Lama

RISALAH SANG DURJANA

Kapten lanun haruslah kejam, Durjana itulah julukanku. Paling tidak harus menampakkan kebengisan. Senyum diwajahku ketika memancung kepala Kapten pelaut Belanda. Menghancurkan skuadron bermeriam berbendera Portugis. Bahkan Kapal perang kerajaan Inggris sekalipun tak membuatku gentar. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 70 Comments

SEPUCUK SURAT UNTUK LISA

Aku tak minta dilahirkan sebagai Putra Mahkota. Ini adalah takdir yang harus kuterima dengan takzim. Sebagaimana aku tak pernah menyesal telah jatuh cinta. Termasuk denganmu. Dan lucunya aku tak pernah mengucapkan itu. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 88 Comments

TRAGEDI ANDALUSIA MUNGKINKAH BERULANG

Sangatlah tidak mungkin Andalusia, ataupun Abbassiyah ataupun Turki Ustmani atau siapapun dapat terpuruk jatuh dengan sedemikian mudah kecuali dia sudah bobrok dari dalam. Pada contoh kasus di Andalusia, serangan dari pasukan Castila dan Aragon hanyalah mempercepat kematiannya yang sudah sekarat. Continue reading

Rate this:

Posted in Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Mari Berpikir, Opini | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 37 Comments

MENYELUSURI JEJAK DARA PORTUGIS DI ACEH

keturunan bangsa Portugis tersebut ada yang tetap tinggal di Aceh dan berbaur dengan penduduk lokal, sehingga di Aceh terkenal sebuah idiom yaitu Bule Lamno, yaitu orang hasil perkawinan campur antara bekas keturunan Portugis dengan penduduk lokal (kebanyakan bermata coklat) namun bercakap-cakap dengan bahasa lokal. Continue reading

Rate this:

Posted in Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kisah-Kisah, Kolom | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 134 Comments

LUGHAT

Pendengaran adalah ayah adalah dari segala “ilmu linguistik”, begitulah pendapat Ibnu Khaldun berabad yang lalu yang membandingkan kecenderungan berbahasa bangsa Arab di Andalusia (Spanyol, Portugal sekarang) berbeda dengan bangsa Arab di Timur (Wilayah kekhalifahan Abbassiyah yang berpusat di Baghdad saat itu). Continue reading

Rate this:

Posted in Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 22 Comments

SELAMAT JALAN GURU

Selamat jalan guru, Beliau dilahirkan dengan nama Syamsuddin, disaat beranjak dewasa beliau biasa dipanggil dengan julukan Tengku Syams, entah karena merupakan singkatan dari nama beliau atau berdasarkan negeri leluhur beliau. Continue reading

Rate this:

Posted in Asal Usil, Cerita, Kisah-Kisah | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 9 Comments

BUMI, BULAT ATAU HAMPA

Kisah percakapan imajinier seorang Bocah yang mempertanyakan bentuk bumi. Continue reading

Rate this:

Posted in Asal Usil, Cerita, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 9 Comments

HIKAYAT SANG PENGEMBARA

Aku yang telah mengembara sepanjang pesisir barat dan timur
Di tepi pantai yang sunyi ini, aku menyendiri dan bersaksi.
Aku cinta hidup ini, saat aku menangis ketika separuh negeri menjadi lautan. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Literature, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 22 Comments

TAFSIR SANG PENAFSIR

Menjalani daif, kesalahan. Siapakah yang memastikan sepanjang jalan kehidupan dalam hari-hari mengalir, ataukah pernah dia menumbuhkan cinta, menetapkan hati. Benarkah ia? Tak ada dendam disana, tak ada rasa ingin membalas, menuntut, atau melakukan tindakan membela diri. Ataukah bebaskah ia? Dari rasa dengki menjadi-jadi. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom, Literature, Mari Berpikir, Pengembangan diri, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 20 Comments

BENCI DI ATAS CINTA

Yah, nona akhirnya engkau menemukanku disini. Dipersembunyian yang amat kurahasiakan darimu, sebagai liang pencurahan hati dan pikiran bebas lepas. Engkau yang berkata menitikkan air mata membacanya. Maka ketahuilah bahwa aku tak percaya pada kata-katamu lagi meski engkau mengatakan siang itu terang, dan malam itu gelap. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Literature, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 19 Comments