-
Recent Posts
- MEMENTO MORI
- MAHLIGAI KEMASYGULAN
- AMANAH WALI: SELAMATKAN HUTAN ACEH
- TUNTUTAN KALAM
- SENJAKALA KATA
- MENJAWAB POLEMIK MAKAM TANDINGAN SYEKH ABDUR RAUF AS-SINGKILI ATAU TENGKU SYIAH KUALA
- INGATAN SEBATANG POHON ASAM
- BAGAIMANA MENGELOLA HARTA MENURUT HIKAYAT KALILAH WA DIMNAH
- INFOGRAFIS TSUNAMI ACEH
- POLIFONI BERGERAK MEMENCAR
- CONTOH PUISI CINTA BAHASA PORTUGIS (PERDER)
- DITAMPAR KEBENARAN
- RAJA ZALIM DAN MENTERI-MENTERI CELAKA
- NASEHAT KEPADA KAUM MUDA
- PUBLIKASI TESIS: ANALISIS AKAD MUSYARAKAH BANK ACEH SYARIAH DENGAN PT. ALGIBRAN PROPERTY DALAM MEMBANGUN RUMAH BAGI NASABAH DI KOTA LANGSA
- LEUMOH HUKOM DIATOE LEE PANGKAT LEUMOH TANOH KEUBUE MEUKUBANG
- SEJARAH BENTUK DAN FILOSOFI RUMAH ACEH
- CONTOH PUISI CINTA BAHASA FINLANDIA (RAKASTAMAALLE)
- MASIHKAH ORANG ACEH BERJIWA PENYAIR
- HIKAYAT SEJARAH ASAL MULA RENCONG
Fans Page
Twitter
My Tweets
Tag Archives: Iblis
HANTU
Hantu, menurut pengertian umum yang beredar dimasyarakat adalah arwah orang yang sudah meninggal, mungkin tradisi ini berasal dari warisan Hindu-Budha di Indonesia kuno merupakan pertanda bahwa orang yang meninggal tersebut belum mencapai tingkat sempurna untuk mencapai nirwana sehingga gentayangan di dunia. Continue reading →
Rate this:
KEHIDUPAN YANG TERKADANG PARADOKS
Penampilan luar sungguh menipu, kehalusan budi bisa saja sebuah topeng. Sebaliknya penampilan kumal bukan berarti tak berilmu, bersikap keras juga bukan berarti kasar. Manusia berubah begitupun zaman, kebaikan hari ini bukan berarti besok berarti sama. Continue reading →
Rate this:
Posted in Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri
|
Tagged Cerita, Drama, Dunia, Durjana, Gelap, Hidup, Iblis, Kampung, Kembali, Kota, Laki-laki, Lanun, logika, Malam, Menulis, Mimpi, Nusantara, Pengembangan, Peradaban, Politik, Puisi, Sastra, Sejarah, Sosial, Surealis, Syair, Tradisi, Waktu
|
19 Comments
TOPENG
Topeng! Bagaimana kita memaknai kata tersebut. Dalam banyak tulisan Topeng dimaknai buruk. Sebuah pertanda kemunafikan dimana seseorang tidak menjadi dirinya sendiri. Topeng darimana asal kata tersebut secara etimologi? Mungkinkah ia merupakan singkatan dari Tutup Bopeng? Continue reading →
Rate this:
TAFSIR SANG PENAFSIR
Menjalani daif, kesalahan. Siapakah yang memastikan sepanjang jalan kehidupan dalam hari-hari mengalir, ataukah pernah dia menumbuhkan cinta, menetapkan hati. Benarkah ia? Tak ada dendam disana, tak ada rasa ingin membalas, menuntut, atau melakukan tindakan membela diri. Ataukah bebaskah ia? Dari rasa dengki menjadi-jadi. Continue reading →
Rate this:
Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom, Literature, Mari Berpikir, Pengembangan diri, Puisiku
|
Tagged Aceh, Andalusia, Arab, Assosiasi, Banda Aceh, Bangsa Paringgi, Budaya, Bujang, Cerita, Cinta, Dara, Dunia, Durjana, Gelap, Hikayat, Iblis, Islam, Kampung, Kembali, Kerajaan Lama, Kota, Laki-laki, Lanun, Laut, Legenda, Lhokseumawe, logika, Malaikat, Malam, Manusia, Menulis, Mesin, Mimpi, Nona, Nusantara, Pengembangan, Peradaban, Perempuan, Puisi, Sastra, Sejarah, Surealis, Syair, Tradisi, Wilayah Barat
|
20 Comments
ELEGI PAGI HARI SEBUAH CERPEN
Entah bau apa ini, sejenis apak menyengat. Suasana Pasar Pagi membawa keharuman tindih menindih antara pesing ikan, anyir darah serta bau alami sayuran dan buah. Lapak pedagang campur baur dengan lalu lalang pembeli, kepalaku berputar-putar bertambah pusing dengan sengatan matahari yang lansung menerpa ubun-ubun. Continue reading →
Rate this:
TERJERAT KESOMBONGAN
Sombong, adakah sifat itu didiri ini? Sekuat apapun seseorang mengatakan tidak namun orang lainlah yang menilai. Dan itulah penilaian banyak teman tentang diri ini, hiks…hiks…hiks… Continue reading →
Rate this:
Posted in Asal Usil, Cerita, Kisah-Kisah, Pengembangan diri
|
Tagged Aceh, Banda Aceh, Budaya, Cerita, Drama, Dunia, Gelap, Hidup, Iblis, Kembali, Kota, Laki-laki, Legenda, Lhokseumawe, logika, Manusia, Menulis, Mesin, Saga
|
Leave a comment
HARI YANG INDAH
Bajingan keparat itu, aku berbicara tentang lelaki yang sedang menulis. Kupandangi wajahnya dari webcam dilaptop ini. Sialnya aku terperangkap dalam tubuh ini. Sekuat apapun kuberteriak tentang kebebasan ia hanya tersenyum tiada bergeming. Continue reading →
Rate this:
Posted in Asal Usil, Kisah-Kisah, Mari Berpikir, Opini
|
Tagged Budaya, Bujang, Drama, Dunia, Gelap, Iblis, Kota, Laki-laki, Lhokseumawe, logika, Malam, Manusia, Menulis, Mesin, Mimpi, Pengembangan, Perempuan, Surealis, Syair
|
5 Comments
RAJA HATI VS PERDANA MENTERI OTAK
Hati adalah raja ditubuh manusia dimana otak menjadi perdana menterinya, hati membuat manusia seolah memiliki sayap yang mungkin bisa patah akibat perasaan yang ditimbulkan olehnya. Sebaliknya otak merupakan kuasa pemerintahan yang menentukan arah kebijakan yang diambil. Continue reading →
Rate this:
Posted in Asal Usil, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Puisiku
|
Tagged Aceh, Bangsa Paringgi, Budaya, Bujang, Cerita, Cinta, Dara, Durjana, Hidup, Hikayat, Iblis, Kerajaan Lama, Kota, Kuno, Laki-laki, Legenda, Lhokseumawe, logika, Malaikat, Malam, Manusia, Menulis, Mesin, Nona, Perempuan, Politik, Sejarah, Sosial, Surealis
|
6 Comments
KENAIKKAN BBM SIKAPI DENGAN HARGA DIRI
Menjual minyak bersubsidi ke negara asing sama halnya dengan menjual negara, apa pasal hak rakyat banyak hanya dinikmati oleh segelintir oknum yang tidak memiliki harga diri sebagai bagian dari bangsa ini. Continue reading →
Rate this:
RIWAYAT PENULIS
Milvan Murtadha lahir disebuah kedai nasi milik nenek dari pihak ibu, Nurmi. Pada 29 Pebruari 1984 M / 24 Jumadil Akhir 1404 H di desa Mon Mata, Kecamatan Krueng Sabee, Kabupaten Aceh Barat (sekarang setelah pemekaran kabupaten menjadi bagian dari Aceh Jaya), Provinsi Daerah Istimewa Aceh Continue reading →
Rate this:
Posted in Asal Usil, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta
|
Tagged Aceh, Andalusia, Arab, Assosiasi, Banda Aceh, Bangsa Paringgi, Budaya, Bujang, Cerita, Cinta, Dara, Dunia, Durjana, Gelap, Hikayat, Iblis, Islam, Kampung, Kembali, Kerajaan Lama, Kota, Lanun, Laut, Legenda, Lhokseumawe, logika, Malaikat, Malam, Manusia, Menulis, Mesin, Mimpi, Nona, Nusantara, Peradaban, Perempuan, Puisi, Sastra, Sejarah, Surealis, Syair, Tradisi, Wilayah Barat
|
3 Comments