Category Archives: Mari Berpikir

PAHIT

Pahit yang tak mesti selalu hitam, kadang ia hijau, merah, kuning maupun biru. Dalam banyak warna pahit menjelma. Dan sungguh pahit yang jernih menyegarkan. Meski kenangan membuat kita selalu mengingat bahwa pahit itu hitam, mungkin segelas kopi. Continue reading

Rate this:

Posted in Kolom, Mari Berpikir, Pengembangan diri, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | 10 Comments

CELA SEMPURNA

Dan celalah dunia ini kawan, bahwa ini zaman yang besar yang dibopong oleh orang-orang kerdil. Dalam secangkir gelas kita tertawa dan saling menertawakan akan nasib kita. Bahwa disitulah sebuah dunia tak pernah hilang, dunia yang telah menjadi ilusi, dikemas diteriakkan sebagai sesuatu yang baru, justu tak diciptakan kembali. Continue reading

Rate this:

Posted in Mari Berpikir, Pengembangan diri, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment

TERIMA KASIH PADA SASTRA

Terima kasih kepada sastra yang telah membebaskan untuk berkata tentang “apa” tanpa harus menjadi “apa”, sehingga “apa” yang dikatakannya mungkin dirasa “benar” namun yang berkata sendiri, mungkin bukanlah “wajah” kebenaran Continue reading

Rate this:

Posted in Asal Usil, Cerita, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kisah-Kisah, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 7 Comments

ANGIN DINGIN MENEPATI JANJI

“Angin dingin menepati janji bulan purnama tiada batas, rasa rindu membuatku melewati sehari bagaikan setahun, walaupun aku tidak tampan namun aku memiliki dada yang lapang dan tangan yang kuaaaat.” Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Mari Berpikir | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 3 Comments

PADA AKHIRNYA KITA (JUGA) TAK PAHAM

Bahwa sifat serakah adalah sesuatu berbahaya, dia melingkupi segala cela. Kesombongan dan kekejian. Tidak mesti harta namun segalanya, bahkan sidrom langka yang begitu kuat sehingga masuk ke wilayah cemas dan akut. Bahwa rahmat tuhan tak dilihat sebagai sesuatu yang terpancar namun sebagai sesuatu yang harus diperebutkan. Continue reading

Rate this:

Posted in Kisah-Kisah, Mari Berpikir, Opini | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 4 Comments

TENTANG AKU, KAMU DAN KITA

“Kau tidak akan pernah bisa memahami seseorang hingga kau melihat segala sesuatu dari sudut pandangnya. Hingga kau menyusup ke balik kulitnya dan menjalani hidup dengan caranya.” Continue reading

Rate this:

Posted in Kolom, Mari Berpikir | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | 6 Comments

POKER FACE

Tidak semua pertanyaan menjadikan kita lebih pintar. Ketika semua seolah semakin menjauhi rencana. Pernahkan menyadari bahwa apa yang terjadi hari ini adalah dari rangkaian kejadian yang pernah dialami. Continue reading

Rate this:

Posted in Kisah-Kisah, Mari Berpikir, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , | 9 Comments

MAKNA PUISI YANG HILANG

MAKNA PUISI YANG HILANG Puisi adalah seni tertulis dimana bahasa digunakan untuk kualitas estetiknya sebagai tambahan, atau selain sisi semantiknya. Puisi tidak sebagai jenis literature tapi perwujudan imajinasi manusia yang menjadi sumber segala kreativitas. Puisi juga merupakan curahan isi hati … Continue reading

Rate this:

Posted in Mari Berpikir, Pengembangan diri, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 10 Comments

SETIAP ORANG HINGGA KEMATIANNYA

Kehidupan bukanlah berupa dongeng yang indah, dimana dalam sebuah pembebasan para tokoh Protagonis tak selamanya berhati murni dan memiliki akhlak mulia, terkadang kita harus melihat dengan mata kepala sosok-sosok oportunis dipuja sebagai pahlawan setelah revolusi selesai. Continue reading

Rate this:

Posted in Asal Usil, Cerita, Kisah-Kisah, Mari Berpikir | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment

FILOSOFI GOB

Gob bisa berarti orang lain. Gob adalah anarsir diluar lingkungan yang mendengarkan, tidak termasuk kepada organ-organ formal dan informal. Gob adalah anarsir bebas yang tak terduga. Gob adalah sekumpulan individu dengan ragam latar belakang yang membentuk pola penjagaan terhadap norma. Continue reading

Rate this:

Posted in Cuplikan Sejarah, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 114 Comments