-
Recent Posts
- CONTOH PUISI CINTA BAHASA GREENLAND/KALAALLISUT (EQQAAMASSAT DRZZLE-MIK)
- RIWAYAT HIDUP TEUNGKU HAJI AHMAD HASBALLAH INDRAPURI
- YANG DIKALAHKAN OLEH NAFSU
- MEMENTO MORI
- MAHLIGAI KEMASYGULAN
- AMANAH WALI: SELAMATKAN HUTAN ACEH
- TUNTUTAN KALAM
- SENJAKALA KATA
- MENJAWAB POLEMIK MAKAM TANDINGAN SYEKH ABDUR RAUF AS-SINGKILI ATAU TENGKU SYIAH KUALA
- INGATAN SEBATANG POHON ASAM
- BAGAIMANA MENGELOLA HARTA MENURUT HIKAYAT KALILAH WA DIMNAH
- INFOGRAFIS TSUNAMI ACEH
- POLIFONI BERGERAK MEMENCAR
- CONTOH PUISI CINTA BAHASA PORTUGIS (PERDER)
- DITAMPAR KEBENARAN
- RAJA ZALIM DAN MENTERI-MENTERI CELAKA
- NASEHAT KEPADA KAUM MUDA
- PUBLIKASI TESIS: ANALISIS AKAD MUSYARAKAH BANK ACEH SYARIAH DENGAN PT. ALGIBRAN PROPERTY DALAM MEMBANGUN RUMAH BAGI NASABAH DI KOTA LANGSA
- LEUMOH HUKOM DIATOE LEE PANGKAT LEUMOH TANOH KEUBUE MEUKUBANG
- SEJARAH BENTUK DAN FILOSOFI RUMAH ACEH
Fans Page
Twitter
My Tweets
Tag Archives: Wilayah Barat
PENYIHIR TERAKHIR
Seorang penyihir tidak bisa menangis, begitulah takdirnya namun ia terlihat terisak. Mendapati dirinya sendiri dan terkhianati. Dagunya yang menonjol keluar dan muka kehijauan tersebut terlihat sangat bersedih. Continue reading →
Rate this:
Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah
|
Tagged Bangsa Paringgi, Cerita, Dunia, Gelap, Hikayat, Islam, Kampung, Kembali, Kerajaan Lama, Kota, Laki-laki, Legenda, Manusia, Pengembangan, Peradaban, Perempuan, Sastra, Syair, Tradisi, Wilayah Barat
|
57 Comments
TEORI KEMUNGKINAN
Mungkin kehidupan ini adalah sekumpulan kemungkinan yang menjalin satu sama lain membentuk sebuah jalan-jalan pilihan bercabang baik yang disengaja maupun tiada. Yang kesemuanya, entah mungkin dirangkum dalam sebuah susunan tertruktur bernama teori kemungkinan. Continue reading →
Rate this:
Posted in Asal Usil, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri, Puisiku
|
Tagged Bujang, Cerita, Cinta, Dunia, Gelap, Hikayat, Kembali, Kerajaan Lama, Legenda, Lhokseumawe, Malam, Mimpi, Nona, Pengembangan, Perempuan, Sastra, Surealis, Syair, Wilayah Barat
|
6 Comments
MENYELUSURI JEJAK DARA PORTUGIS DI ACEH
keturunan bangsa Portugis tersebut ada yang tetap tinggal di Aceh dan berbaur dengan penduduk lokal, sehingga di Aceh terkenal sebuah idiom yaitu Bule Lamno, yaitu orang hasil perkawinan campur antara bekas keturunan Portugis dengan penduduk lokal (kebanyakan bermata coklat) namun bercakap-cakap dengan bahasa lokal. Continue reading →
Rate this:
Posted in Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kisah-Kisah, Kolom
|
Tagged Aceh, Bangsa Paringgi, Budaya, Cerita, Cinta, Dara, Drama, Dunia, Hikayat, Indonesia, Islam, Kampung, Kembali, Kerajaan Lama, Laut, Manusia, Mimpi, Nona, Nusantara, Pengembangan, Peradaban, Perempuan, Sejarah, Tradisi, Waktu, Wilayah Barat
|
134 Comments
TAFSIR SANG PENAFSIR
Menjalani daif, kesalahan. Siapakah yang memastikan sepanjang jalan kehidupan dalam hari-hari mengalir, ataukah pernah dia menumbuhkan cinta, menetapkan hati. Benarkah ia? Tak ada dendam disana, tak ada rasa ingin membalas, menuntut, atau melakukan tindakan membela diri. Ataukah bebaskah ia? Dari rasa dengki menjadi-jadi. Continue reading →
Rate this:
Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom, Literature, Mari Berpikir, Pengembangan diri, Puisiku
|
Tagged Aceh, Andalusia, Arab, Assosiasi, Banda Aceh, Bangsa Paringgi, Budaya, Bujang, Cerita, Cinta, Dara, Dunia, Durjana, Gelap, Hikayat, Iblis, Islam, Kampung, Kembali, Kerajaan Lama, Kota, Laki-laki, Lanun, Laut, Legenda, Lhokseumawe, logika, Malaikat, Malam, Manusia, Menulis, Mesin, Mimpi, Nona, Nusantara, Pengembangan, Peradaban, Perempuan, Puisi, Sastra, Sejarah, Surealis, Syair, Tradisi, Wilayah Barat
|
20 Comments
KEINDAHAN SANG REMBULAN
Bulan dalam kesendiriannya, menahan gempuran segala meteroid menghantam hanya untuk memantulkan cahaya matahari ke bumi. Membuatku merasa tak sendiri disaat paling sepi sekalipun. Continue reading →
Rate this:
Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Literature
|
Tagged Bangsa Paringgi, Budaya, Cerita, Cinta, Dara, Drama, Dunia, Gelap, Hidup, Hikayat, Kerajaan Lama, Kota, logika, Malam, Mimpi, Nona, Pengembangan, Perempuan, Puisi, Sastra, Sejarah, Surealis, Syair, Tradisi, Waktu, Wilayah Barat
|
73 Comments
THINK GLOBALLY, DRESS LOCALLY
“Think Globally Dress Locally,” Sebuah palmflet tertera pada resepsionis Losmen Singgahan yang terletak di pasar kota Lamno di pesisir Barat Aceh, artinya “Berpikir global berpakaian lokal”. Kota yang terkenal dengan keturunan Portugisnya dulu. Continue reading →
Rate this:
Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir
|
Tagged Aceh, Assosiasi, Budaya, Cerita, Dunia, Gelap, Hidup, Indonesia, Islam, Kampung, Kembali, Kerajaan Lama, Laki-laki, Legenda, logika, Manusia, Pengembangan, Peradaban, Sejarah, Sosial, Tradisi, Waktu, Wilayah Barat
|
3 Comments
DUA PULUH EMPAT SETENGAH TAHUN
Dilahirkan sebagai seseorang pesimis, dan sangat memaklumi jika tulisan ini tidak terbaca oleh banyak orang. Seperti fungsi awal blog ini sebagai tempat perenungan pribadi. Hanyalah tempat seorang “Milvan Murtadha” melepaskan segala penat tentang keduniawian tanpa bermaksud menjadi orang lain. Continue reading →
Rate this:
Posted in Asal Usil, Cerita, Kisah-Kisah, Kolom
|
Tagged Aceh, Banda Aceh, Bujang, Cerita, Dunia, Kota, Laki-laki, Laut, Manusia, Menulis, Nusantara, Wilayah Barat
|
12 Comments
JANGAN TERLALU NAIF
Jangan terlalu naif memandang dunia karena ia tak sama dengan literatur yang ada di buku-buku. Hidup selalu berkembang dan berubah tak seperti perpustakaan yang selalu sama isinya. Continue reading →
Rate this:
Posted in Asal Usil, Cerita, Kisah-Kisah, Opini
|
Tagged Aceh, Banda Aceh, Budaya, Bujang, Buku, Cerita, Cinta, Dara, Dunia, Gelap, Hidup, Islam, Kampung, Kembali, Kota, Laki-laki, logika, Manusia, Menulis, Mimpi, Nona, Nusantara, Pengembangan, Perempuan, Surealis, Tradisi, Waktu, Wilayah Barat
|
4 Comments
MAGHRIBI DAN EAST
Prasangka Timur dan Barat di Barat bergelombang sepi dan di timur tenang ramai // pada Barat membesarkan pada Timur mendewasakan // oh Barat sunyi oh Timur asing // Barat gelap, Timur gemerlap // Barat telah berlalu dan bersama Timur kini … Continue reading →
Rate this:
Posted in Asal Usil, Cerita, Cuplikan Sejarah, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Puisiku
|
Tagged Arab, Bangsa Paringgi, Budaya, Cerita, Dunia, Hidup, Hikayat, logika, Manusia, Pengembangan, Peradaban, Puisi, Saga, Sastra, Sejarah, Surealis, Syair, Tradisi, Wilayah Barat, World
|
10 Comments
RIWAYAT PENULIS
Milvan Murtadha lahir disebuah kedai nasi milik nenek dari pihak ibu, Nurmi. Pada 29 Pebruari 1984 M / 24 Jumadil Akhir 1404 H di desa Mon Mata, Kecamatan Krueng Sabee, Kabupaten Aceh Barat (sekarang setelah pemekaran kabupaten menjadi bagian dari Aceh Jaya), Provinsi Daerah Istimewa Aceh Continue reading →
Rate this:
Posted in Asal Usil, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta
|
Tagged Aceh, Andalusia, Arab, Assosiasi, Banda Aceh, Bangsa Paringgi, Budaya, Bujang, Cerita, Cinta, Dara, Dunia, Durjana, Gelap, Hikayat, Iblis, Islam, Kampung, Kembali, Kerajaan Lama, Kota, Lanun, Laut, Legenda, Lhokseumawe, logika, Malaikat, Malam, Manusia, Menulis, Mesin, Mimpi, Nona, Nusantara, Peradaban, Perempuan, Puisi, Sastra, Sejarah, Surealis, Syair, Tradisi, Wilayah Barat
|
3 Comments