Tag Archives: Wilayah Barat

PENYIHIR TERAKHIR

Seorang penyihir tidak bisa menangis, begitulah takdirnya namun ia terlihat terisak. Mendapati dirinya sendiri dan terkhianati. Dagunya yang menonjol keluar dan muka kehijauan tersebut terlihat sangat bersedih. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 57 Comments

TEORI KEMUNGKINAN

Mungkin kehidupan ini adalah sekumpulan kemungkinan yang menjalin satu sama lain membentuk sebuah jalan-jalan pilihan bercabang baik yang disengaja maupun tiada. Yang kesemuanya, entah mungkin dirangkum dalam sebuah susunan tertruktur bernama teori kemungkinan. Continue reading

Rate this:

Posted in Asal Usil, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 6 Comments

MENYELUSURI JEJAK DARA PORTUGIS DI ACEH

keturunan bangsa Portugis tersebut ada yang tetap tinggal di Aceh dan berbaur dengan penduduk lokal, sehingga di Aceh terkenal sebuah idiom yaitu Bule Lamno, yaitu orang hasil perkawinan campur antara bekas keturunan Portugis dengan penduduk lokal (kebanyakan bermata coklat) namun bercakap-cakap dengan bahasa lokal. Continue reading

Rate this:

Posted in Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kisah-Kisah, Kolom | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 134 Comments

TAFSIR SANG PENAFSIR

Menjalani daif, kesalahan. Siapakah yang memastikan sepanjang jalan kehidupan dalam hari-hari mengalir, ataukah pernah dia menumbuhkan cinta, menetapkan hati. Benarkah ia? Tak ada dendam disana, tak ada rasa ingin membalas, menuntut, atau melakukan tindakan membela diri. Ataukah bebaskah ia? Dari rasa dengki menjadi-jadi. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom, Literature, Mari Berpikir, Pengembangan diri, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 20 Comments

KEINDAHAN SANG REMBULAN

Bulan dalam kesendiriannya, menahan gempuran segala meteroid menghantam hanya untuk memantulkan cahaya matahari ke bumi. Membuatku merasa tak sendiri disaat paling sepi sekalipun. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Literature | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 73 Comments

THINK GLOBALLY, DRESS LOCALLY

“Think Globally Dress Locally,” Sebuah palmflet tertera pada resepsionis Losmen Singgahan yang terletak di pasar kota Lamno di pesisir Barat Aceh, artinya “Berpikir global berpakaian lokal”. Kota yang terkenal dengan keturunan Portugisnya dulu. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom, Mari Berpikir | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 3 Comments

DUA PULUH EMPAT SETENGAH TAHUN

Dilahirkan sebagai seseorang pesimis, dan sangat memaklumi jika tulisan ini tidak terbaca oleh banyak orang. Seperti fungsi awal blog ini sebagai tempat perenungan pribadi. Hanyalah tempat seorang “Milvan Murtadha” melepaskan segala penat tentang keduniawian tanpa bermaksud menjadi orang lain. Continue reading

Rate this:

Posted in Asal Usil, Cerita, Kisah-Kisah, Kolom | Tagged , , , , , , , , , , , | 12 Comments

JANGAN TERLALU NAIF

Jangan terlalu naif memandang dunia karena ia tak sama dengan literatur yang ada di buku-buku. Hidup selalu berkembang dan berubah tak seperti perpustakaan yang selalu sama isinya. Continue reading

Rate this:

Posted in Asal Usil, Cerita, Kisah-Kisah, Opini | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 4 Comments

MAGHRIBI DAN EAST

Prasangka Timur dan Barat di Barat bergelombang sepi dan di timur tenang ramai // pada Barat membesarkan pada Timur mendewasakan // oh Barat sunyi oh Timur asing // Barat gelap, Timur gemerlap // Barat telah berlalu dan bersama Timur kini … Continue reading

Rate this:

Posted in Asal Usil, Cerita, Cuplikan Sejarah, Kolom, Mari Berpikir, Opini, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 10 Comments

RIWAYAT PENULIS

Milvan Murtadha lahir disebuah kedai nasi milik nenek dari pihak ibu, Nurmi. Pada 29 Pebruari 1984 M / 24 Jumadil Akhir 1404 H di desa Mon Mata, Kecamatan Krueng Sabee, Kabupaten Aceh Barat (sekarang setelah pemekaran kabupaten menjadi bagian dari Aceh Jaya), Provinsi Daerah Istimewa Aceh Continue reading

Rate this:

Posted in Asal Usil, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 3 Comments