-
Recent Posts
- MEMENTO MORI
- MAHLIGAI KEMASYGULAN
- AMANAH WALI: SELAMATKAN HUTAN ACEH
- TUNTUTAN KALAM
- SENJAKALA KATA
- MENJAWAB POLEMIK MAKAM TANDINGAN SYEKH ABDUR RAUF AS-SINGKILI ATAU TENGKU SYIAH KUALA
- INGATAN SEBATANG POHON ASAM
- BAGAIMANA MENGELOLA HARTA MENURUT HIKAYAT KALILAH WA DIMNAH
- INFOGRAFIS TSUNAMI ACEH
- POLIFONI BERGERAK MEMENCAR
- CONTOH PUISI CINTA BAHASA PORTUGIS (PERDER)
- DITAMPAR KEBENARAN
- RAJA ZALIM DAN MENTERI-MENTERI CELAKA
- NASEHAT KEPADA KAUM MUDA
- PUBLIKASI TESIS: ANALISIS AKAD MUSYARAKAH BANK ACEH SYARIAH DENGAN PT. ALGIBRAN PROPERTY DALAM MEMBANGUN RUMAH BAGI NASABAH DI KOTA LANGSA
- LEUMOH HUKOM DIATOE LEE PANGKAT LEUMOH TANOH KEUBUE MEUKUBANG
- SEJARAH BENTUK DAN FILOSOFI RUMAH ACEH
- CONTOH PUISI CINTA BAHASA FINLANDIA (RAKASTAMAALLE)
- MASIHKAH ORANG ACEH BERJIWA PENYAIR
- HIKAYAT SEJARAH ASAL MULA RENCONG
Fans Page
Twitter
My Tweets
Tag Archives: Tradisi
KANUN MEUKUTA ALAM
Kanun Meukuta Alam adalah Undang-Undang Dasar Kesultanan Aceh Darussalam, dalam memerintah para Sultan Aceh dan para penguasa dibawahnya tunduk pada kanun ini. Bagaimana isi Kanun Meukuta Alam itu sendiri? Continue reading
Posted in Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Literature, Reportase
Tagged Aceh, Banda Aceh, Budaya, Culture, Dunia, Hidup, Hikayat, Indonesia, Islam, Kampung, Kembali, Kerajaan Lama, Kota, Laki-laki, Legenda, Literature, logika, Manusia, Melayu, Nusantara, Pahlawan, Pengembangan, Peradaban, Politik, Revolusi, Sejarah, Sosial, Tradisi, Waktu
26 Comments
TEUKU NYAK ARIEF RENCONG ACEH DI VOLKSRAAD
Gelar Rencong Aceh, diberikan oleh beberapa surat kabar nasional kepada Teuku Nyak Arief, khususnya surat kabar terkenal di Hindia Belanda (Indonesia sekarang) kurun waktu 1920-an, harian ini dipimpin oleh wartawan terkenal Parada Harahap. Perjuangan Teuku Nyak Arief di Volksraad, sering diulas oleh surat kabar nasional yang terbit di Jakarta, Medan dan Semarang. Continue reading
Posted in Cuplikan Sejarah, Kolom, Reportase
Tagged Aceh, Banda Aceh, Bangsa Paringgi, Hidup, Indonesia, Kampung, Kerajaan Lama, Kota, Laki-laki, Legenda, Manusia, Melayu, Mimpi, Nusantara, Pahlawan, Pengembangan, Politik, Revolusi, Saga, Sejarah, Sepakbola, Sosial, Tradisi, Tragedi, Waktu
9 Comments
PUTROE PHANG PUTRI PAHANG
Tengku Kamaliah adalah seorang putri yang berasal dari Kesultanan Pahang di Semanjung Melayu (Negara Malaysia sekarang) yang menjadi permaisuri Sultan Iskandar Muda Meukuta Alam dari Kesultanan Aceh Darussalam, kemudian di Aceh dikenal dengan sebutan Putroe Phang. Continue reading
Posted in Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah, Opini
Tagged Aceh, Banda Aceh, Budaya, Cerita, Cinta, Dunia, Hidup, Hikayat, Hikmah, Indonesia, Islam, Kampung, Kerajaan Lama, Kuno, Laut, Legenda, logika, Manusia, Melayu, Metropolis, Nona, Nusantara, Pahlawan, Peradaban, Perempuan, Politik, Revolusi, Sejarah, Sosial, Tradisi, Waktu
9 Comments
WATAK BERPERANG BANGSA INDONESIA BERBAGAI-BAGAI DAERAH (SUATU PERBANDINGAN)
Watak Berperang Bangsa Indonesia berbagai-bagai daerah (suatu Perbandingan) merupakan terjemahan dari buku K. Van Der Maateen yang berjudul De Indische Oologen (1896) dialih bahasakan oleh Aboe Bakar dan diterbitkan oleh Pusat Dokumentasi dan Informasi Aceh di Banda Aceh tahun 1978. Continue reading
Posted in Buku, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Download, E-Book, Mari Berpikir, Opini
Tagged Aceh, Banda Aceh, Bangsa Paringgi, Budaya, Dunia, Hidup, Hikayat, Indonesia, Islam, Kampung, Kembali, Kota, Laki-laki, Legenda, logika, Melayu, Nusantara, Pahlawan, Pengembangan, Politik, Revolusi, Saga, Sejarah, Sosial, Tradisi, Tragedi, Waktu
2 Comments
EDISI KHUSUS SERI PAHLAWAN NASIONAL PRANGKO 100 TAHUN CUT NYAK DHIEN
PT. Pos Indonesia dalam rangka mengenang 100 tahun meninggalnya seorang pahlawan, pejuang wanita yang gagah berani berasal dari Aceh pada tahun 1908. Pejuang wanita ini meninggal dalam pengasingannya, sebuah akhir di tanah sepi di Sumedang, Jawa Barat. Continue reading
Posted in Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kisah-Kisah, Reportase
Tagged Aceh, Banda Aceh, Bangsa Paringgi, Budaya, Dunia, Gelap, Hidup, Hikayat, Indonesia, Islam, Kampung, Kerajaan Lama, Legenda, Nusantara, Pahlawan, Pengembangan, Peradaban, Perang, Perempuan, Politik, Revolusi, Saga, Sejarah, Sosial, Tradisi, Tragedi, Waktu
Leave a comment
RISALAH SANG DURJANA BAGIAN DUA PULUH EMPAT
Hari dimana dimana aku kehilangan orang yang sangat kuhormati, Sang Singa Aceh, Ibrahim Lamnga wafat pada 29 Juni 1878. Continue reading
Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah
Tagged Aceh, Banda Aceh, Budaya, Cerita, Cinta, Drama, Dunia, Durjana, Hikayat, Indonesia, Islam, Kampung, Kerajaan Lama, Laki-laki, Legenda, Malam, Manusia, Melayu, Nusantara, Pahlawan, Peradaban, Perang, Politik, Revolusi, Sastra, Sejarah, Tradisi, Tragedi, Waktu
26 Comments