Tag Archives: Hikayat

APALAH ARTINYA SEBUAH NAMA

What is a name?” Apalah artinya sebuah nama. Begitulah pertanyaan legendaries yang ditanyakan oleh seorang Shakespiere. Seolah pertanyaaan itu mempertanyakan mengapa nama itu sedemikian penting. Nama merupakan identitas yang mewakili citra dari yang dinamainya. Bagi seorang anak manusia dalam nama terdapat doa, harapan dari seorang orang tua untuk anaknya. Continue reading

Rate this:

Posted in Cuplikan Sejarah, Mari Berpikir, Opini, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , | 21 Comments

PLEDOI IBLIS

Entah syaithan mana yang merasukimu hingga engkau mengancamku? Aku yang terlihat tolol ini bukan tak tahu. Aku hanya merasa tak perlu tahu akan tingkah polah dibelakangku. Ada hal lain yang lebih penting untuk disimpan bergiga kapasitas otakku. Bukan itu, yang menjadi perhatian bagiku. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , | 21 Comments

ODE SEEKOR ELANG

Elang bagaimana perasaanmu, akan kakimu yang dirantai? Engkau bisu. Dada membusung itu tiada. Kini engkau hanyalah piasan para raja. Engkau telah lupa nikmatnya mengangkasa. Elang tahukah kamu? Di luar sana bangsamu terancam kepunahan. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Kolom, Literature, Mari Berpikir, Opinion, Pengembangan diri, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 83 Comments

LEGENDA KAKI DEWA

“Sesuatu yang dialami seseorang pada masa remaja akan tersirat dalam karakternya kelak, dalam berbagai bentuk, rupa dan warna.” Continue reading

Rate this:

Posted in Asal Usil, Cerita, Kisah-Kisah | Tagged , , , , , , , , , , , , | 12 Comments

WASIAT HANG TUAH

Bersama surat ini hamba titipkan padamu keris Taming Sari, jagalah oleh engkau pusaka buah tangan dari Raja Majapahit, Paduka Brawijaya. Sebagai tanda mata persahabatan dua bangsa, Majapahit dan Melaka. Gunakanlah kepada kemasyuran Nusantara. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Kisah-Kisah, Kolom | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 73 Comments

SELAMAT KEMBALI PULANG SAHABAT

Ini kali ketika memandang wajah di cermin, aku bertanya kamu siapa? Apa yang kamu lakukan disini? Apakah ini jalan kembali kebelakang? Ah, tidak mungkin. Dulu kamu memiliki kekuatan dan sekarang tak ada. Waktu itu kamu dijuluki, manusia berkulit merah. Sekarang lihatlah aku, memutih bagai priyayi. Jauh sekali perbedaannya. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 15 Comments

MENCUMBUI KEMATIAN, SEBUAH ELEGI

Menggambarkan perasaan Toyotomi Hideyori, menjelang kejatuhan benteng Osaka pada pasukan Ieyasu Tokugawa. Setelah mendengar samurai paling perwira, Yukimura Sanada bertempur matian-matian menjemput maut di front terdepan. Sendirian untuk menjaga kehormatan tuannya. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | 10 Comments

DUHAI DIRIKU MENGAPA ENGKAU BERSEDIH

Wahai diriku mengapa engkau bersedih? Jangan kau katakan tidak! Tiada guna membantah diriku yang setiap detik menemanimu. Aku adalah kamu, kamu adalah aku. Kita adalah satu jasad dengan dua karakter berbeda, merdeka. Duhai diriku yang tersenyum, sungguh engkau mampu menipu seluruh dunia dengan sebaris garis dibibirmu tapi bukan aku. Lekuk senyuman khas milikmu bukanlah perisai bagiku untuk mengetahui yang terdalam darimu. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Kisah-Kisah, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 16 Comments

HANYALAH LELAKI BIASA

Ibu sadarlah anakmu ini bukanlah seorang pangeran yang memiliki pasukan berkuda walau ayah dari ibumu masih merindukan taman-taman kota sevilla saat mendengar cerita nenek moyangnya sebelum disuruh memilih menanggalkan akidah atau pergi dari semenanjung iberia oleh gabungan Castilla dan Arragon saat benteng terakhir di Andalusia, Granada tertaklukkan. Continue reading

Rate this:

Posted in Cerita, Cuplikan Sejarah, Kisah-Kisah, Puisiku | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 67 Comments

BUKAN ROMAN PICISAN

Saat ini roman sudah hampir punah dari dunia sastra Indonesia, padahal Roman adalah salah satu bentuk sastra yang terbaik sepanjang sejarah Indonesia. Dalam roman para penulisnya meniupkan ruh perjuangan bangsa Indonesia pada masa penjajahan Belanda, walaupun dengan bentuk yang samar-samar. Continue reading

Rate this:

Posted in Cuplikan Sejarah, Data dan Fakta, Mari Berpikir, Pengembangan diri | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 34 Comments